<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga CPO Naik, Ekspor Malaysia Meroket 6,9% di September 2022</title><description>Harga minyak sawit mentah atau CPO mengalami kenaikan pada perdagangan siang ini, Selasa (4/10/2022).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/04/320/2680295/harga-cpo-naik-ekspor-malaysia-meroket-6-9-di-september-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/04/320/2680295/harga-cpo-naik-ekspor-malaysia-meroket-6-9-di-september-2022"/><item><title>Harga CPO Naik, Ekspor Malaysia Meroket 6,9% di September 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/04/320/2680295/harga-cpo-naik-ekspor-malaysia-meroket-6-9-di-september-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/04/320/2680295/harga-cpo-naik-ekspor-malaysia-meroket-6-9-di-september-2022</guid><pubDate>Selasa 04 Oktober 2022 12:56 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/04/320/2680295/harga-cpo-naik-ekspor-malaysia-meroket-6-9-di-september-2022-b3Aune7imO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga minyak kelapa sawit naik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/04/320/2680295/harga-cpo-naik-ekspor-malaysia-meroket-6-9-di-september-2022-b3Aune7imO.jpg</image><title>Harga minyak kelapa sawit naik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak sawit mentah atau CPO mengalami kenaikan pada perdagangan siang ini, Selasa (4/10/2022). Harga minyak sawit terangkat sejak semalam menyusul kenaikan kompetitor minyak kedelai di Chicago.
Ringgit yang lemah terhadap dolar juga mendukung daya tarik CPO. Data perdagangan di Bursa Malaysia Derivatives Berhad (BMD) hingga pukul 11:54 WIB menunjukkan kontrak CPO untuk pengiriman Desember melejit 2,68%, menjadi MYR3.518 per ton.
BACA JUGA:RI Bidik Ekspor Produk Biomassa Cangkang Sawit ke Jepang

Sejumlah analis menilai harga CPO sedang mendapat tempatnya karena nilai ringgit yang lemah membantu pembeli mendapatkan harga dengan diskon yang relatif besar. Diketahui, mata uang Negeri Jiran itu telah turun lebih dari 10% sepanjang tahun ini (ytd), dan membuat harga sawit lebih mudah bagi pembeli yang memegang mata uang lain.
Kendati demikian, pemulihan harga masih dinilai tidak cukup stabil di tengah kebijakan moneter global dan pasokan yang masih ketat, demikian laporan Revinitiv Commodities Research, Selasa (4/10/2022).
BACA JUGA:RI Teken Kontrak Dagang Cangkang Kernel Kelapa Sawit dengan Jepang Rp2,07 Triliun

Secara fundamental, Malaysia mencatat ekspor produk minyak sawit untuk September naik 6,9% menjadi 1.400.145 ton dibandingkan Agustus, sebagaimana tertuang dalam data surveyor kargo Societe Generale de Surveillance.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8yOS80LzE1MTIyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Di tempat lain, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade  memperpanjang kenaikannya sebesar 2,6%. Sedangkan bursa komoditas Dalian  China masih ditutup selama seminggu karena hari libur nasional.
Technical Analyst Reuters Wang Tao memprediksi harga CPO bisa  merangsek ke harga MYR3.549 per ton, bahkan hingga MYR3.608 per ton.
&quot;Karena telah sedikit banyak menembus resistance di MYR3.477,&quot; kata Wang Tao.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak sawit mentah atau CPO mengalami kenaikan pada perdagangan siang ini, Selasa (4/10/2022). Harga minyak sawit terangkat sejak semalam menyusul kenaikan kompetitor minyak kedelai di Chicago.
Ringgit yang lemah terhadap dolar juga mendukung daya tarik CPO. Data perdagangan di Bursa Malaysia Derivatives Berhad (BMD) hingga pukul 11:54 WIB menunjukkan kontrak CPO untuk pengiriman Desember melejit 2,68%, menjadi MYR3.518 per ton.
BACA JUGA:RI Bidik Ekspor Produk Biomassa Cangkang Sawit ke Jepang

Sejumlah analis menilai harga CPO sedang mendapat tempatnya karena nilai ringgit yang lemah membantu pembeli mendapatkan harga dengan diskon yang relatif besar. Diketahui, mata uang Negeri Jiran itu telah turun lebih dari 10% sepanjang tahun ini (ytd), dan membuat harga sawit lebih mudah bagi pembeli yang memegang mata uang lain.
Kendati demikian, pemulihan harga masih dinilai tidak cukup stabil di tengah kebijakan moneter global dan pasokan yang masih ketat, demikian laporan Revinitiv Commodities Research, Selasa (4/10/2022).
BACA JUGA:RI Teken Kontrak Dagang Cangkang Kernel Kelapa Sawit dengan Jepang Rp2,07 Triliun

Secara fundamental, Malaysia mencatat ekspor produk minyak sawit untuk September naik 6,9% menjadi 1.400.145 ton dibandingkan Agustus, sebagaimana tertuang dalam data surveyor kargo Societe Generale de Surveillance.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8yOS80LzE1MTIyNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Di tempat lain, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade  memperpanjang kenaikannya sebesar 2,6%. Sedangkan bursa komoditas Dalian  China masih ditutup selama seminggu karena hari libur nasional.
Technical Analyst Reuters Wang Tao memprediksi harga CPO bisa  merangsek ke harga MYR3.549 per ton, bahkan hingga MYR3.608 per ton.
&quot;Karena telah sedikit banyak menembus resistance di MYR3.477,&quot; kata Wang Tao.</content:encoded></item></channel></rss>
