<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Realisasi Pendapatan Negara Tembus Rp1.764,8 Triliun hingga Agustus 2022</title><description>Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kembali terkait realisasi belanja.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/11/320/2684937/realisasi-pendapatan-negara-tembus-rp1-764-8-triliun-hingga-agustus-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/11/320/2684937/realisasi-pendapatan-negara-tembus-rp1-764-8-triliun-hingga-agustus-2022"/><item><title>Realisasi Pendapatan Negara Tembus Rp1.764,8 Triliun hingga Agustus 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/11/320/2684937/realisasi-pendapatan-negara-tembus-rp1-764-8-triliun-hingga-agustus-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/11/320/2684937/realisasi-pendapatan-negara-tembus-rp1-764-8-triliun-hingga-agustus-2022</guid><pubDate>Selasa 11 Oktober 2022 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/11/320/2684937/realisasi-pendapatan-negara-tembus-rp1-764-8-triliun-hingga-agustus-2022-IdMMXMNnsA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/11/320/2684937/realisasi-pendapatan-negara-tembus-rp1-764-8-triliun-hingga-agustus-2022-IdMMXMNnsA.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kembali terkait realisasi belanja.
&quot;Per 31 Agustus 2022, realisasi belanja Kementerian/Lembaga (K/L) adalah sebesar Rp575,8 triliun, dimana belanja pegawai sebesar Rp170,5 triliun, naik 4,8% dibandingkan tahun lalu (year-on-year/yoy),&quot; ujar Airlangga dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (11/10/2022).
BACA JUGA:Menko Airlangga Optmistis Ekonomi RI Tumbuh 5,2% di Kuartal III dan IV 2022

Kemudian tercatat belanja barang sebesar Rp221,9 triliun yang terdiri dari belanja barang lain Rp161 triliun dan PEN Rp60,9 triliun. Pemanfaatan ini antara lain di Kementerian Kesehatan untuk klaim pasien, insentif nakes, dan vaksinasi, Kementerian Pertahanan untuk alutsista, kemudian juga untuk Kementerian Keuangan untuk biodiesel dan beasiswa LPDP, dan Kementerian Agama terkait BOS.
&quot;Belanja modal sebesar Rp87,4 triliun. Ini juga pemanfaatannya untuk peralatan dan permesinan Rp39,9 triliun, ini di Kemhan, Polri, dan di gedung bangunan Rp10,5 triliun, juga di jalan dan jaringan irigasi sebesar Rp30,3 triliun,&quot; ungkap Airlangga.
BACA JUGA:Sistem Pensiunan PNS Dianggap Tak Sesuai Kondisi Ekonomi RI, Bagaimana Solusinya?

Dilaporkan juga bahwa realisasi APBN, pendapatan negara hingga Agustus 2022 sebesar Rp1.764,8 triliun atau 49,8%, penerimaan perpajakan Rp1.378 triliun atau 53,2%, dan penerimaan pajak Rp1.171 triliun atau naik 58% dibandingkan tahun lalu. Kemudian penerimaan bea dan cukai Rp206,2 triliun atau 30,5%, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp386 triliun atau 38,9%, sedangkan belanja negaranya Rp1.657 triliun.&quot;Sehingga terjadi keseimbangan primer sebesar Rp342,1 triliun dan Indonesia per Agustus 2022 surplus Rp107,4 triliun,&quot; pungkas Airlangga.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kembali terkait realisasi belanja.
&quot;Per 31 Agustus 2022, realisasi belanja Kementerian/Lembaga (K/L) adalah sebesar Rp575,8 triliun, dimana belanja pegawai sebesar Rp170,5 triliun, naik 4,8% dibandingkan tahun lalu (year-on-year/yoy),&quot; ujar Airlangga dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (11/10/2022).
BACA JUGA:Menko Airlangga Optmistis Ekonomi RI Tumbuh 5,2% di Kuartal III dan IV 2022

Kemudian tercatat belanja barang sebesar Rp221,9 triliun yang terdiri dari belanja barang lain Rp161 triliun dan PEN Rp60,9 triliun. Pemanfaatan ini antara lain di Kementerian Kesehatan untuk klaim pasien, insentif nakes, dan vaksinasi, Kementerian Pertahanan untuk alutsista, kemudian juga untuk Kementerian Keuangan untuk biodiesel dan beasiswa LPDP, dan Kementerian Agama terkait BOS.
&quot;Belanja modal sebesar Rp87,4 triliun. Ini juga pemanfaatannya untuk peralatan dan permesinan Rp39,9 triliun, ini di Kemhan, Polri, dan di gedung bangunan Rp10,5 triliun, juga di jalan dan jaringan irigasi sebesar Rp30,3 triliun,&quot; ungkap Airlangga.
BACA JUGA:Sistem Pensiunan PNS Dianggap Tak Sesuai Kondisi Ekonomi RI, Bagaimana Solusinya?

Dilaporkan juga bahwa realisasi APBN, pendapatan negara hingga Agustus 2022 sebesar Rp1.764,8 triliun atau 49,8%, penerimaan perpajakan Rp1.378 triliun atau 53,2%, dan penerimaan pajak Rp1.171 triliun atau naik 58% dibandingkan tahun lalu. Kemudian penerimaan bea dan cukai Rp206,2 triliun atau 30,5%, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp386 triliun atau 38,9%, sedangkan belanja negaranya Rp1.657 triliun.&quot;Sehingga terjadi keseimbangan primer sebesar Rp342,1 triliun dan Indonesia per Agustus 2022 surplus Rp107,4 triliun,&quot; pungkas Airlangga.</content:encoded></item></channel></rss>
