<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kinerja Astra Otoparts (AUTO) Dibayangi Inflasi dan Resesi Global</title><description>Kinerja PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dibayangi inflasi dan resesi global.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/05/278/2681109/kinerja-astra-otoparts-auto-dibayangi-inflasi-dan-resesi-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/05/278/2681109/kinerja-astra-otoparts-auto-dibayangi-inflasi-dan-resesi-global"/><item><title>Kinerja Astra Otoparts (AUTO) Dibayangi Inflasi dan Resesi Global</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/05/278/2681109/kinerja-astra-otoparts-auto-dibayangi-inflasi-dan-resesi-global</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/05/278/2681109/kinerja-astra-otoparts-auto-dibayangi-inflasi-dan-resesi-global</guid><pubDate>Rabu 05 Oktober 2022 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/05/278/2681109/kinerja-astra-otoparts-auto-dibayangi-inflasi-dan-resesi-global-4vSsSB07ff.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kinerja AUTO dibayangi inflasi dan resesi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/05/278/2681109/kinerja-astra-otoparts-auto-dibayangi-inflasi-dan-resesi-global-4vSsSB07ff.jpeg</image><title>Kinerja AUTO dibayangi inflasi dan resesi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kinerja PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dibayangi inflasi dan resesi global. Produsen komponen dan suku cadang ini berupaya meningkatkan kinerja bisnisnya pada sisa tahun 2022.
BACA JUGA:Astra Otoparts (AUTO) Jajal Bisnis Baru di Luar Suku Cadang

Dikutip dari IDX 1st Session Closing Market, Rabu (5/10/2022), AUTO membukukan kenaikan pendapatan 20% secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi Rp8,58 triliun pada semester I 2022. Di periode yang sama, laba bersih AUTO melonjak 62% secara tahunan menjadi Rp432 miliar.
BACA JUGA:Astra Otoparts Suntik Modal Anak Usaha Rp23,2 Miliar 

Pendapatan AUTO pada semester satu lalu cukup didominasi oleh segmen bisnis manufaktur dengan porsi 52%, sedangkan segmen bisnis perdagangan menyumbang porsi pendapatan 48%.
Pendapatan bisnis manufaktur AUTO pada semester pertama silam terdiri dari segmen kendaraan roda empat sebesar 57%, kemudian disusul oleh kendaraan roda dua 38%, dan lain-lainnya 5%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selanjutnya, pendapatan bisnis perdagangan AUTO terdiri dari  penjualan produk ke pasar domestik sebesar 73%, penjualan ekspor 13%,  dan penjualan retail modern 13%.
Sebagai tambahan informasi pada tahun 2019 lalu AUTO meraup  pendapatan sebesar Rp15,44 triliun sedangkan laba bersihnya mencapai  Rp739,67 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kinerja PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dibayangi inflasi dan resesi global. Produsen komponen dan suku cadang ini berupaya meningkatkan kinerja bisnisnya pada sisa tahun 2022.
BACA JUGA:Astra Otoparts (AUTO) Jajal Bisnis Baru di Luar Suku Cadang

Dikutip dari IDX 1st Session Closing Market, Rabu (5/10/2022), AUTO membukukan kenaikan pendapatan 20% secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi Rp8,58 triliun pada semester I 2022. Di periode yang sama, laba bersih AUTO melonjak 62% secara tahunan menjadi Rp432 miliar.
BACA JUGA:Astra Otoparts Suntik Modal Anak Usaha Rp23,2 Miliar 

Pendapatan AUTO pada semester satu lalu cukup didominasi oleh segmen bisnis manufaktur dengan porsi 52%, sedangkan segmen bisnis perdagangan menyumbang porsi pendapatan 48%.
Pendapatan bisnis manufaktur AUTO pada semester pertama silam terdiri dari segmen kendaraan roda empat sebesar 57%, kemudian disusul oleh kendaraan roda dua 38%, dan lain-lainnya 5%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selanjutnya, pendapatan bisnis perdagangan AUTO terdiri dari  penjualan produk ke pasar domestik sebesar 73%, penjualan ekspor 13%,  dan penjualan retail modern 13%.
Sebagai tambahan informasi pada tahun 2019 lalu AUTO meraup  pendapatan sebesar Rp15,44 triliun sedangkan laba bersihnya mencapai  Rp739,67 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
