<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KTT G20, Masyarakat Bali Bakal WFH</title><description>Usman Kansong mengatakan bahwa ada pembatasan kegiatan masyarakat Bali pada puncak KTT G20 pada 15-16 November 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/08/320/2683119/ktt-g20-masyarakat-bali-bakal-wfh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/08/320/2683119/ktt-g20-masyarakat-bali-bakal-wfh"/><item><title>KTT G20, Masyarakat Bali Bakal WFH</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/08/320/2683119/ktt-g20-masyarakat-bali-bakal-wfh</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/08/320/2683119/ktt-g20-masyarakat-bali-bakal-wfh</guid><pubDate>Sabtu 08 Oktober 2022 12:57 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/08/320/2683119/ktt-g20-masyarakat-bali-bakal-wfh-35iezcXzcS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">G20 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/08/320/2683119/ktt-g20-masyarakat-bali-bakal-wfh-35iezcXzcS.jpg</image><title>G20 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Jendral Informasi dan Komunikasi Publik di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Usman Kansong mengatakan bahwa ada pembatasan kegiatan masyarakat Bali pada puncak KTT G20 pada 15-16 November 2022.
Usman mengatakan bahwa pembatasan tersebut nantinya meminta masyarakat untuk bekerja dirumah dan anak-anak diminta untuk sekolah secara online.
BACA JUGA:Pemerintah Pastikan Persiapan Jelang KTT G20 Sudah 90%

&quot;Kita sudah merancang bagaimana misalnya pada tanggal 15 dan 16 ini masyarakat Bali itu WFH dan sekolah dari rumah,&quot; ujar Usman dalam diskusi Polemik MNC Trijaya secara daring, Sabtu (8/10/2022).
Menurut Usman, masyarakat Indonesia juga telah terbiasa dengan bekerja dari rumah (WFH) dan belajar daring bagi anak-anak pada saat pandemi covid-19.
BACA JUGA:Di Hadapan Parlemen G20, Jokowi: Kita Harus Bekerja Sama Turunkan Ego

&quot;Kita sudah punya pengalaman berbulan-bulan, bahkan mungkin dua tahun kita WFH belajar dari rumah ya ini cuma dua hari nanti kita akan simulasikan,&quot; jelasnya.Usman menekankan bahwa keamanan selama puncak kegiatan KTT G20 di Bali menjadi prioritas pemerintah Indonesia. Maka dari itu, semua pihak harus bekerja sama dan berkoordinasi dengan TNI-POLRI.
&quot;Semua harus mendukung tentu saja ini berada bawah koordinasi TNI-POLRI dan lembaga-lembaga dibawahnya seperti intelejen begitu,&quot; kata Usman.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Jendral Informasi dan Komunikasi Publik di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Usman Kansong mengatakan bahwa ada pembatasan kegiatan masyarakat Bali pada puncak KTT G20 pada 15-16 November 2022.
Usman mengatakan bahwa pembatasan tersebut nantinya meminta masyarakat untuk bekerja dirumah dan anak-anak diminta untuk sekolah secara online.
BACA JUGA:Pemerintah Pastikan Persiapan Jelang KTT G20 Sudah 90%

&quot;Kita sudah merancang bagaimana misalnya pada tanggal 15 dan 16 ini masyarakat Bali itu WFH dan sekolah dari rumah,&quot; ujar Usman dalam diskusi Polemik MNC Trijaya secara daring, Sabtu (8/10/2022).
Menurut Usman, masyarakat Indonesia juga telah terbiasa dengan bekerja dari rumah (WFH) dan belajar daring bagi anak-anak pada saat pandemi covid-19.
BACA JUGA:Di Hadapan Parlemen G20, Jokowi: Kita Harus Bekerja Sama Turunkan Ego

&quot;Kita sudah punya pengalaman berbulan-bulan, bahkan mungkin dua tahun kita WFH belajar dari rumah ya ini cuma dua hari nanti kita akan simulasikan,&quot; jelasnya.Usman menekankan bahwa keamanan selama puncak kegiatan KTT G20 di Bali menjadi prioritas pemerintah Indonesia. Maka dari itu, semua pihak harus bekerja sama dan berkoordinasi dengan TNI-POLRI.
&quot;Semua harus mendukung tentu saja ini berada bawah koordinasi TNI-POLRI dan lembaga-lembaga dibawahnya seperti intelejen begitu,&quot; kata Usman.</content:encoded></item></channel></rss>
