<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kriteria PLTU Batu Bara yang Bakal Dipensiunkan</title><description>Ini kriteria Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara yang bakal  dipensiunkan. Kriteria ini telah dikantongi PT PLN (Persero).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/11/320/2684985/kriteria-pltu-batu-bara-yang-bakal-dipensiunkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/11/320/2684985/kriteria-pltu-batu-bara-yang-bakal-dipensiunkan"/><item><title>Kriteria PLTU Batu Bara yang Bakal Dipensiunkan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/11/320/2684985/kriteria-pltu-batu-bara-yang-bakal-dipensiunkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/11/320/2684985/kriteria-pltu-batu-bara-yang-bakal-dipensiunkan</guid><pubDate>Selasa 11 Oktober 2022 16:24 WIB</pubDate><dc:creator>Rizky Fauzan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/11/320/2684985/kriteria-pltu-batu-bara-yang-bakal-dipensiunkan-cTdFV0XMp6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PLTU batu bara akan dipensiunkan (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/11/320/2684985/kriteria-pltu-batu-bara-yang-bakal-dipensiunkan-cTdFV0XMp6.jpg</image><title>PLTU batu bara akan dipensiunkan (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ini kriteria Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara yang bakal dipensiunkan. Kriteria ini telah dikantongi PT PLN (Persero).
Executive Vice President Power Generation and New &amp;amp; Renewable Energy PLN Herry Nugraha mengatakan perseroan akan terus mendukung upaya pemerintah mencapai target netral karbon atau net zero emission pada 2060.
BACA JUGA:4 Kriteria PLTU yang Dipensiunkan Tahun Ini

Herry mengungkapkan setidaknya terdapat empat kriteria yang bakal dipakai dalam implementasi pensiun dini PLTU. Kriteria pertama yakni menyangkut aspek keekonomian apabila PLTU ditambahkan fasilitas Carbon Capture and Storage/Carbon Capture, Utilization and Storage (CCS/CCUS).
&quot;Pertama, apabila PLTU mungkin tidak feasible atau tidak terlalu mahal atau jika dibangun fasilitas CCU dan CCUS kalau itu memang tidak memungkinkan dibangun karena mungkin space dan sebagainya, maka itu akan yang diutamakan untuk dilakukan retirement,&quot; kata Harry dalam acara Indonesia Sustainable Energy Week (ISEW) 2022, dikutip Selasa (11/10/2022).
BACA JUGA:Pensiunkan PLTU, RI Targetkan Penurunan Emisi Karbon

Lalu, Kriteria kedua yakni PLTU yang berlokasi di Pulau Jawa akan menjadi yang diprioritaskan terlebih dahulu untuk dipensiunkan. Namun, dengan tetap mempertimbangkan fungsi serta keandalan dari PLTU itu sendiri.
&quot;Kita juga pahami bahwa pembangkit ada fungsinya bagaimanakah fungsi baik itu untuk menambah kapasitas dan fungsi keandalan jadi itu jadi pertimbangan,&quot; kata dia.
Misalnya, lanjutnya, seperti PLTU yang menyuplai listrik untuk kebutuhan pabrik atau wilayah DKI Jakarta akan dikesampingkan sementara waktu. Mengingat, permintaan listrik di wilayah itu sangat cukup tinggi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNC8zMC8xLzEyMTI4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kriteria ketiga, perusahaan juga akan mempertimbangkan usia PLTU.  Adapun dari sisi teknologi pembangkit yang sudah tua yang subcritical  teknologi akan sangat diutamakan untuk dipensiunkan.
Kemudian kriteria keempat, PLTU yang masuk dalam pensiun dini akan  dihitung berdasarkan keandalan pasokan. PLTU yang memasok transmisi  dengan tegangan ekstra tinggi 500 kV akan diprioritaskan untuk  dipensiunkan daripada pasokan transmisi 150 kV.
&quot;Empat saringan tersebut yang akan menjadi mekanisme penyelesaian  retirement PLTU. Nantinya akan dipilih mana yang paling tua untuk paling  dipercepat pensiunannya,&quot; ucapnya.
Sebagaimana diketahui, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)  Arifin Tasrif sempat mengatakan bahwa setidaknya tiga PLTU yang segera  diakhiri masa operasionalnya dalam waktu dekat ini.
Menurut dia, PLTU yang akan dipensiunkan itu sudah masuk ke dalam uji  kelayakan (feasibility study). Namun sayangnya, dia masih enggan  menyebutkan PLTU mana saja yang akan dihentikan dalam waktu dekat ini.
Dia menyebut, pihaknya bekerja sama dengan World Bank dan Asian  Development Bank (ADB) terkait pembiayaan untuk memensiunkan PLTU ini.
&quot;Ini sekarang sedang dibahas dengan World Bank, ADB. Mudah-mudahan  ini bisa concluded di akhir tahun. Mudah-mudahan sebelum G20 (November  di Bali),&quot; ungkapnya saat ditemui wartawan di Gedung Kementerian ESDM.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ini kriteria Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara yang bakal dipensiunkan. Kriteria ini telah dikantongi PT PLN (Persero).
Executive Vice President Power Generation and New &amp;amp; Renewable Energy PLN Herry Nugraha mengatakan perseroan akan terus mendukung upaya pemerintah mencapai target netral karbon atau net zero emission pada 2060.
BACA JUGA:4 Kriteria PLTU yang Dipensiunkan Tahun Ini

