<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penumpang Kereta Tunggu 8,5 Jam Hanya Dikasih 1 Botol Air Mineral</title><description>Amblesan yang terjadi di antara Stasiun Jeruklegi dan Stasiun Kawunganten</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2683573/penumpang-kereta-tunggu-8-5-jam-hanya-dikasih-1-botol-air-mineral</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2683573/penumpang-kereta-tunggu-8-5-jam-hanya-dikasih-1-botol-air-mineral"/><item><title>Penumpang Kereta Tunggu 8,5 Jam Hanya Dikasih 1 Botol Air Mineral</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2683573/penumpang-kereta-tunggu-8-5-jam-hanya-dikasih-1-botol-air-mineral</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2683573/penumpang-kereta-tunggu-8-5-jam-hanya-dikasih-1-botol-air-mineral</guid><pubDate>Senin 10 Oktober 2022 06:31 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/09/320/2683573/penumpang-kereta-tunggu-8-5-jam-hanya-dikasih-1-botol-air-mineral-wkd3aAPQ1V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penumpang Kereta Beli Mie 1 Dus Karena Kereta Terhenti 8,5 Jam. (Foto: Okezone.com/Tangakapan Layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/09/320/2683573/penumpang-kereta-tunggu-8-5-jam-hanya-dikasih-1-botol-air-mineral-wkd3aAPQ1V.jpg</image><title>Penumpang Kereta Beli Mie 1 Dus Karena Kereta Terhenti 8,5 Jam. (Foto: Okezone.com/Tangakapan Layar)</title></images><description>JAKARTA &amp;nbsp;&amp;ndash; Amblesan yang terjadi di antara Stasiun Jeruklegi dan Stasiun Kawunganten serta di antara Stasiun Sikampuh dan Stasiun Maos di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, membuat sejumlah perjalanan kereta api mengalami keterlambatan.
Hal tersebut terjadi karena adanya gangguan di mana badan rel terbawa oleh arus air sehingga jalan rel tidak dapat dilalui kereta api.
Akibatnya, kereta pun mengalami keterlambatan selama 8,5 jam. Selain itu, para penumpang Kereta Argo Wilis tujuan Bandung-Surabaya juga menganggap bahwa pihak KAI memberikan kompensasi dan pelayanan yang kurang menyenangkan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Penumpang Kereta Terlantar 8,5 Jam Hanya Dikasih 1 Botol Air Mineral, Ini Penjelasan KAI
&quot;Terhenti di Stasiun Cipari sekelompok WNA membeli 1 kardus pop mie untuk dibagikan dengan rombongannya dikarenakan tidak dapat kompensasi dari @KAI121 setelah menunggu 8,5jam hanya dikasih 1 botol aqua kecil. Bagaimana tanggung jawabnya, di sini ada bayi dan anak kecil juga,&quot; kata pemilik akun tersebut, dilihat MNC Portal, Senin (10/10/2022)
Jalur hanya bisa dilalui dengan kecepatan terbatas, kepadatan di lintas juga masih terjadi dan secara bertahap akan terurai.
Perbaikan yang dilakukan diantaranya berupa penambahan ballast, pemadatan jalur, penggunaan pasir dan bantalan kayu, serta berbagai langkah lainnya untuk menormalkan kembali jalur KA.
Baca Juga:&amp;nbsp;Viral! Penumpang Kereta Beli 1 Kardus Pop Mie Usai Menunggu 8,5 Jam Hanya Dikasih Mineral Kecil
MNC Portal berusaha mengonfirmasi hal ini, namun hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban dari humas KAI yang berwenang.
Dalam siaran persnya, Sabtu 8 Oktober 2022 kemarin, VP Public Relations KAI Joni Martinus menjelaskan, hujan deras yang terus turun pada Jumat 7 Oktober menyebabkan adanya amblesan di 5 titik sejak Sabtu 8 Oktober 2022 dini hari.&quot;KAI memohon maaf kepada seluruh pelanggan kereta api baik yang perjalanannya mengalami keterlambatan, maupun yang perjalanannya dibatalkan. Sejak pukul 12.00 seluruh titik gangguan sudah diperbaiki dan berhasil dilalui oleh Kereta Api dengan kecepatan terbatas sehingga perjalanan kereta api mulai kembali normal,&quot; ujar Joni dalan keterangan tertulis, dikutip Senin (10/10/2022).
