<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembangunan Pabrik Emas Bumi Resources Minerals (BRMS) Rampung</title><description>Pembangunan pabrik emas kedua PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) di Palu, Sulawesi telah rampung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/11/278/2684750/pembangunan-pabrik-emas-bumi-resources-minerals-brms-rampung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/11/278/2684750/pembangunan-pabrik-emas-bumi-resources-minerals-brms-rampung"/><item><title>Pembangunan Pabrik Emas Bumi Resources Minerals (BRMS) Rampung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/11/278/2684750/pembangunan-pabrik-emas-bumi-resources-minerals-brms-rampung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/11/278/2684750/pembangunan-pabrik-emas-bumi-resources-minerals-brms-rampung</guid><pubDate>Selasa 11 Oktober 2022 12:47 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/11/278/2684750/pembangunan-pabrik-emas-bumi-resources-minerals-brms-rampung-8gJWcdzi2i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan pabrik emas BRMS rampung (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/11/278/2684750/pembangunan-pabrik-emas-bumi-resources-minerals-brms-rampung-8gJWcdzi2i.jpg</image><title>Pembangunan pabrik emas BRMS rampung (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pembangunan pabrik emas kedua PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) di Palu, Sulawesi telah rampung. Kini PT Citra Palu Minerals (CPM) anak usaha BRMS tengah melakukan uji coba ebelum dapat beroperasi di Oktober tahun ini.
Direktur Utama BRMS Agus Projosasmito mengatakan, CPM dan para kontraktornya, yaitu WEG Australia Pty Ltd, WEG Group Brazil, Weir Minerals Australia, Metso Outotec, dan CITIC Heavy Industry (China) saat ini tengah melakukan pengujian dry run (tanpa muatan bijih) dan pengujian wet run (dengan muatan bijih) pada semua peralatan yang ada dalam pabrik tersebut.
BACA JUGA:Bumi Resources Minerals (BRMS) Kantongi Laba Rp56,71 Miliar, Turun 13% di Semester I-2022


Dia menambahkan, pabrik tersebut akan mulai memproses sekitar 200 sampai dengan 500 ton bijih per hari di kuartal IV tahun 2022 ini. Kemudian, akan naik ke kisaran 1.000 sampai dengan 2.000 ton bijih per hari di Q1 2023.
&amp;ldquo;Mulai bulan April 2023, pabrik tersebut diharapkan sudah dapat memproses maksimal 4.000 ton bijih per hari untuk ke depannya,&amp;rdquo; jelasnya.
BACA JUGA:Bumi Resources Bayar Utang Rp1,7 Triliun

Sebelumnya, perseroan mengungkapkan, total sumber daya mineralnya bertambah dari sebelumnya 17,8 juta ton menjadi 21,7 juta ton dengan rata-rata kadar emas 2,4 g/t. Selanjutnya, sumber daya mineral yang ada di Blok Poboya (Blok 1) tersebut juga berhasil ditingkatkan menjadi total cadangan mineral sebesar 14,2 juta ton bijih dengan kadar 2,4 g/t Au (sebelumnya CPM memiliki cadangan mineral sebesar 8,5 juta ton bijih).
Disampaikan Agus, penambahan jumlah sumber daya mineral dan cadangan mineral tersebut akan memperpanjang usia produksi dari proyek tambang emas perseroan di Palu. Hal ini diharapkan dapat menambah nilai bagi para pemegang saham.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Pekerjaan konstruksi pabrik emas kami yang kedua di Palu berjalan  cukup baik. Kami berharap pabrik tersebut dapat segera beroperasi di  kuartal IV-2022 demi meningkatkan produksi emas BRMS,&amp;rdquo;ujarnya.
Tahun ini sampai 2024, perseroan menargetkan produksi emas akan  mencapai 19.000, 26.000, dan 59.000 oz, didukung adanya tambahan  kapasitas dari pabrik emas kedua di Palu. Agus menambahkan, selain  tambahan cadangan di Blok Poboya, pekerjaan konstruksi pabrik emas BRMS  yang kedua di Palu, dengan kapasitas 4.000 ton bijih per hari, juga  berjalan cukup baik.
&amp;ldquo;Kami berharap pabrik tersebut dapat segera beroperasi di Kuartal keempat 2022 demi meningkatkan produksi emas BRMS,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pembangunan pabrik emas kedua PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) di Palu, Sulawesi telah rampung. Kini PT Citra Palu Minerals (CPM) anak usaha BRMS tengah melakukan uji coba ebelum dapat beroperasi di Oktober tahun ini.
Direktur Utama BRMS Agus Projosasmito mengatakan, CPM dan para kontraktornya, yaitu WEG Australia Pty Ltd, WEG Group Brazil, Weir Minerals Australia, Metso Outotec, dan CITIC Heavy Industry (China) saat ini tengah melakukan pengujian dry run (tanpa muatan bijih) dan pengujian wet run (dengan muatan bijih) pada semua peralatan yang ada dalam pabrik tersebut.
BACA JUGA:Bumi Resources Minerals (BRMS) Kantongi Laba Rp56,71 Miliar, Turun 13% di Semester I-2022


Dia menambahkan, pabrik tersebut akan mulai memproses sekitar 200 sampai dengan 500 ton bijih per hari di kuartal IV tahun 2022 ini. Kemudian, akan naik ke kisaran 1.000 sampai dengan 2.000 ton bijih per hari di Q1 2023.
&amp;ldquo;Mulai bulan April 2023, pabrik tersebut diharapkan sudah dapat memproses maksimal 4.000 ton bijih per hari untuk ke depannya,&amp;rdquo; jelasnya.
BACA JUGA:Bumi Resources Bayar Utang Rp1,7 Triliun

Sebelumnya, perseroan mengungkapkan, total sumber daya mineralnya bertambah dari sebelumnya 17,8 juta ton menjadi 21,7 juta ton dengan rata-rata kadar emas 2,4 g/t. Selanjutnya, sumber daya mineral yang ada di Blok Poboya (Blok 1) tersebut juga berhasil ditingkatkan menjadi total cadangan mineral sebesar 14,2 juta ton bijih dengan kadar 2,4 g/t Au (sebelumnya CPM memiliki cadangan mineral sebesar 8,5 juta ton bijih).
Disampaikan Agus, penambahan jumlah sumber daya mineral dan cadangan mineral tersebut akan memperpanjang usia produksi dari proyek tambang emas perseroan di Palu. Hal ini diharapkan dapat menambah nilai bagi para pemegang saham.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Pekerjaan konstruksi pabrik emas kami yang kedua di Palu berjalan  cukup baik. Kami berharap pabrik tersebut dapat segera beroperasi di  kuartal IV-2022 demi meningkatkan produksi emas BRMS,&amp;rdquo;ujarnya.
Tahun ini sampai 2024, perseroan menargetkan produksi emas akan  mencapai 19.000, 26.000, dan 59.000 oz, didukung adanya tambahan  kapasitas dari pabrik emas kedua di Palu. Agus menambahkan, selain  tambahan cadangan di Blok Poboya, pekerjaan konstruksi pabrik emas BRMS  yang kedua di Palu, dengan kapasitas 4.000 ton bijih per hari, juga  berjalan cukup baik.
&amp;ldquo;Kami berharap pabrik tersebut dapat segera beroperasi di Kuartal keempat 2022 demi meningkatkan produksi emas BRMS,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
