<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Ingin BUMN Pertajam Riset dan Inovasi Industri Nasional</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir ingin pertajam riset dan inovasi industri nasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/07/320/2682482/erick-thohir-ingin-bumn-pertajam-riset-dan-inovasi-industri-nasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/07/320/2682482/erick-thohir-ingin-bumn-pertajam-riset-dan-inovasi-industri-nasional"/><item><title>Erick Thohir Ingin BUMN Pertajam Riset dan Inovasi Industri Nasional</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/07/320/2682482/erick-thohir-ingin-bumn-pertajam-riset-dan-inovasi-industri-nasional</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/07/320/2682482/erick-thohir-ingin-bumn-pertajam-riset-dan-inovasi-industri-nasional</guid><pubDate>Jum'at 07 Oktober 2022 11:29 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/07/320/2682482/erick-thohir-ingin-bumn-pertajam-riset-dan-inovasi-industri-nasional-QAz09eZGHq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir ingin BUMN pertajam riset dan inovasi (Foto: BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/07/320/2682482/erick-thohir-ingin-bumn-pertajam-riset-dan-inovasi-industri-nasional-QAz09eZGHq.jpg</image><title>Erick Thohir ingin BUMN pertajam riset dan inovasi (Foto: BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir ingin pertajam riset dan inovasi industri nasional. Dia mencatat transformasi ekonomi Indonesia membutuhkan dukungan riset dan inovasi berkelanjutan.
Langkah itu untuk memperkuat produktivitas dan menjawab ketidakpastian global. Tuntutan riset dan inovasi itu telah mendorong Kementerian BUMN dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berkolaborasi meluncurkan program Kerja Sama Riset dan Inovasi (KeRIs) BUMN.
BACA JUGA:Bertemu Dirut BEI Iman Rachman, Erick Thohir: Tak Ada KKN Lho
Program KeRIs ini memadukan seluruh ekosistem riset dan inovasi di perguruan tinggi dengan BUMN. Para Civitas Akademika di Perguruan Tinggi bekerja sama dengan BUMN mengembangkan inovasi sesuai dengan bidang keilmuannya dan sektor industrinya.
&amp;ldquo;Kerja sama yang dilakukan antara BUMN dan perguruan tinggi harus segera bisa memberikan manfaat, sebagai upaya unlocking value BUMN, sehingga BUMN fokus untuk melakukan riset-riset dan inovasi yang bersifat komersial, yang bisa segera diimplementasikan. Tentu saja inovasi tersebut harus berstandar internasional,&quot; ujar Erick Thohir, Jumat (7/10/2022).
BACA JUGA:Disebut Jadi Budaya, Erick Thohir: Manusia Lahir Sudah Korupsi
Dalam acara peluncuran KeRIs, Rabu (5/10/2022) kemarin pun telah ditandatangani berbagai Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar BUMN dan Perguruan Tinggi. Pertama, Perjanjian Kerja Sama antara PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), dengan Universitas Gadjah Mada terkait riset optimasi pemupukan pupuk custom untuk neningkatkan produktivitas tanaman tebu yang mendukung kesejahteraan petani.


Kedua, Perjanjian Kerja Sama antara PT INKA (Persero), PT Pelni  (Persero), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berkaitan  dengan riset optimasi tol laut dengan smart and reen cold storage.
Ketiga, Nota Kesepahaman antara PT Perkebunan Nusantara III  (Persero), PT INKA (Persero), dengan Institut Teknologi Sumatera  berkaitan dengan kerja sama pengembangan transportasi perkebunan dan  wisata agro.
BUMN, kata Erick, harus lebih fokus pada pertumbuhan bisnis positif  dan aspek komersialisasi dari inovasi. Sejalan dengan aspirasi tersebut,  BUMN terus berbenah diri dan menjadikan perguruan tinggi sebagai mitra  dalam mengakselerasi riset dan inovasi sesuai dengan kompetensinya dan  relevan dengan bisnis utamanya.
&quot;Model ini akan mempertemukan riset di perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata di BUMN dan industri&quot; kata Erick.
