<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Ajak Bank Dunia Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani mengajak Bank Dunia mewujudkan berbagai agenda prioritas Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/12/320/2685386/sri-mulyani-ajak-bank-dunia-wujudkan-ketahanan-pangan-dan-energi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/12/320/2685386/sri-mulyani-ajak-bank-dunia-wujudkan-ketahanan-pangan-dan-energi"/><item><title>Sri Mulyani Ajak Bank Dunia Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/12/320/2685386/sri-mulyani-ajak-bank-dunia-wujudkan-ketahanan-pangan-dan-energi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/12/320/2685386/sri-mulyani-ajak-bank-dunia-wujudkan-ketahanan-pangan-dan-energi</guid><pubDate>Rabu 12 Oktober 2022 09:43 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/12/320/2685386/sri-mulyani-ajak-bank-dunia-wujudkan-ketahanan-pangan-dan-energi-atKM9cjvDK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani ajak bank dunia wujudkan ketahanan pangan dan energi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/12/320/2685386/sri-mulyani-ajak-bank-dunia-wujudkan-ketahanan-pangan-dan-energi-atKM9cjvDK.jpg</image><title>Sri Mulyani ajak bank dunia wujudkan ketahanan pangan dan energi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengajak Bank Dunia mewujudkan berbagai agenda prioritas Indonesia. Antara lain pemulihan ekonomi, ketahanan pangan dan energi, hingga mitigasi perubahan iklim.
Ajakan tersebut disampaikan Sri Mulyani dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Grup Bank Dunia (WBG) David Malpass di Washington D.C., Amerika Serikat yang dikutip dari Antara, Rabu (12/10/2022).
BACA JUGA:Sri Mulyani: Menkeu dan Mentan G20 Siap Mitigasi Risiko Krisis Pangan

Dalam keterangan resmi dari Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Selasa, pertemuan antara Sri Mulyani dan Malpass ini juga membahas perkembangan ekonomi global terkini dan outlook, tensi geopolitik, serta isu G20.
Sri Mulyani menyampaikan progres pemulihan ekonomi Indonesia dari dampak pandemi COVID-19, serta upaya pengendalian inflasi termasuk dukungan Bank Dunia dalam mereformasi perpajakan dan sektor keuangan.
BACA JUGA:Sri Mulyani Raih Rp8,22 Triliun dari Lelang SUN

Dia mengatakan ingin Bank Dunia dapat lebih terlibat dalam pencapaian berbagai agenda penting Indonesia baik dari sisi pendanaan maupun nonpendanaan.

Terkait isu G20, Sri Mulyani memberikan update dan mencari dukungan terkait agenda prioritas Presidensi G20 Indonesia khususnya di jalur keuangan termasuk dalam aksi jangka menengah untuk ketahanan pangan.
Untuk perubahan iklim, Sri Mulyani menyambut dukungan Bank Dunia dalam mendorong inisiatif dekarbonisasi Indonesia secara adil dan terjangkau melalui transisi energi, Country Platform, nilai ekonomi karbon, dan pembiayaan iklim inovatif.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wMi80LzE1MTM5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sri Mulyani dan Bank Dunia mengeksplorasi cara yang dapat digunakan  dalam memperkuat penurunan emisi gas rumah kaca seperti melalui dana  perwalian atau trust fund Bank Dunia dan Scaling Up Climate by Lowering  Emissions (SCALE).
Presiden Grup Bank Dunia David Malpass pun mengapresiasi langkah  Indonesia yang telah memberikan kontribusi pada Dana Perantara Keuangan  atau Financial Intermediary Fund (FIF) G20 yang dikelola oleh Bank  Dunia.
Ia memastikan Bank Dunia akan terus menggunakan berbagai sumber daya  untuk mendukung pemulihan global termasuk meningkatkan ketahanan pangan,  arsitektur kesehatan global, transisi energi, serta perubahan iklim.
Khusus untuk kebijakan Indonesia, Malpass memuji langkah pemerintah dalam menurunkan biaya subsidi.
Ia juga melihat manfaat besar yang dinikmati Indonesia dari bantuan  sosial yang disalurkan langsung ke masyarakat termasuk bantuan sosial  pangan dan BBM.
Malpass menegaskan kembali komitmen Bank Dunia untuk mendukung  reformasi sektor energi Indonesia sebagai bagian dari upaya transisi  energi.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengajak Bank Dunia mewujudkan berbagai agenda prioritas Indonesia. Antara lain pemulihan ekonomi, ketahanan pangan dan energi, hingga mitigasi perubahan iklim.
Ajakan tersebut disampaikan Sri Mulyani dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Grup Bank Dunia (WBG) David Malpass di Washington D.C., Amerika Serikat yang dikutip dari Antara, Rabu (12/10/2022).
BACA JUGA:Sri Mulyani: Menkeu dan Mentan G20 Siap Mitigasi Risiko Krisis Pangan

Dalam keterangan resmi dari Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Selasa, pertemuan antara Sri Mulyani dan Malpass ini juga membahas perkembangan ekonomi global terkini dan outlook, tensi geopolitik, serta isu G20.
Sri Mulyani menyampaikan progres pemulihan ekonomi Indonesia dari dampak pandemi COVID-19, serta upaya pengendalian inflasi termasuk dukungan Bank Dunia dalam mereformasi perpajakan dan sektor keuangan.
BACA JUGA:Sri Mulyani Raih Rp8,22 Triliun dari Lelang SUN

Dia mengatakan ingin Bank Dunia dapat lebih terlibat dalam pencapaian berbagai agenda penting Indonesia baik dari sisi pendanaan maupun nonpendanaan.

Terkait isu G20, Sri Mulyani memberikan update dan mencari dukungan terkait agenda prioritas Presidensi G20 Indonesia khususnya di jalur keuangan termasuk dalam aksi jangka menengah untuk ketahanan pangan.
Untuk perubahan iklim, Sri Mulyani menyambut dukungan Bank Dunia dalam mendorong inisiatif dekarbonisasi Indonesia secara adil dan terjangkau melalui transisi energi, Country Platform, nilai ekonomi karbon, dan pembiayaan iklim inovatif.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wMi80LzE1MTM5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sri Mulyani dan Bank Dunia mengeksplorasi cara yang dapat digunakan  dalam memperkuat penurunan emisi gas rumah kaca seperti melalui dana  perwalian atau trust fund Bank Dunia dan Scaling Up Climate by Lowering  Emissions (SCALE).
Presiden Grup Bank Dunia David Malpass pun mengapresiasi langkah  Indonesia yang telah memberikan kontribusi pada Dana Perantara Keuangan  atau Financial Intermediary Fund (FIF) G20 yang dikelola oleh Bank  Dunia.
Ia memastikan Bank Dunia akan terus menggunakan berbagai sumber daya  untuk mendukung pemulihan global termasuk meningkatkan ketahanan pangan,  arsitektur kesehatan global, transisi energi, serta perubahan iklim.
Khusus untuk kebijakan Indonesia, Malpass memuji langkah pemerintah dalam menurunkan biaya subsidi.
Ia juga melihat manfaat besar yang dinikmati Indonesia dari bantuan  sosial yang disalurkan langsung ke masyarakat termasuk bantuan sosial  pangan dan BBM.
Malpass menegaskan kembali komitmen Bank Dunia untuk mendukung  reformasi sektor energi Indonesia sebagai bagian dari upaya transisi  energi.</content:encoded></item></channel></rss>
