<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Luhut Siapkan RUU Pengadaan Barang dan Jasa, Ini Tujuannya</title><description>Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyiapkan RUU Pengadaan Barang dan Jasa Publik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/07/320/2682491/menko-luhut-siapkan-ruu-pengadaan-barang-dan-jasa-ini-tujuannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/07/320/2682491/menko-luhut-siapkan-ruu-pengadaan-barang-dan-jasa-ini-tujuannya"/><item><title>Menko Luhut Siapkan RUU Pengadaan Barang dan Jasa, Ini Tujuannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/07/320/2682491/menko-luhut-siapkan-ruu-pengadaan-barang-dan-jasa-ini-tujuannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/07/320/2682491/menko-luhut-siapkan-ruu-pengadaan-barang-dan-jasa-ini-tujuannya</guid><pubDate>Jum'at 07 Oktober 2022 11:36 WIB</pubDate><dc:creator>Noviana Zahra Firdausi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/07/320/2682491/menko-luhut-siapkan-ruu-pengadaan-barang-dan-jasa-ini-tujuannya-KZ8JjQbC4y.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut siapkan RUU pengadaan barang dan jasa (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/07/320/2682491/menko-luhut-siapkan-ruu-pengadaan-barang-dan-jasa-ini-tujuannya-KZ8JjQbC4y.jpeg</image><title>Luhut siapkan RUU pengadaan barang dan jasa (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyiapkan RUU Pengadaan Barang dan Jasa Publik. Payung hukum ini akan mendukung implementasi aksi afirmasi belanja Produk Dalam Negeri (PDN).
Payung hukum yang nanti akan disahkan itu diharapkan juga menjadi salah satu indikator penilaian reformasi birokrasi.
BACA JUGA:Menko Luhut: Saya Optimistis 1,5 Juta Produk UKMM dan Koperasi Tayang di E-katalog

&quot;Mari bersama-sama kita realisasikan seluruh komitmen pada aksi afirmasi ini untuk mencapai dampak ekonomi di kisaran 1,5 - 1,7%, dengan penyerapan sampai dengan 2 juta tenaga kerja,&quot; kata Menko Luhut dilansir dari Antara, Jumat (7/10/2022).
Dia menyampaikan apresiasi atas pencapaian target belanja PDN dan adanya pencapaian yang sudah melebihi target terkait produk yang sudah tayang dalam e-katalog. Realisasi belanja PDN per 5 Oktober 2022 telah mencapai Rp487 triliun, melewati target Rp400 triliun yang dicanangkan.
BACA JUGA:Tinjau Venue Gelaran KTT G20, Menko Luhut: Sudah Paten

&quot;Di awal belanja PDN kita targetkan sebesar Rp400 triliun, namun saat ini sudah terealisasi Rp487 triliun dari komitmen Rp950 triliun,&quot; ujarnya.
Ada pun hingga 2 Oktober 2022, berdasarkan data LKPP, total ada 1,34 juta produk yang tayang di katalog elektronik dengan rincian 811.466 produk di e-katalog nasional, 189.935 produk di e-katalog sektoral, dan 338,561 produk di e-katalog lokal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yOC80LzE1MzkwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Produk tersebut disediakan oleh 29.953 penyedia yang secara rinci  terdiri dari 19.393 UMK, 2.030 usaha menengah, 8.285 non-UMKM, dan 245  penyedia tidak terdefinisi.
&quot;Untuk pencapaian 1,3 juta produk tayang di e-katalog, melebihi  target dari Bapak Presiden sebanyak 1 juta produk. Saya optimis dengan  tren seperti ini, hingga akhir tahun dapat lebih dari 1,5 juta produk,  terutama produk UMK dan koperasi,&quot; katanya.
Lebih lanjut, gerakan aksi afirmasi PDN yang sedang dilakukan oleh  pemerintah merupakan suatu terobosan yang baik. Inovasi melalui  digitalisasi dan konsolidasi belanja melalui e-katalog telah mendukung  efisiensi belanja yang dapat menurunkan korupsi dan biaya transaksi.
Sebagai contoh, kata dia, konsolidasi pengadaan laptop dalam negeri  untuk keperluan media pendidikan dan administrasi perkantoran yang  dilakukan pada Juli lalu, dapat meningkatkan efisiensi hingga mendekati  30%.
Terlebih dengan telah diluncurkannya produk Kartu Kredit Pemerintah  Domestik, dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses  pembayaran.
&quot;Tentu agar upaya kita berkelanjutan, perlu akselerasi beberapa  komitmen yaitu membeli dan menggunakan produk dalam negeri, dan komitmen  menggunakan Kartu Kredit Pemerintah Domestik pada awal 2023,&quot; kata  Menko Luhut.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyiapkan RUU Pengadaan Barang dan Jasa Publik. Payung hukum ini akan mendukung implementasi aksi afirmasi belanja Produk Dalam Negeri (PDN).
Payung hukum yang nanti akan disahkan itu diharapkan juga menjadi salah satu indikator penilaian reformasi birokrasi.
BACA JUGA:Menko Luhut: Saya Optimistis 1,5 Juta Produk UKMM dan Koperasi Tayang di E-katalog

