<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lantik Kepala LKPP, Jokowi Minta Perbanyak UMKM Masuk E-Katalog</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2684126/lantik-kepala-lkpp-jokowi-minta-perbanyak-umkm-masuk-e-katalog</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2684126/lantik-kepala-lkpp-jokowi-minta-perbanyak-umkm-masuk-e-katalog"/><item><title>Lantik Kepala LKPP, Jokowi Minta Perbanyak UMKM Masuk E-Katalog</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2684126/lantik-kepala-lkpp-jokowi-minta-perbanyak-umkm-masuk-e-katalog</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/10/320/2684126/lantik-kepala-lkpp-jokowi-minta-perbanyak-umkm-masuk-e-katalog</guid><pubDate>Senin 10 Oktober 2022 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/10/320/2684126/lantik-kepala-lkpp-jokowi-minta-perbanyak-umkm-masuk-e-katalog-L1ULzE0V9B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">UMKM. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/10/320/2684126/lantik-kepala-lkpp-jokowi-minta-perbanyak-umkm-masuk-e-katalog-L1ULzE0V9B.jpg</image><title>UMKM. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi.

Setelah itu, Jokowi Hendrar Prihadi agar memperbanyak keberadaan produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di dalam e-katalog lembaganya.

&quot;Menyelesaikan utamanya produk-produk UMKM supaya semakin banyak, semakin meningkat, yang masuk ke e-katalog baik pusat maupun lokal,&quot; kata Presiden kepada awak media seusai prosesi pelantikan dikutip Antara, Senin (10/10/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Dijajal Jokowi dan Xi Jinping, Pemasangan Rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rampung
Jokowi juga sempat menargetkan satu juta produk dalam negeri (PDN) termasuk produk UMKM dan koperasi bisa masuk ke dalam e-katalog LKPP dan hal itu sudah bisa tercapai.

Hal itu terungkap dalam laporan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat menghadiri Pengarahan Presiden Kepada Seluruh Menteri, Kepala Lembaga, Kepala Daerah, Pimpinan BUMN, Pangdam, Kapolda, dan Kajati di Jakarta Convention Center, 29 September lalu.



Menurut Luhut, kala itu per 27 September 2022 sudah ada 1.204.487 PDN yang masuk ke dalam LKPP.

Adapun Jokowi kembali menegaskan bahwa masuknya produk UMKM ke dalam e-katalog LKPP menjadi langkah penting dalam penerapan gerakan cinta produk dalam negeri.




&quot;Ini penting, sehingga gerakan cinta produk dalam negeri betul-betul bisa diimplementasikan dalam hal belanja pemerintah, BUMN, dan daerah,&quot; tegasnya.

Kemudian, Kepala LKPP Hendrar Prihadi mengatakan bahwa ia akan meneruskan upaya yang tengah digencarkan pemerintah dalam hal memfasilitasi produk-produk UMKM masuk ke dalam e-katalog.




&quot;Nanti kita akan berkolaborasi antara LKPP, dinas koperasi, bisa saja di bawah Kemenko Marinves,&quot; ucapnya.

Dia pun mengapresiasi capaian pendahulunya, Abdullah Azwar Anas, semasa memimpin LKPP dan siap meningkatkan komunikasi serta konsolidasi dalam rangka memperbesar sumbangsih LKPP terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia.



&quot;Walaupun Anas sudah melakukan hal yang sangat baik di LKPP kami akan terus komunikasi dan konsolidasi dengan internal, supaya tim ini kompak untuk bisa melakukan percepatan pertumbuhan ekonomi yang berada di Indonesia,&quot; bebernya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi.

Setelah itu, Jokowi Hendrar Prihadi agar memperbanyak keberadaan produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di dalam e-katalog lembaganya.

&quot;Menyelesaikan utamanya produk-produk UMKM supaya semakin banyak, semakin meningkat, yang masuk ke e-katalog baik pusat maupun lokal,&quot; kata Presiden kepada awak media seusai prosesi pelantikan dikutip Antara, Senin (10/10/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Dijajal Jokowi dan Xi Jinping, Pemasangan Rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rampung
Jokowi juga sempat menargetkan satu juta produk dalam negeri (PDN) termasuk produk UMKM dan koperasi bisa masuk ke dalam e-katalog LKPP dan hal itu sudah bisa tercapai.

Hal itu terungkap dalam laporan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat menghadiri Pengarahan Presiden Kepada Seluruh Menteri, Kepala Lembaga, Kepala Daerah, Pimpinan BUMN, Pangdam, Kapolda, dan Kajati di Jakarta Convention Center, 29 September lalu.



Menurut Luhut, kala itu per 27 September 2022 sudah ada 1.204.487 PDN yang masuk ke dalam LKPP.

Adapun Jokowi kembali menegaskan bahwa masuknya produk UMKM ke dalam e-katalog LKPP menjadi langkah penting dalam penerapan gerakan cinta produk dalam negeri.




&quot;Ini penting, sehingga gerakan cinta produk dalam negeri betul-betul bisa diimplementasikan dalam hal belanja pemerintah, BUMN, dan daerah,&quot; tegasnya.

Kemudian, Kepala LKPP Hendrar Prihadi mengatakan bahwa ia akan meneruskan upaya yang tengah digencarkan pemerintah dalam hal memfasilitasi produk-produk UMKM masuk ke dalam e-katalog.




&quot;Nanti kita akan berkolaborasi antara LKPP, dinas koperasi, bisa saja di bawah Kemenko Marinves,&quot; ucapnya.

Dia pun mengapresiasi capaian pendahulunya, Abdullah Azwar Anas, semasa memimpin LKPP dan siap meningkatkan komunikasi serta konsolidasi dalam rangka memperbesar sumbangsih LKPP terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia.



&quot;Walaupun Anas sudah melakukan hal yang sangat baik di LKPP kami akan terus komunikasi dan konsolidasi dengan internal, supaya tim ini kompak untuk bisa melakukan percepatan pertumbuhan ekonomi yang berada di Indonesia,&quot; bebernya.</content:encoded></item></channel></rss>
