<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras</title><description> Ini alasan PLN matikan listrik pelanggan saat hujan deras.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/06/320/2682106/ini-alasan-pln-matikan-listrik-pelanggan-saat-hujan-deras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/06/320/2682106/ini-alasan-pln-matikan-listrik-pelanggan-saat-hujan-deras"/><item><title>Ini Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/06/320/2682106/ini-alasan-pln-matikan-listrik-pelanggan-saat-hujan-deras</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/06/320/2682106/ini-alasan-pln-matikan-listrik-pelanggan-saat-hujan-deras</guid><pubDate>Kamis 06 Oktober 2022 18:14 WIB</pubDate><dc:creator>Rizky Fauzan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/06/320/2682106/ini-alasan-pln-matikan-listrik-pelanggan-saat-hujan-deras-ptdG4WH2iy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ini alasan PLN matikan listrik saat hujan deras (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/06/320/2682106/ini-alasan-pln-matikan-listrik-pelanggan-saat-hujan-deras-ptdG4WH2iy.jpg</image><title>Ini alasan PLN matikan listrik saat hujan deras (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ini alasan PLN matikan listrik pelanggan saat hujan deras. PLN berupaya akan terus memastikan keamanan dan keselamatan pelanggan dalam memberikan layanan listrik, terutama di tengah musim penghujan seperti sekarang ini.
Dalam kondisi tertentu, PLN terpaksa memutus aliran listrik demi menjaga keselamatan pelanggan. Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan bahwa di musim penghujan terkadang ada berbagai hal yang tidak diinginkan terjadi. Maka itu, PLN mengambil tindakan untuk keamanan dan keselamatan pelanggan.
BACA JUGA:Pemadaman Listrik, 130 Juta Orang Bangladesh Hidup Gelap-gelapan

&quot;Bagi PLN, keselamatan pelanggan adalah paling utama. Misalnya ketika banjir terjadi, PLN terpaksa melakukan pemutusan aliran listrik sementara untuk meminimalisir potensi yang dapat membahayakan pelanggan,&quot; kata Adi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (6/10/2022).
Adi mengutarakan bahwa pemutusan aliran listrik saat musim penghujan sendiri biasanya disebabkan oleh sejumlah faktor. Pertama, gardu listrik terendam air. Intensitas hujan yang tinggi bisa saja menimbulkan banjir. Tak jarang, gardu listrik juga ikut terendam air.
BACA JUGA:Dirut PLN: Bangun Proyek Listrik di Daerah 3T untuk Keadilan

Pada kondisi tersebut, maka aliran listrik mesti diputus sementara. Hal ini dilakukan demi mencegah sengatan listrik yang membahayakan pelanggan serta mencegah potensi gangguan kelistrikan yang lebih besar.
Kedua, kabel listrik tertimpa pohon.  Selain banjir, kata dia, hal lain yang bisa menyebabkan aliran listrik terputus ialah pohon tumbang.
Selanjutnya ketiga, curah hujan dengan intensitas yang tinggi juga berisiko terhadap tanah longsor sehingga berpotensi merubuhkan jaringan dan memutus suplai listrik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNS8xLzE1NDM0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Keempat, Saat musim penghujan disertai petir juga dapat menyebabkan  gangguan distribusi listrik, sambaran petir pada trafo distribusi maupun  jaringan PLN kerap kali menjadi salah satu penyebab gangguan listrik.
Lebih lanjut, Adi menyampaikan bagi masyarakat yang melihat potensi  gangguan aliran listrik bisa menyampaikannya lewat aplikasi PLN Mobile.
&quot;Lewat PLN Mobile, kami terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada pelanggan,&quot; ujarnya.
Sebagaimana diketahui, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat  masih mengguyur wilayah DKI Jakarta. Hal ini menyebabkan beberapa sungai  meluap dan genangan di beberapa titik di Jakarta.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, data  terakhir pada pukul 20.00 WIB menunjukkan lima pintu air berstatus  Siaga III.
Adapun lima pintu air tersebut adalah Manggarai BKB dengan tinggi  muka air 785 centimeter, Karet dengan tinggi muka air 500 centimeter,  Pos Pesanggrahan dengan tinggi muka air 170 centimeter, Pos Angke Hulu  dengan tinggi muka air 240 centimeter, dan Pos Cipinang Hulu dengan  tinggi muka air 160 centimeter.
Meskipun demikian, Pasar Ikan - Laut tercatat Siaga II dengan tinggi  muka air 220 cm juga Pos Sunter Hulu dengan tinggi muka air 210  centimeter.Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)   memprakirakan, sebagian wilayah Jakarta akan diguyur hujan dengan   intensitas ringan, sedang hingga hujan petir pada siang dan sore ini.
Dalam rilisnya, Kamis, 6 Oktober 2022, BMKG menyebutkan, pada siang   hari wilayah Jakarta Barat, akan terjadi hujan sedang. Di Jakarta Pusat   dan Utara akan terjadi hujan ringan. Sementara Jakarta Selatan dan   Jakarta Timur akan terjadi hujan petir. Di Kepulauan Seribu cuaca   berawan.
Pada sore hari, hujan lebat disertai petir dan angin kencang   berpotensi terjadi di Jakarta Pusat, Barat, Selatan dan Jakarta Timur.   Warga diminta waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ini alasan PLN matikan listrik pelanggan saat hujan deras. PLN berupaya akan terus memastikan keamanan dan keselamatan pelanggan dalam memberikan layanan listrik, terutama di tengah musim penghujan seperti sekarang ini.
Dalam kondisi tertentu, PLN terpaksa memutus aliran listrik demi menjaga keselamatan pelanggan. Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan bahwa di musim penghujan terkadang ada berbagai hal yang tidak diinginkan terjadi. Maka itu, PLN mengambil tindakan untuk keamanan dan keselamatan pelanggan.
BACA JUGA:Pemadaman Listrik, 130 Juta Orang Bangladesh Hidup Gelap-gelapan