&quot;Mari bersama-sama kita realisasikan seluruh komitmen pada aksi afirmasi ini untuk mencapai dampak ekonomi di kisaran 1,5 - 1,7%, dengan penyerapan sampai dengan 2 juta tenaga kerja,&quot; kata Menko Luhut dilansir dari Antara, Jumat (7/10/2022).
Dia menyampaikan apresiasi atas pencapaian target belanja PDN dan adanya pencapaian yang sudah melebihi target terkait produk yang sudah tayang dalam e-katalog. Realisasi belanja PDN per 5 Oktober 2022 telah mencapai Rp487 triliun, melewati target Rp400 triliun yang dicanangkan.
BACA JUGA:Tinjau Venue Gelaran KTT G20, Menko Luhut: Sudah Paten

&quot;Di awal belanja PDN kita targetkan sebesar Rp400 triliun, namun saat ini sudah terealisasi Rp487 triliun dari komitmen Rp950 triliun,&quot; ujarnya.
Ada pun hingga 2 Oktober 2022, berdasarkan data LKPP, total ada 1,34 juta produk yang tayang di katalog elektronik dengan rincian 811.466 produk di e-katalog nasional, 189.935 produk di e-katalog sektoral, dan 338,561 produk di e-katalog lokal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yOC80LzE1MzkwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Produk tersebut disediakan oleh 29.953 penyedia yang secara rinci  terdiri dari 19.393 UMK, 2.030 usaha menengah, 8.285 non-UMKM, dan 245  penyedia tidak terdefinisi.
&quot;Untuk pencapaian 1,3 juta produk tayang di e-katalog, melebihi  target dari Bapak Presiden sebanyak 1 juta produk. Saya optimis dengan  tren seperti ini, hingga akhir tahun dapat lebih dari 1,5 juta produk,  terutama produk UMK dan koperasi,&quot; katanya.
Lebih lanjut, gerakan aksi afirmasi PDN yang sedang dilakukan oleh  pemerintah merupakan suatu terobosan yang baik. Inovasi melalui  digitalisasi dan konsolidasi belanja melalui e-katalog telah mendukung  efisiensi belanja yang dapat menurunkan korupsi dan biaya transaksi.
Sebagai contoh, kata dia, konsolidasi pengadaan laptop dalam negeri  untuk keperluan media pendidikan dan administrasi perkantoran yang  dilakukan pada Juli lalu, dapat meningkatkan efisiensi hingga mendekati  30%.
Terlebih dengan telah diluncurkannya produk Kartu Kredit Pemerintah  Domestik, dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses  pembayaran.
&quot;Tentu agar upaya kita berkelanjutan, perlu akselerasi beberapa  komitmen yaitu membeli dan menggunakan produk dalam negeri, dan komitmen  menggunakan Kartu Kredit Pemerintah Domestik pada awal 2023,&quot; kata  Menko Luhut.</content:encoded></item></channel></rss>