KAI, kata Joni, akan terus melakukan normalisasi pada titik-titik tersebut hingga dapat dilalui kembali dengan kecepatan normal.
Terkait dengan kompensasi, Joni menjelaskan bahwa KAI memberikan pengembalian bea tiket hingga 100% bagi pelanggan yang terdampak.
Baca&amp;nbsp;selengkapnya: Viral! Penumpang Kereta Beli 1 Kardus Pop Mie Usai Menunggu 8,5 Jam Hanya Dikasih Mineral Kecil
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;nbsp;&amp;ndash; Amblesan yang terjadi di antara Stasiun Jeruklegi dan Stasiun Kawunganten serta di antara Stasiun Sikampuh dan Stasiun Maos di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, membuat sejumlah perjalanan kereta api mengalami keterlambatan.
Hal tersebut terjadi karena adanya gangguan di mana badan rel terbawa oleh arus air sehingga jalan rel tidak dapat dilalui kereta api.
Akibatnya, kereta pun mengalami keterlambatan selama 8,5 jam. Selain itu, para penumpang Kereta Argo Wilis tujuan Bandung-Surabaya juga menganggap bahwa pihak KAI memberikan kompensasi dan pelayanan yang kurang menyenangkan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Penumpang Kereta Terlantar 8,5 Jam Hanya Dikasih 1 Botol Air Mineral, Ini Penjelasan KAI
&quot;Terhenti di Stasiun Cipari sekelompok WNA membeli 1 kardus pop mie untuk dibagikan dengan rombongannya dikarenakan tidak dapat kompensasi dari @KAI121 setelah menunggu 8,5jam hanya dikasih 1 botol aqua kecil. Bagaimana tanggung jawabnya, di sini ada bayi dan anak kecil juga,&quot; kata pemilik akun tersebut, dilihat MNC Portal, Senin (10/10/2022)
Jalur hanya bisa dilalui dengan kecepatan terbatas, kepadatan di lintas juga masih terjadi dan secara bertahap akan terurai.
Perbaikan yang dilakukan diantaranya berupa penambahan ballast, pemadatan jalur, penggunaan pasir dan bantalan kayu, serta berbagai langkah lainnya untuk menormalkan kembali jalur KA.
Baca Juga:&amp;nbsp;Viral! Penumpang Kereta Beli 1 Kardus Pop Mie Usai Menunggu 8,5 Jam Hanya Dikasih Mineral Kecil
MNC Portal berusaha mengonfirmasi hal ini, namun hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban dari humas KAI yang berwenang.
Dalam siaran persnya, Sabtu 8 Oktober 2022 kemarin, VP Public Relations KAI Joni Martinus menjelaskan, hujan deras yang terus turun pada Jumat 7 Oktober menyebabkan adanya amblesan di 5 titik sejak Sabtu 8 Oktober 2022 dini hari.&quot;KAI memohon maaf kepada seluruh pelanggan kereta api baik yang perjalanannya mengalami keterlambatan, maupun yang perjalanannya dibatalkan. Sejak pukul 12.00 seluruh titik gangguan sudah diperbaiki dan berhasil dilalui oleh Kereta Api dengan kecepatan terbatas sehingga perjalanan kereta api mulai kembali normal,&quot; ujar Joni dalan keterangan tertulis, dikutip Senin (10/10/2022).
KAI, kata Joni, akan terus melakukan normalisasi pada titik-titik tersebut hingga dapat dilalui kembali dengan kecepatan normal.
Terkait dengan kompensasi, Joni menjelaskan bahwa KAI memberikan pengembalian bea tiket hingga 100% bagi pelanggan yang terdampak.
Baca&amp;nbsp;selengkapnya: Viral! Penumpang Kereta Beli 1 Kardus Pop Mie Usai Menunggu 8,5 Jam Hanya Dikasih Mineral Kecil
</content:encoded></item></channel></rss>
