<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Sebut Profesi Keuangan Tiang Penyangga Kredibilitas dan Keakuratan</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut profesi keuangan sebagai tiang penyangga kredibilitas dan keakuratan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2683930/sri-mulyani-sebut-profesi-keuangan-tiang-penyangga-kredibilitas-dan-keakuratan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2683930/sri-mulyani-sebut-profesi-keuangan-tiang-penyangga-kredibilitas-dan-keakuratan"/><item><title>Sri Mulyani Sebut Profesi Keuangan Tiang Penyangga Kredibilitas dan Keakuratan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2683930/sri-mulyani-sebut-profesi-keuangan-tiang-penyangga-kredibilitas-dan-keakuratan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2683930/sri-mulyani-sebut-profesi-keuangan-tiang-penyangga-kredibilitas-dan-keakuratan</guid><pubDate>Senin 10 Oktober 2022 11:27 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/10/320/2683930/sri-mulyani-sebut-profesi-keuangan-tiang-penyangga-kredibilitas-dan-keakuratan-fQWR2hVnf8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani ungkap pentingnya profesi keuangan (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/10/320/2683930/sri-mulyani-sebut-profesi-keuangan-tiang-penyangga-kredibilitas-dan-keakuratan-fQWR2hVnf8.jpg</image><title>Sri Mulyani ungkap pentingnya profesi keuangan (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut profesi keuangan sebagai tiang penyangga kredibilitas dan keakuratan. Dia juga membeberkan peran penting profesi keuangan dalam pembangunan ekonomi.
&quot;Pembangunan ekonomi harus berkelanjutan. Di dalam pertemuan PBB dimana tahun 2015 dicanangkan Sustainable Development Goals atau SDGs, ada 17 cita-cita atau target agar dunia bisa menikmati dan mencapai sustainability,&quot; ujar Sri dalam Pembukaan Profesi Keuangan Expo (PKE) 2022 secara virtual pada Senin(10/10/2022).
BACA JUGA:Bahas Ekonomi Digital, Sri Mulyani Bicara James Watt hingga Kecerdasan Buatan

Dia menyebutkan, 17 target ini menjadi komitmen bagi seluruh bangsa. Sustainabilitas secara ringkas dibagi menjadi tiga pilar, ketiganya untuk terintegrasikan kedalam kebijakan semua negara yang harus terus memperbaikinya.
&quot;Pilar pertama adalah pilar sosial, lalu kedua pilar lingkungan, dan ketiga adalah pilar ekonomi. SDGs ini adalah penyempurnaan dari Millenium Development Goals yang digagas pada tahun 2000-an,&quot; ungkap Sri.
Maka dari itu, dia berpesan, perkembangan ekonomi digital dan ekonomi berkelanjutan merupakan suatu hal yang harus disambut dengan tangan terbuka dan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian secara menyeluruh. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memiliki target agar Indonesia dapat menjadi negara high income di tahun 2045.
BACA JUGA:Waspadai Gejolak Krisis Global, Ini Pesan Sri Mulyani

Salah satu upaya mewujudkan hal tersebut, pemerintah bersama DPR RI menyusun Rancangan Undang-Undang terkait Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU P2SK). Pengembangan dan penguatan sektor keuangan melalui RUU P2SK tersebut diharapkan dapat menghasilkan sektor keuangan yang dalam, inovatif dan efisien, inklusif dan dapat dipercaya serta lebih kuat dan stabil.
&amp;ldquo;Sebagai profesional di bidang keuangan yang berubah sangat banyak, maka Anda perlu terus membekali diri dengan pengetahuan dan ilmu yang terus berubah, terutama akibat perubahan di sektor keuangan sendiri, teknologi digital, maupun tantangan baru seperti climate change,&amp;rdquo; pesan Sri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8xOC80LzE1MDc1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Tidak hanya itu, dia pun mengingatkan bahwa di masa yang akan datang  profesi keuangan akan memegang peranan yang makin penting dan strategis  dalam perekonomian Indonesia.
&quot;Di era digital sektor keuangan juga akan mengalami perubahan  termasuk praktek-praktek kegiatan yang makin tanpa batas atau  borderless. Kebutuhan akan informasi keuangan yang kredibel dan memiliki  jaminan akurasi sangat penting bagi Investor dan stakeholder. Maka dari  itu, peran profesi keuangan menjadi penting sebagai tiang penyangga  kredibilitas dan keakuratan dalam membuat keputusan baik dalam  perusahaan atau sektor keuangan,&quot; ungkap Sri.
Kemenkeu, sebut dia, akan selalu mendorong agar profesi keuangan  terus berkembang. Sri pun pun berharap ke depan akan semakin banyak  generasi muda yang menekuni bidang sektor keuangan dengan sofistikasi  yang makin tinggi, dengan tetap memegang teguh integritas dan  profesionalisme.
&quot;Melalui PKE 2022 diharapkan menjadi jembatan mendekatkan profesi  keuangan binaan Kementerian Keuangan kepada publik sehingga akan  terjalin komunikasi antara praktisi dan calon pengguna jasa. Profesi  keuangan juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pemberian  jasa, meningkatkan sinergi dan kualitas koordinasi antarorganisasi  profesi keuangan, praktisi, serta regulator, dan berperan aktif dalam  pertumbuhan ekonomi digital dan berkelanjutan,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut profesi keuangan sebagai tiang penyangga kredibilitas dan keakuratan. Dia juga membeberkan peran penting profesi keuangan dalam pembangunan ekonomi.
&quot;Pembangunan ekonomi harus berkelanjutan. Di dalam pertemuan PBB dimana tahun 2015 dicanangkan Sustainable Development Goals atau SDGs, ada 17 cita-cita atau target agar dunia bisa menikmati dan mencapai sustainability,&quot; ujar Sri dalam Pembukaan Profesi Keuangan Expo (PKE) 2022 secara virtual pada Senin(10/10/2022).
BACA JUGA:Bahas Ekonomi Digital, Sri Mulyani Bicara James Watt hingga Kecerdasan Buatan