Herry mengungkapkan setidaknya terdapat empat kriteria yang bakal dipakai dalam implementasi pensiun dini PLTU. Kriteria pertama yakni menyangkut aspek keekonomian apabila PLTU ditambahkan fasilitas Carbon Capture and Storage/Carbon Capture, Utilization and Storage (CCS/CCUS).
&quot;Pertama, apabila PLTU mungkin tidak feasible atau tidak terlalu mahal atau jika dibangun fasilitas CCU dan CCUS kalau itu memang tidak memungkinkan dibangun karena mungkin space dan sebagainya, maka itu akan yang diutamakan untuk dilakukan retirement,&quot; kata Harry dalam acara Indonesia Sustainable Energy Week (ISEW) 2022, dikutip Selasa (11/10/2022).
BACA JUGA:Pensiunkan PLTU, RI Targetkan Penurunan Emisi Karbon

Lalu, Kriteria kedua yakni PLTU yang berlokasi di Pulau Jawa akan menjadi yang diprioritaskan terlebih dahulu untuk dipensiunkan. Namun, dengan tetap mempertimbangkan fungsi serta keandalan dari PLTU itu sendiri.
&quot;Kita juga pahami bahwa pembangkit ada fungsinya bagaimanakah fungsi baik itu untuk menambah kapasitas dan fungsi keandalan jadi itu jadi pertimbangan,&quot; kata dia.
Misalnya, lanjutnya, seperti PLTU yang menyuplai listrik untuk kebutuhan pabrik atau wilayah DKI Jakarta akan dikesampingkan sementara waktu. Mengingat, permintaan listrik di wilayah itu sangat cukup tinggi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNC8zMC8xLzEyMTI4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kriteria ketiga, perusahaan juga akan mempertimbangkan usia PLTU.  Adapun dari sisi teknologi pembangkit yang sudah tua yang subcritical  teknologi akan sangat diutamakan untuk dipensiunkan.
Kemudian kriteria keempat, PLTU yang masuk dalam pensiun dini akan  dihitung berdasarkan keandalan pasokan. PLTU yang memasok transmisi  dengan tegangan ekstra tinggi 500 kV akan diprioritaskan untuk  dipensiunkan daripada pasokan transmisi 150 kV.
&quot;Empat saringan tersebut yang akan menjadi mekanisme penyelesaian  retirement PLTU. Nantinya akan dipilih mana yang paling tua untuk paling  dipercepat pensiunannya,&quot; ucapnya.
Sebagaimana diketahui, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)  Arifin Tasrif sempat mengatakan bahwa setidaknya tiga PLTU yang segera  diakhiri masa operasionalnya dalam waktu dekat ini.
Menurut dia, PLTU yang akan dipensiunkan itu sudah masuk ke dalam uji  kelayakan (feasibility study). Namun sayangnya, dia masih enggan  menyebutkan PLTU mana saja yang akan dihentikan dalam waktu dekat ini.
Dia menyebut, pihaknya bekerja sama dengan World Bank dan Asian  Development Bank (ADB) terkait pembiayaan untuk memensiunkan PLTU ini.
&quot;Ini sekarang sedang dibahas dengan World Bank, ADB. Mudah-mudahan  ini bisa concluded di akhir tahun. Mudah-mudahan sebelum G20 (November  di Bali),&quot; ungkapnya saat ditemui wartawan di Gedung Kementerian ESDM.</content:encoded></item></channel></rss>
