<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Dana FIF Sudah Terkumpul Rp20,8 Triliun</title><description>Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Financial Intermediary Fund (FIF)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/11/320/2684894/sri-mulyani-dana-fif-sudah-terkumpul-rp20-8-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/11/320/2684894/sri-mulyani-dana-fif-sudah-terkumpul-rp20-8-triliun"/><item><title>Sri Mulyani: Dana FIF Sudah Terkumpul Rp20,8 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/11/320/2684894/sri-mulyani-dana-fif-sudah-terkumpul-rp20-8-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/11/320/2684894/sri-mulyani-dana-fif-sudah-terkumpul-rp20-8-triliun</guid><pubDate>Selasa 11 Oktober 2022 14:56 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/11/320/2684894/sri-mulyani-dana-fif-sudah-terkumpul-rp20-8-triliun-jHcUQhOAzX.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/11/320/2684894/sri-mulyani-dana-fif-sudah-terkumpul-rp20-8-triliun-jHcUQhOAzX.jpeg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Financial Intermediary Fund (FIF) atau Dana Perantara Keuangan telah terkumpul sebesar USD1,37 miliaratau Rp20,8 triliun (kurs Rp15.200 per USD). Nominal ini masih sebesar 11% dari target penggalangan dana FIF yang sebesar USD12,5 miliar.
&quot;Justru yang memberikan komitmen pendanaan tersebut malah mayoritas berasal dari negara berkembang, salah satunya India yang akan menjadi tuan rumah Presidensi G20 tahun depan. Tapi, China juga ikut berkontribusi,&quot; ujar Sri dalam T20 Special Event: Sustainable Infrastructure Investment and Financing (SIIF) di Washington DC, Senin (10/10/2022).
BACA JUGA:Bertemu Bos IMF, Sri Mulyani: Dunia saat Ini Tidak Baik-Baik Saja

Sebelumnya, negara-negara anggota G20 sudah bersepakat membentuk FIF untuk Pembiayaan Kesiapsiagaan, Pencegahan, dan Respon (PPR) Pandemi. Penggalangan dana tersebut ditargetkan terkumpul dalam kurun waktu 5 tahun terhitung dari tahun ini. Tak hanya itu, pembentukan FIF juga merupakan sebuah langkah untuk memperkuat World Health Organization (WHO).
&quot;Ini juga akan memaksimalkan pemanfaatan dana tersebut, termasuk untuk memperkuat kapasitas produksi obat dan vaksinasi Covid-19,&quot; ucap Sri.
BACA JUGA:Negara Adidaya, Sri Mulyani: AS Tak Bisa Selesaikan Masalah Sendirian

Kendati demikian, Sri menyebut bahwa saat ini anggota G20 sedang mengusahakan untuk memaksimalkan pemanfaatan dana tersebut, khususnya untuk membantu negara berkembang yang belum mampu untuk mengatasi kesehatan di negaranya.&quot;Saat ini, kami lebih ke arah membahas dan berbicara tentang apa yang akan menjadi tata kelola agar kami dapat menggunakan dana USD1,37 miliar ini,&amp;rdquo; ungkap Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Financial Intermediary Fund (FIF) atau Dana Perantara Keuangan telah terkumpul sebesar USD1,37 miliaratau Rp20,8 triliun (kurs Rp15.200 per USD). Nominal ini masih sebesar 11% dari target penggalangan dana FIF yang sebesar USD12,5 miliar.
&quot;Justru yang memberikan komitmen pendanaan tersebut malah mayoritas berasal dari negara berkembang, salah satunya India yang akan menjadi tuan rumah Presidensi G20 tahun depan. Tapi, China juga ikut berkontribusi,&quot; ujar Sri dalam T20 Special Event: Sustainable Infrastructure Investment and Financing (SIIF) di Washington DC, Senin (10/10/2022).
BACA JUGA:Bertemu Bos IMF, Sri Mulyani: Dunia saat Ini Tidak Baik-Baik Saja

Sebelumnya, negara-negara anggota G20 sudah bersepakat membentuk FIF untuk Pembiayaan Kesiapsiagaan, Pencegahan, dan Respon (PPR) Pandemi. Penggalangan dana tersebut ditargetkan terkumpul dalam kurun waktu 5 tahun terhitung dari tahun ini. Tak hanya itu, pembentukan FIF juga merupakan sebuah langkah untuk memperkuat World Health Organization (WHO).
&quot;Ini juga akan memaksimalkan pemanfaatan dana tersebut, termasuk untuk memperkuat kapasitas produksi obat dan vaksinasi Covid-19,&quot; ucap Sri.
BACA JUGA:Negara Adidaya, Sri Mulyani: AS Tak Bisa Selesaikan Masalah Sendirian

Kendati demikian, Sri menyebut bahwa saat ini anggota G20 sedang mengusahakan untuk memaksimalkan pemanfaatan dana tersebut, khususnya untuk membantu negara berkembang yang belum mampu untuk mengatasi kesehatan di negaranya.&quot;Saat ini, kami lebih ke arah membahas dan berbicara tentang apa yang akan menjadi tata kelola agar kami dapat menggunakan dana USD1,37 miliar ini,&amp;rdquo; ungkap Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