&quot;Bagi PLN, keselamatan pelanggan adalah paling utama. Misalnya ketika banjir terjadi, PLN terpaksa melakukan pemutusan aliran listrik sementara untuk meminimalisir potensi yang dapat membahayakan pelanggan,&quot; kata Adi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (6/10/2022).
Adi mengutarakan bahwa pemutusan aliran listrik saat musim penghujan sendiri biasanya disebabkan oleh sejumlah faktor. Pertama, gardu listrik terendam air. Intensitas hujan yang tinggi bisa saja menimbulkan banjir. Tak jarang, gardu listrik juga ikut terendam air.
BACA JUGA:Dirut PLN: Bangun Proyek Listrik di Daerah 3T untuk Keadilan

Pada kondisi tersebut, maka aliran listrik mesti diputus sementara. Hal ini dilakukan demi mencegah sengatan listrik yang membahayakan pelanggan serta mencegah potensi gangguan kelistrikan yang lebih besar.
Kedua, kabel listrik tertimpa pohon.  Selain banjir, kata dia, hal lain yang bisa menyebabkan aliran listrik terputus ialah pohon tumbang.
Selanjutnya ketiga, curah hujan dengan intensitas yang tinggi juga berisiko terhadap tanah longsor sehingga berpotensi merubuhkan jaringan dan memutus suplai listrik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNS8xLzE1NDM0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Keempat, Saat musim penghujan disertai petir juga dapat menyebabkan  gangguan distribusi listrik, sambaran petir pada trafo distribusi maupun  jaringan PLN kerap kali menjadi salah satu penyebab gangguan listrik.
Lebih lanjut, Adi menyampaikan bagi masyarakat yang melihat potensi  gangguan aliran listrik bisa menyampaikannya lewat aplikasi PLN Mobile.
&quot;Lewat PLN Mobile, kami terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada pelanggan,&quot; ujarnya.
Sebagaimana diketahui, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat  masih mengguyur wilayah DKI Jakarta. Hal ini menyebabkan beberapa sungai  meluap dan genangan di beberapa titik di Jakarta.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, data  terakhir pada pukul 20.00 WIB menunjukkan lima pintu air berstatus  Siaga III.
Adapun lima pintu air tersebut adalah Manggarai BKB dengan tinggi  muka air 785 centimeter, Karet dengan tinggi muka air 500 centimeter,  Pos Pesanggrahan dengan tinggi muka air 170 centimeter, Pos Angke Hulu  dengan tinggi muka air 240 centimeter, dan Pos Cipinang Hulu dengan  tinggi muka air 160 centimeter.
Meskipun demikian, Pasar Ikan - Laut tercatat Siaga II dengan tinggi  muka air 220 cm juga Pos Sunter Hulu dengan tinggi muka air 210  centimeter.Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)   memprakirakan, sebagian wilayah Jakarta akan diguyur hujan dengan   intensitas ringan, sedang hingga hujan petir pada siang dan sore ini.
Dalam rilisnya, Kamis, 6 Oktober 2022, BMKG menyebutkan, pada siang   hari wilayah Jakarta Barat, akan terjadi hujan sedang. Di Jakarta Pusat   dan Utara akan terjadi hujan ringan. Sementara Jakarta Selatan dan   Jakarta Timur akan terjadi hujan petir. Di Kepulauan Seribu cuaca   berawan.
Pada sore hari, hujan lebat disertai petir dan angin kencang   berpotensi terjadi di Jakarta Pusat, Barat, Selatan dan Jakarta Timur.   Warga diminta waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi.</content:encoded></item></channel></rss>
