<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Adira Finance (ADMF) Tunjuk Hafid Hadeli Jadi Komisaris</title><description>PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance mengubah susunan manajemen.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/05/278/2681152/adira-finance-admf-tunjuk-hafid-hadeli-jadi-komisaris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/05/278/2681152/adira-finance-admf-tunjuk-hafid-hadeli-jadi-komisaris"/><item><title>Adira Finance (ADMF) Tunjuk Hafid Hadeli Jadi Komisaris</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/05/278/2681152/adira-finance-admf-tunjuk-hafid-hadeli-jadi-komisaris</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/05/278/2681152/adira-finance-admf-tunjuk-hafid-hadeli-jadi-komisaris</guid><pubDate>Rabu 05 Oktober 2022 14:51 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/05/278/2681152/adira-finance-admf-tunjuk-hafid-hadeli-jadi-komisaris-4jcUypaXJX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Adira Finance ubah manajemen (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/05/278/2681152/adira-finance-admf-tunjuk-hafid-hadeli-jadi-komisaris-4jcUypaXJX.jpg</image><title>Adira Finance ubah manajemen (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance mengubah susunan manajemen. Perubahan susunan manajemen ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).
Perseroan menyetujui pengangkatan Hafid Hadeli selaku Komisaris perusahaan, berlaku efektif sejak tanggal dinyatakan lulus uji kemampuan dan kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun dengan masa jabatan yang akan berakhir sampai dengan saat ditutupnya RUPST untuk tahun buku yang berakhir pada Desember 2023 yang akan diselenggarakan pada RUPST tahun 2024.
BACA JUGA:Adira Finance Lunasi Obligasi Rp703 Miliar

Semester pertama 2022, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp661 miliar atau tumbuh 40% secara year on year (yoy). Perolehan laba tersebut didukung membaiknya portofolio restrukturisasi dan biaya kredit (cost of credit/CoC).
Direktur Utama Adira Finance, I Dewa Made Susila bilang, pemulihan ekonomi nasional membuat portofolio restrukturisasi dan cost of credit (CoF) lebih baik. Sehingga perseroan membukukan pertumbuhan laba yang cukup tinggi, double digit di semester pertama tahun ini.
BACA JUGA:Adira Finance (ADMF) Raup Pendapatan Rp8,65 Triliun

Dengan capaian tersebut, Adira Finance membukukan laba bersih meningkat sebesar 40% (yoy) menjadi Rp661 miliar pada semester I-2022. Mendongkrak return on asset (ROA) dan return on equity (ROE) masing-masing menjadi 5,4% dan 15,5%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dirinya menjelaskan, perolehan laba tersebut turut didukung  membaiknya portofolio restrukturisasi kredit yang kini tersisa Rp3,2  triliun per Juni 2022, turun dari posisi tertinggi pada medio 2020  mencapai Rp19 triliun. Selain itu, lanjutnya, perseroan juga mencatat  NPF Gross konsolidasi di posisi 2,0%, turun dari periode sebelumnya  3,3%.
Adapun NPF Coverage cukup tinggi sekitar 300%. Dari sisi bisnis,  pembiayaan baru emiten multifinance berkode ADMF ini meningkat sebesar  21% (yoy) menjadi Rp14,3 triliun. Pembiayaan baru pada segmen mobil dan  sepeda motor masing-masing meningkat sebesar 38% (yoy) dan 3% (yoy) di  semester I-2022.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance mengubah susunan manajemen. Perubahan susunan manajemen ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).
Perseroan menyetujui pengangkatan Hafid Hadeli selaku Komisaris perusahaan, berlaku efektif sejak tanggal dinyatakan lulus uji kemampuan dan kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun dengan masa jabatan yang akan berakhir sampai dengan saat ditutupnya RUPST untuk tahun buku yang berakhir pada Desember 2023 yang akan diselenggarakan pada RUPST tahun 2024.
BACA JUGA:Adira Finance Lunasi Obligasi Rp703 Miliar

Semester pertama 2022, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp661 miliar atau tumbuh 40% secara year on year (yoy). Perolehan laba tersebut didukung membaiknya portofolio restrukturisasi dan biaya kredit (cost of credit/CoC).
Direktur Utama Adira Finance, I Dewa Made Susila bilang, pemulihan ekonomi nasional membuat portofolio restrukturisasi dan cost of credit (CoF) lebih baik. Sehingga perseroan membukukan pertumbuhan laba yang cukup tinggi, double digit di semester pertama tahun ini.
BACA JUGA:Adira Finance (ADMF) Raup Pendapatan Rp8,65 Triliun

Dengan capaian tersebut, Adira Finance membukukan laba bersih meningkat sebesar 40% (yoy) menjadi Rp661 miliar pada semester I-2022. Mendongkrak return on asset (ROA) dan return on equity (ROE) masing-masing menjadi 5,4% dan 15,5%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dirinya menjelaskan, perolehan laba tersebut turut didukung  membaiknya portofolio restrukturisasi kredit yang kini tersisa Rp3,2  triliun per Juni 2022, turun dari posisi tertinggi pada medio 2020  mencapai Rp19 triliun. Selain itu, lanjutnya, perseroan juga mencatat  NPF Gross konsolidasi di posisi 2,0%, turun dari periode sebelumnya  3,3%.
Adapun NPF Coverage cukup tinggi sekitar 300%. Dari sisi bisnis,  pembiayaan baru emiten multifinance berkode ADMF ini meningkat sebesar  21% (yoy) menjadi Rp14,3 triliun. Pembiayaan baru pada segmen mobil dan  sepeda motor masing-masing meningkat sebesar 38% (yoy) dan 3% (yoy) di  semester I-2022.</content:encoded></item></channel></rss>
