<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenalkan Buku Keeping Indonesia Safe from The Covid-19 Pandemic di AS, Sri Mulyani: Jadi Pedoman di Masa Depan</title><description>Sri Mulyani Indrawati mengenalkan buku &amp;ldquo;Keeping Indonesia Safe from The Covid-19 Pandemic&amp;rdquo; di hadapan para akademisi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2683802/kenalkan-buku-keeping-indonesia-safe-from-the-covid-19-pandemic-di-as-sri-mulyani-jadi-pedoman-di-masa-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2683802/kenalkan-buku-keeping-indonesia-safe-from-the-covid-19-pandemic-di-as-sri-mulyani-jadi-pedoman-di-masa-depan"/><item><title>Kenalkan Buku Keeping Indonesia Safe from The Covid-19 Pandemic di AS, Sri Mulyani: Jadi Pedoman di Masa Depan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2683802/kenalkan-buku-keeping-indonesia-safe-from-the-covid-19-pandemic-di-as-sri-mulyani-jadi-pedoman-di-masa-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2683802/kenalkan-buku-keeping-indonesia-safe-from-the-covid-19-pandemic-di-as-sri-mulyani-jadi-pedoman-di-masa-depan</guid><pubDate>Senin 10 Oktober 2022 07:56 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/10/320/2683802/kenalkan-buku-keeping-indonesia-safe-from-the-covid-19-pandemic-di-as-sri-mulyani-jadi-pedoman-di-masa-depan-kcTSwNSUyM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/10/320/2683802/kenalkan-buku-keeping-indonesia-safe-from-the-covid-19-pandemic-di-as-sri-mulyani-jadi-pedoman-di-masa-depan-kcTSwNSUyM.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengenalkan buku &amp;ldquo;Keeping Indonesia Safe from The Covid-19 Pandemic&amp;rdquo; di hadapan para akademisi dan mahasiswa di Harvard Kennedy School, Cambridge, Massachusetts.
Dia mengatakan seluruh dunia tidak memiliki referensi bagaimana menghadapi pandemi Covid-19 karena belum pernah terjadi sebelumnya. Dunia juga tidak tahu bagaimana merancang respons fiskal yang tepat untuk situasi tersebut.
BACA JUGA:Bangga Mahasiswa RI Kuliah di Harvard, Ini Petuah dari Sri Mulyani

&amp;ldquo;Saya pikir ada baiknya ketika menghadapi situasi luar biasa seperti ini, kebijakan yang dirumuskan untuk menjawab tantangan luar biasa semacam ini perlu ditangkap dan didokumentasikan, kemudian dibagikan kepada masyarakat. Karena pandemi ini bukan yang pertama dan terakhir untuk Indonesia khususnya,&amp;rdquo; kata Sri, dikutip di Jakarta, Senin (10/10/2022).
Buku tersebut berisi mengenai bagaimana Indonesia menciptakan berbagai kebijakan extraordinary dalam menghadapi tantangan yang luar biasa agar masyarakat dan perekonomian terselamatkan dari pandemi Covid-19.
BACA JUGA:Temui Investor di AS, Sri Mulyani Pamer Ketangguhan RI Hadapi Gejolak Global

&amp;ldquo;Kami membahas bagaimana dampak kebijakan yang diambil. Kami melibatkan analis independen dan banyak peneliti yang sangat kredibel, dan juga menyimpulkan dengan diskusi. Apa yang sebenarnya bisa dilakukan dengan lebih baik? Dan bagaimana ini akan memberikan pelajaran?,&amp;rdquo; ungkap Sri.Lebih lanjut, dia menjelaskan secara garis besar, buku tersebut menjelaskan bagaimana pandemi yang memberikan dampak di sektor kesehatan kemudian berlanjut hingga memberikan dampak di sektor ekonomi.
&amp;ldquo;Bagaimana pemerintah segera meresponnya dan bagaimana kita akan memetakan konsekuensi ekonomi dari guncangan kesehatan ini,&amp;rdquo; kata Sri.
Di dalam kondisi tersebut, APBN harus melindungi masyarakat agar tidak terkena dampak pandemi terlalu dalam. Maka dari itu, APBN memberikan dukungan melalui berbagai program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, baik untuk masyarakat miskin dan rentan, UMKM, hingga korporasi.
&amp;ldquo;Saya berharap buku ini dapat menjadi pembelajaran dan pedoman bagi kita dalam menghadapi pandemi di masa mendatang. Sehingga, Indonesia setidaknya memiliki sebuah buku yang merangkum semua pengalaman yang kita miliki selama ini yang sangat sangat unik, tetapi juga luar biasa,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengenalkan buku &amp;ldquo;Keeping Indonesia Safe from The Covid-19 Pandemic&amp;rdquo; di hadapan para akademisi dan mahasiswa di Harvard Kennedy School, Cambridge, Massachusetts.
Dia mengatakan seluruh dunia tidak memiliki referensi bagaimana menghadapi pandemi Covid-19 karena belum pernah terjadi sebelumnya. Dunia juga tidak tahu bagaimana merancang respons fiskal yang tepat untuk situasi tersebut.
BACA JUGA:Bangga Mahasiswa RI Kuliah di Harvard, Ini Petuah dari Sri Mulyani

&amp;ldquo;Saya pikir ada baiknya ketika menghadapi situasi luar biasa seperti ini, kebijakan yang dirumuskan untuk menjawab tantangan luar biasa semacam ini perlu ditangkap dan didokumentasikan, kemudian dibagikan kepada masyarakat. Karena pandemi ini bukan yang pertama dan terakhir untuk Indonesia khususnya,&amp;rdquo; kata Sri, dikutip di Jakarta, Senin (10/10/2022).
Buku tersebut berisi mengenai bagaimana Indonesia menciptakan berbagai kebijakan extraordinary dalam menghadapi tantangan yang luar biasa agar masyarakat dan perekonomian terselamatkan dari pandemi Covid-19.
BACA JUGA:Temui Investor di AS, Sri Mulyani Pamer Ketangguhan RI Hadapi Gejolak Global

&amp;ldquo;Kami membahas bagaimana dampak kebijakan yang diambil. Kami melibatkan analis independen dan banyak peneliti yang sangat kredibel, dan juga menyimpulkan dengan diskusi. Apa yang sebenarnya bisa dilakukan dengan lebih baik? Dan bagaimana ini akan memberikan pelajaran?,&amp;rdquo; ungkap Sri.Lebih lanjut, dia menjelaskan secara garis besar, buku tersebut menjelaskan bagaimana pandemi yang memberikan dampak di sektor kesehatan kemudian berlanjut hingga memberikan dampak di sektor ekonomi.
&amp;ldquo;Bagaimana pemerintah segera meresponnya dan bagaimana kita akan memetakan konsekuensi ekonomi dari guncangan kesehatan ini,&amp;rdquo; kata Sri.
Di dalam kondisi tersebut, APBN harus melindungi masyarakat agar tidak terkena dampak pandemi terlalu dalam. Maka dari itu, APBN memberikan dukungan melalui berbagai program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, baik untuk masyarakat miskin dan rentan, UMKM, hingga korporasi.
&amp;ldquo;Saya berharap buku ini dapat menjadi pembelajaran dan pedoman bagi kita dalam menghadapi pandemi di masa mendatang. Sehingga, Indonesia setidaknya memiliki sebuah buku yang merangkum semua pengalaman yang kita miliki selama ini yang sangat sangat unik, tetapi juga luar biasa,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
