<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Negara Asean yang Mungkin Selamat dari Jerat Maut Resesi 2023, Ada Indonesia?</title><description>negara Asean yang mungkin selamat dari jerat maut resesi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2684017/5-negara-asean-yang-mungkin-selamat-dari-jerat-maut-resesi-2023-ada-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2684017/5-negara-asean-yang-mungkin-selamat-dari-jerat-maut-resesi-2023-ada-indonesia"/><item><title>5 Negara Asean yang Mungkin Selamat dari Jerat Maut Resesi 2023, Ada Indonesia?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2684017/5-negara-asean-yang-mungkin-selamat-dari-jerat-maut-resesi-2023-ada-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2684017/5-negara-asean-yang-mungkin-selamat-dari-jerat-maut-resesi-2023-ada-indonesia</guid><pubDate>Senin 10 Oktober 2022 18:48 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/10/320/2684017/5-negara-asean-yang-mungkin-selamat-dari-jerat-maut-resesi-2023-ada-indonesia-q26tZrdYPc.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Resesi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/10/320/2684017/5-negara-asean-yang-mungkin-selamat-dari-jerat-maut-resesi-2023-ada-indonesia-q26tZrdYPc.jpeg</image><title>Ilustrasi Resesi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA- 5 negara Asean yang mungkin selamat dari jerat maut resesi 2023 menarik diulas. Bank Pembangunan Asia (ADB) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi  Asia di 2023 rinciaanya menjadi 5,2% dari 5,3%.
BACA JUGA:Ancaman Resesi 2023! 50 Ribu Buruh Demo 12 Oktober di Istana Negara, Khawatir Ada PHK Besar-besaran
Sedangkan, perkiraan inflasi untuk negara berkembang Asia dinaikkan dari 3,7% menjadi 4,2% untuk 2022 dan dari 3,1% menjadi 3,5% untuk 2023 karena harga bahan bakar dan pangan yang lebih tinggi. Namun, ADB mengatakan tekanan inflasi di kawasan itu &quot;lebih rendah daripada di tempat lain di dunia.
Artinya, dengan inflasi yang masih rendah ini membuat negara Asean bisa saja tidak mengalami resesi seperti tahun 2020 dan 2021.
Berikut 5 negara Asean yang mungkin selamat dari jerat maut resesi 2023 dirangkum dari berbagai sumber:
1. Filipina

ADB memperkirakan pertumbuhan ekonomi di Filipina akan semakin membaik. Hal ini terlihat dari arus perdagangan dan inflasi yang maish terjaga aman.  Filipina diproyeksi akan mencetak pertumbuhan sebesar 6.3% pada 2023.

2. Kamboja
Pertumbuhan ekonomi Kamboja tetap tinggi pada tahun depan. Ekonomi negara tersebut akan ditopang oleh kinerja manufaktur yang kuat, dari produksi garmen hingga alas kaki meskipun terjadi perlambatan ekonomi di Amerika Serikat. ADB pun memproyeksikan ekonomi Kamboja akan tumbuh dikisaran 5 hingga 6%.
3. Vietnam
Vietnam menjadi salah satu kandidat terkuat di negara Asean yang tidak akan mengalami resesi. Apalagi, Vietnam sudah ahli dalam menangani resesi saat pandemi COvid-19. Ditambah kasus Covid yang melandai membuat kinerja ekonomi Vietnam semakin membaik.
4. Malaysia
Meskipun mengalami pemangkasan pertumbuhan ekonomi di 2023, ADB menilai masih bisa terhindar dari resesi. Malaysia mengalami penurunan proyeksi dari 5,4% menjadi 4,7% pada tahun depan.
5. Indonesia
Di laporan tersebut, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mampu mencapai 5,1% pada tahun 2022. Kemudian pada tahun 2023 pertumbuhannya diramal masih berada di level sama, seperti terlihat pada grafik.ADB juga memprediksi bahwa perekonomian Indonesia akan tetap tangguh pada tahun 2023 didukung konsumsi domestik yang kuat dan kenaikan ekspor komoditas.
(RIN)</description><content:encoded>JAKARTA- 5 negara Asean yang mungkin selamat dari jerat maut resesi 2023 menarik diulas. Bank Pembangunan Asia (ADB) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi  Asia di 2023 rinciaanya menjadi 5,2% dari 5,3%.
BACA JUGA:Ancaman Resesi 2023! 50 Ribu Buruh Demo 12 Oktober di Istana Negara, Khawatir Ada PHK Besar-besaran
Sedangkan, perkiraan inflasi untuk negara berkembang Asia dinaikkan dari 3,7% menjadi 4,2% untuk 2022 dan dari 3,1% menjadi 3,5% untuk 2023 karena harga bahan bakar dan pangan yang lebih tinggi. Namun, ADB mengatakan tekanan inflasi di kawasan itu &quot;lebih rendah daripada di tempat lain di dunia.
Artinya, dengan inflasi yang masih rendah ini membuat negara Asean bisa saja tidak mengalami resesi seperti tahun 2020 dan 2021.
Berikut 5 negara Asean yang mungkin selamat dari jerat maut resesi 2023 dirangkum dari berbagai sumber:
1. Filipina

ADB memperkirakan pertumbuhan ekonomi di Filipina akan semakin membaik. Hal ini terlihat dari arus perdagangan dan inflasi yang maish terjaga aman.  Filipina diproyeksi akan mencetak pertumbuhan sebesar 6.3% pada 2023.

2. Kamboja
Pertumbuhan ekonomi Kamboja tetap tinggi pada tahun depan. Ekonomi negara tersebut akan ditopang oleh kinerja manufaktur yang kuat, dari produksi garmen hingga alas kaki meskipun terjadi perlambatan ekonomi di Amerika Serikat. ADB pun memproyeksikan ekonomi Kamboja akan tumbuh dikisaran 5 hingga 6%.
3. Vietnam
Vietnam menjadi salah satu kandidat terkuat di negara Asean yang tidak akan mengalami resesi. Apalagi, Vietnam sudah ahli dalam menangani resesi saat pandemi COvid-19. Ditambah kasus Covid yang melandai membuat kinerja ekonomi Vietnam semakin membaik.
4. Malaysia
Meskipun mengalami pemangkasan pertumbuhan ekonomi di 2023, ADB menilai masih bisa terhindar dari resesi. Malaysia mengalami penurunan proyeksi dari 5,4% menjadi 4,7% pada tahun depan.
5. Indonesia
Di laporan tersebut, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mampu mencapai 5,1% pada tahun 2022. Kemudian pada tahun 2023 pertumbuhannya diramal masih berada di level sama, seperti terlihat pada grafik.ADB juga memprediksi bahwa perekonomian Indonesia akan tetap tangguh pada tahun 2023 didukung konsumsi domestik yang kuat dan kenaikan ekspor komoditas.
(RIN)</content:encoded></item></channel></rss>
