<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investor Pasar Modal RI Tembus 9,54 Juta</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal tembus 9.540.027 investor hingga Agustus 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/06/278/2682113/investor-pasar-modal-ri-tembus-9-54-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/06/278/2682113/investor-pasar-modal-ri-tembus-9-54-juta"/><item><title>Investor Pasar Modal RI Tembus 9,54 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/06/278/2682113/investor-pasar-modal-ri-tembus-9-54-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/06/278/2682113/investor-pasar-modal-ri-tembus-9-54-juta</guid><pubDate>Kamis 06 Oktober 2022 18:23 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/06/278/2682113/investor-pasar-modal-ri-tembus-9-54-juta-VuGbmH6oSe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investor pasar modal tembus 9 juta (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/06/278/2682113/investor-pasar-modal-ri-tembus-9-54-juta-VuGbmH6oSe.jpg</image><title>Investor pasar modal tembus 9 juta (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal tembus 9.540.027 investor hingga Agustus 2022. Jumlah investor pasar modal meningkat 27,38% dari akhir tahun 2021 yang mencapai 7.489.337.
Kepala Divisi Pengembangan Pasar BEI Dedy Priadi mengatakan kenaikan ini tak terlepas dari akselerasi digital yang membuat masyarakat mampu mendapatkan informasi seputar investasi dengan cukup mudah.
BACA JUGA:BEI Gembok Saham Forza Land (FORZ) Usai Dinyatakan Pailit

&quot;Karena kami melihat bahwa digital ini salah satunya akan sampai ke masyarakat dengan cepat, selain investor, tingkat literasi masyarakat juga meningkat,&quot; kata Dedy dalam pertemuan wartawan pasar modal, Kamis (6/10/2022).
Adapun rata-rata investor aktif per bulan mencapai 689.169, dengan investor aktif per tahun sebanyak 1.476.220. Angka ini terus mengalami kenaikan jika ditarik sejak 5 tahun terakhir.
BACA JUGA:Transaksi Tidak Wajar, Saham Astrindo (BIPI) Disoroti BEI 

Dari sisi demografi investor, sebagian besar masih didominasi oleh kalangan laki-laki sebanyak 62,86% dengan aset Rp834,07 triliun, sedangkan perempuan sebesar 37,14% dengan aset Rp264,39 triliun.
Usia di bawah 30 tahun mengambil porsi terbesar sebanyak 59,22%, disusul usia 31-40 tahun sebanyak 22,14%, 41-50 tahun mencapai 10,70%, 51-60 tahun sebanyak 5,17%, dan di atas 60 tahun sebesar 2,77%. Semakin senja usia menunjukkan ada kenaikan total aset.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sedangkan dari sisi pendidikan, investor dengan lulusan SMA atau  dibawahnya mendominasi sebesar 62,13% dengan aset Rp198,8 triliun,  disusul lulusan sarjana 28,24% dengan aset Rp529,53 triliun. Adapun D3  sebesar 7,05% dengan aset Rp42,55 triliun, dan S2 seterusnya sebanyak  2,58% dengan aset Rp113,64 triliun.
Dari sisi pekerjaan, mayoritas investor pasar modal didominasi dari  kalangan pekerja sebanyak 32,55%, kemudian pelajar 27,64%, pengusaha  14,02%, rumah tangga 6,34%, dan lainnya 19,45%. Sektor pekerja juga  memimpin dengan nilai aset terbesar.
Terakhir dari sisi penghasilan dalam setahun menunjukkan seseorang  dengan penghasilan Rp10-Rp100 juta mendominasi mencapai 49,17%, disusul  penghasilan kurang dari 10 juta sebesar 38,19%. Adapun penghasilan Rp100  - Rp500 juta sebesar 10,39%, namun memimpin jumlah nilai aset terbesar,  sedangkan penghasilan Rp500 juta - Rp1 miliar sebanyak Rp1,40%.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal tembus 9.540.027 investor hingga Agustus 2022. Jumlah investor pasar modal meningkat 27,38% dari akhir tahun 2021 yang mencapai 7.489.337.
Kepala Divisi Pengembangan Pasar BEI Dedy Priadi mengatakan kenaikan ini tak terlepas dari akselerasi digital yang membuat masyarakat mampu mendapatkan informasi seputar investasi dengan cukup mudah.
BACA JUGA:BEI Gembok Saham Forza Land (FORZ) Usai Dinyatakan Pailit

&quot;Karena kami melihat bahwa digital ini salah satunya akan sampai ke masyarakat dengan cepat, selain investor, tingkat literasi masyarakat juga meningkat,&quot; kata Dedy dalam pertemuan wartawan pasar modal, Kamis (6/10/2022).
Adapun rata-rata investor aktif per bulan mencapai 689.169, dengan investor aktif per tahun sebanyak 1.476.220. Angka ini terus mengalami kenaikan jika ditarik sejak 5 tahun terakhir.
BACA JUGA:Transaksi Tidak Wajar, Saham Astrindo (BIPI) Disoroti BEI 

Dari sisi demografi investor, sebagian besar masih didominasi oleh kalangan laki-laki sebanyak 62,86% dengan aset Rp834,07 triliun, sedangkan perempuan sebesar 37,14% dengan aset Rp264,39 triliun.
Usia di bawah 30 tahun mengambil porsi terbesar sebanyak 59,22%, disusul usia 31-40 tahun sebanyak 22,14%, 41-50 tahun mencapai 10,70%, 51-60 tahun sebanyak 5,17%, dan di atas 60 tahun sebesar 2,77%. Semakin senja usia menunjukkan ada kenaikan total aset.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sedangkan dari sisi pendidikan, investor dengan lulusan SMA atau  dibawahnya mendominasi sebesar 62,13% dengan aset Rp198,8 triliun,  disusul lulusan sarjana 28,24% dengan aset Rp529,53 triliun. Adapun D3  sebesar 7,05% dengan aset Rp42,55 triliun, dan S2 seterusnya sebanyak  2,58% dengan aset Rp113,64 triliun.
Dari sisi pekerjaan, mayoritas investor pasar modal didominasi dari  kalangan pekerja sebanyak 32,55%, kemudian pelajar 27,64%, pengusaha  14,02%, rumah tangga 6,34%, dan lainnya 19,45%. Sektor pekerja juga  memimpin dengan nilai aset terbesar.
Terakhir dari sisi penghasilan dalam setahun menunjukkan seseorang  dengan penghasilan Rp10-Rp100 juta mendominasi mencapai 49,17%, disusul  penghasilan kurang dari 10 juta sebesar 38,19%. Adapun penghasilan Rp100  - Rp500 juta sebesar 10,39%, namun memimpin jumlah nilai aset terbesar,  sedangkan penghasilan Rp500 juta - Rp1 miliar sebanyak Rp1,40%.</content:encoded></item></channel></rss>