Dia juga memastikan BUMN berkomitmen untuk mendorong tumbuhnya  ekonomi nasional yang inklusif. Sebagai implementasinya, Kementerian  BUMN telah menetapkan lima prioritas utama mendukung transformasi BUMN,  di antaranya memperkuat daya saing BUMN dan meningkatkan global  competitiveness index Indonesia yang menuntut agility, inovasi, dan  kreativitas.
Program KeRIs BUMN merupakan implementasi dari prioritas Kementerian  BUMN untuk mendorong kepemimpinan teknologi dan inovasi model bisnis  BUMN.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir ingin pertajam riset dan inovasi industri nasional. Dia mencatat transformasi ekonomi Indonesia membutuhkan dukungan riset dan inovasi berkelanjutan.
Langkah itu untuk memperkuat produktivitas dan menjawab ketidakpastian global. Tuntutan riset dan inovasi itu telah mendorong Kementerian BUMN dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berkolaborasi meluncurkan program Kerja Sama Riset dan Inovasi (KeRIs) BUMN.
BACA JUGA:Bertemu Dirut BEI Iman Rachman, Erick Thohir: Tak Ada KKN Lho
Program KeRIs ini memadukan seluruh ekosistem riset dan inovasi di perguruan tinggi dengan BUMN. Para Civitas Akademika di Perguruan Tinggi bekerja sama dengan BUMN mengembangkan inovasi sesuai dengan bidang keilmuannya dan sektor industrinya.
&amp;ldquo;Kerja sama yang dilakukan antara BUMN dan perguruan tinggi harus segera bisa memberikan manfaat, sebagai upaya unlocking value BUMN, sehingga BUMN fokus untuk melakukan riset-riset dan inovasi yang bersifat komersial, yang bisa segera diimplementasikan. Tentu saja inovasi tersebut harus berstandar internasional,&quot; ujar Erick Thohir, Jumat (7/10/2022).
BACA JUGA:Disebut Jadi Budaya, Erick Thohir: Manusia Lahir Sudah Korupsi
Dalam acara peluncuran KeRIs, Rabu (5/10/2022) kemarin pun telah ditandatangani berbagai Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar BUMN dan Perguruan Tinggi. Pertama, Perjanjian Kerja Sama antara PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), dengan Universitas Gadjah Mada terkait riset optimasi pemupukan pupuk custom untuk neningkatkan produktivitas tanaman tebu yang mendukung kesejahteraan petani.


Kedua, Perjanjian Kerja Sama antara PT INKA (Persero), PT Pelni  (Persero), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berkaitan  dengan riset optimasi tol laut dengan smart and reen cold storage.
Ketiga, Nota Kesepahaman antara PT Perkebunan Nusantara III  (Persero), PT INKA (Persero), dengan Institut Teknologi Sumatera  berkaitan dengan kerja sama pengembangan transportasi perkebunan dan  wisata agro.
BUMN, kata Erick, harus lebih fokus pada pertumbuhan bisnis positif  dan aspek komersialisasi dari inovasi. Sejalan dengan aspirasi tersebut,  BUMN terus berbenah diri dan menjadikan perguruan tinggi sebagai mitra  dalam mengakselerasi riset dan inovasi sesuai dengan kompetensinya dan  relevan dengan bisnis utamanya.
&quot;Model ini akan mempertemukan riset di perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata di BUMN dan industri&quot; kata Erick.
Dia juga memastikan BUMN berkomitmen untuk mendorong tumbuhnya  ekonomi nasional yang inklusif. Sebagai implementasinya, Kementerian  BUMN telah menetapkan lima prioritas utama mendukung transformasi BUMN,  di antaranya memperkuat daya saing BUMN dan meningkatkan global  competitiveness index Indonesia yang menuntut agility, inovasi, dan  kreativitas.
Program KeRIs BUMN merupakan implementasi dari prioritas Kementerian  BUMN untuk mendorong kepemimpinan teknologi dan inovasi model bisnis  BUMN.</content:encoded></item></channel></rss>