Dia menyebutkan, 17 target ini menjadi komitmen bagi seluruh bangsa. Sustainabilitas secara ringkas dibagi menjadi tiga pilar, ketiganya untuk terintegrasikan kedalam kebijakan semua negara yang harus terus memperbaikinya.
&quot;Pilar pertama adalah pilar sosial, lalu kedua pilar lingkungan, dan ketiga adalah pilar ekonomi. SDGs ini adalah penyempurnaan dari Millenium Development Goals yang digagas pada tahun 2000-an,&quot; ungkap Sri.
Maka dari itu, dia berpesan, perkembangan ekonomi digital dan ekonomi berkelanjutan merupakan suatu hal yang harus disambut dengan tangan terbuka dan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian secara menyeluruh. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memiliki target agar Indonesia dapat menjadi negara high income di tahun 2045.
BACA JUGA:Waspadai Gejolak Krisis Global, Ini Pesan Sri Mulyani

Salah satu upaya mewujudkan hal tersebut, pemerintah bersama DPR RI menyusun Rancangan Undang-Undang terkait Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU P2SK). Pengembangan dan penguatan sektor keuangan melalui RUU P2SK tersebut diharapkan dapat menghasilkan sektor keuangan yang dalam, inovatif dan efisien, inklusif dan dapat dipercaya serta lebih kuat dan stabil.
&amp;ldquo;Sebagai profesional di bidang keuangan yang berubah sangat banyak, maka Anda perlu terus membekali diri dengan pengetahuan dan ilmu yang terus berubah, terutama akibat perubahan di sektor keuangan sendiri, teknologi digital, maupun tantangan baru seperti climate change,&amp;rdquo; pesan Sri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8xOC80LzE1MDc1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Tidak hanya itu, dia pun mengingatkan bahwa di masa yang akan datang  profesi keuangan akan memegang peranan yang makin penting dan strategis  dalam perekonomian Indonesia.
&quot;Di era digital sektor keuangan juga akan mengalami perubahan  termasuk praktek-praktek kegiatan yang makin tanpa batas atau  borderless. Kebutuhan akan informasi keuangan yang kredibel dan memiliki  jaminan akurasi sangat penting bagi Investor dan stakeholder. Maka dari  itu, peran profesi keuangan menjadi penting sebagai tiang penyangga  kredibilitas dan keakuratan dalam membuat keputusan baik dalam  perusahaan atau sektor keuangan,&quot; ungkap Sri.
Kemenkeu, sebut dia, akan selalu mendorong agar profesi keuangan  terus berkembang. Sri pun pun berharap ke depan akan semakin banyak  generasi muda yang menekuni bidang sektor keuangan dengan sofistikasi  yang makin tinggi, dengan tetap memegang teguh integritas dan  profesionalisme.
&quot;Melalui PKE 2022 diharapkan menjadi jembatan mendekatkan profesi  keuangan binaan Kementerian Keuangan kepada publik sehingga akan  terjalin komunikasi antara praktisi dan calon pengguna jasa. Profesi  keuangan juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pemberian  jasa, meningkatkan sinergi dan kualitas koordinasi antarorganisasi  profesi keuangan, praktisi, serta regulator, dan berperan aktif dalam  pertumbuhan ekonomi digital dan berkelanjutan,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
