<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Anjlok Tertekan Data Inflasi AS</title><description>Harga emas berjangka anjlok pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/13/320/2686097/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-data-inflasi-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/13/320/2686097/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-data-inflasi-as"/><item><title>Harga Emas Berjangka Anjlok Tertekan Data Inflasi AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/13/320/2686097/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-data-inflasi-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/13/320/2686097/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-data-inflasi-as</guid><pubDate>Kamis 13 Oktober 2022 07:29 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/13/320/2686097/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-data-inflasi-as-VPbBp0kqk1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/13/320/2686097/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-data-inflasi-as-VPbBp0kqk1.jpg</image><title>Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas berjangka anjlok pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Harga emas berbalik melemah dari kenaikan sesi sebelumnya karena data ekonomi menunjukkan inflasi berlanjut di Amerika Serikat dan investor menghindari taruhan besar menjelang data inflasi utama minggu ini.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange tergelincir USD8,5 atau 0,5%, menjadi ditutup pada USD1.677,50 per ounce, dilansir dari Antara, Kamis (13/10/2022).
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Naik Usai Melemah 4 Hari Berturut

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Rabu (12/10/2022) bahwa indeks harga produsen (IHP), ukuran harga yang diperoleh bisnis AS untuk barang dan jasa yang mereka hasilkan, meningkat 0,4% pada September, lebih tinggi dari perkiraan pasar untuk kenaikan 0,2%.
Data inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi memperkuat ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan terus secara agresif menaikkan suku bunga, sehingga meredam emas.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp11.000 

Tak lama setelah lantai perdagangan emas ditutup, risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dirilis. Risalah menunjukkan bahwa melihat sedikit bukti inflasi turun lumayan, Federal Reserve bertujuan untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi sampai melihat bukti &quot;menarik&quot; penurunan inflasi.
Risalah menunjukkan bahwa pembuat kebijakan menyatakan keprihatinan atas persistensi inflasi yang tinggi, dan banyak yang lebih khawatir melakukan terlalu sedikit tindakan untuk mengendalikan inflasi daripada terlalu banyak.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMC80LzE1NDY0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pedagang juga dengan hati-hati menunggu laporan indeks harga konsumen  (IHK) AS untuk September yang akan dirilis pada Kamis waktu setempat,  untuk indikasi terbaru tentang gambaran inflasi. Para analis  memperkirakan inflasi harga konsumen, pengukur inflasi yang lebih  diawasi menunjukkan inflasi tetap mendekati level tertinggi 40 tahun.
Harga emas masih bertahan di bawah level support utama USD1.700,  karena tekanan dari dolar meningkat di tengah sinyal yang lebih hawkish  dari Federal Reserve.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 54,9 sen  atau 2,82% menjadi ditutup pada USD18,938 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Januari turun USD18,1 atau 2,01% menjadi ditutup pada USD881  per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas berjangka anjlok pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Harga emas berbalik melemah dari kenaikan sesi sebelumnya karena data ekonomi menunjukkan inflasi berlanjut di Amerika Serikat dan investor menghindari taruhan besar menjelang data inflasi utama minggu ini.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange tergelincir USD8,5 atau 0,5%, menjadi ditutup pada USD1.677,50 per ounce, dilansir dari Antara, Kamis (13/10/2022).
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Naik Usai Melemah 4 Hari Berturut

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Rabu (12/10/2022) bahwa indeks harga produsen (IHP), ukuran harga yang diperoleh bisnis AS untuk barang dan jasa yang mereka hasilkan, meningkat 0,4% pada September, lebih tinggi dari perkiraan pasar untuk kenaikan 0,2%.
Data inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi memperkuat ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan terus secara agresif menaikkan suku bunga, sehingga meredam emas.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp11.000 

Tak lama setelah lantai perdagangan emas ditutup, risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dirilis. Risalah menunjukkan bahwa melihat sedikit bukti inflasi turun lumayan, Federal Reserve bertujuan untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi sampai melihat bukti &quot;menarik&quot; penurunan inflasi.
Risalah menunjukkan bahwa pembuat kebijakan menyatakan keprihatinan atas persistensi inflasi yang tinggi, dan banyak yang lebih khawatir melakukan terlalu sedikit tindakan untuk mengendalikan inflasi daripada terlalu banyak.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMC80LzE1NDY0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pedagang juga dengan hati-hati menunggu laporan indeks harga konsumen  (IHK) AS untuk September yang akan dirilis pada Kamis waktu setempat,  untuk indikasi terbaru tentang gambaran inflasi. Para analis  memperkirakan inflasi harga konsumen, pengukur inflasi yang lebih  diawasi menunjukkan inflasi tetap mendekati level tertinggi 40 tahun.
Harga emas masih bertahan di bawah level support utama USD1.700,  karena tekanan dari dolar meningkat di tengah sinyal yang lebih hawkish  dari Federal Reserve.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 54,9 sen  atau 2,82% menjadi ditutup pada USD18,938 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Januari turun USD18,1 atau 2,01% menjadi ditutup pada USD881  per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
