<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hati-Hati! Luhut Prediksi Inflasi di RI Melonjak</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan memprediksi angka inflasi di Indonesia akan mengalami kenaikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/13/320/2686269/hati-hati-luhut-prediksi-inflasi-di-ri-melonjak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/13/320/2686269/hati-hati-luhut-prediksi-inflasi-di-ri-melonjak"/><item><title>Hati-Hati! Luhut Prediksi Inflasi di RI Melonjak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/13/320/2686269/hati-hati-luhut-prediksi-inflasi-di-ri-melonjak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/13/320/2686269/hati-hati-luhut-prediksi-inflasi-di-ri-melonjak</guid><pubDate>Kamis 13 Oktober 2022 11:47 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/13/320/2686269/hati-hati-luhut-prediksi-inflasi-di-ri-melonjak-6f5dVIozpT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/13/320/2686269/hati-hati-luhut-prediksi-inflasi-di-ri-melonjak-6f5dVIozpT.jpg</image><title>Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memprediksi angka inflasi di Indonesia akan mengalami kenaikan.
Menurut dia hal itu dikarenakan kondisi ekonomi global saat ini dalam keadaan yang tidak baik, ditambah lagi kedepannya dunia akan menghadapi badai hebat atau the perfect Strom.
BACA JUGA:Bidik Rp800 Triliun, Luhut Minta Kepala Daerah Percepat Belanja Produk Dalam Negeri

Luhut mengatakan inflasi Indonesia per September sudah mencapai 9,59%  year-on-year dan angka tersebut sudah melewati sasaran 2022 sebesar 4%.
&quot;Diperkirakan tahun ini kita mungkin akan naik lagi dari situ dan tahun depan juga akan kembali naik. Ini adalah akibat dari adanya Gejolak dunia yang tidak dapat kita hindari,&quot; katanya saat memberikan sambutan dalam acara Gernas BBI Maluku Utara 2022, Kamis (13/10/2022).
BACA JUGA:Tak Lagi BBM, Menko Luhut Pastikan Pemerintah Pakai Kendaraan Listrik Tahun Depan

Di lain sisi, Luhut bersyukur bahwa ekonomi Indonesia saat masih dalam kondisi yang baik dibandingkan negara-negara lainnya.Luhut menyebutkan, saat ini tingkat konsumsi masyarakat Indonesia sudah kembali pulih dengan cepat dan nilai investasi Indonesia masih relatif stabil
&quot;Kita juga perlu bersyukur bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini juga sudah membaik tumbuh masih di atas 5%, emulihan konsumsi juga cepat dan investasi yang relatif stabil dan ekspor yang tumbuh tinggi telah menopang perbaikan tersebut,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memprediksi angka inflasi di Indonesia akan mengalami kenaikan.
Menurut dia hal itu dikarenakan kondisi ekonomi global saat ini dalam keadaan yang tidak baik, ditambah lagi kedepannya dunia akan menghadapi badai hebat atau the perfect Strom.
BACA JUGA:Bidik Rp800 Triliun, Luhut Minta Kepala Daerah Percepat Belanja Produk Dalam Negeri

Luhut mengatakan inflasi Indonesia per September sudah mencapai 9,59%  year-on-year dan angka tersebut sudah melewati sasaran 2022 sebesar 4%.
&quot;Diperkirakan tahun ini kita mungkin akan naik lagi dari situ dan tahun depan juga akan kembali naik. Ini adalah akibat dari adanya Gejolak dunia yang tidak dapat kita hindari,&quot; katanya saat memberikan sambutan dalam acara Gernas BBI Maluku Utara 2022, Kamis (13/10/2022).
BACA JUGA:Tak Lagi BBM, Menko Luhut Pastikan Pemerintah Pakai Kendaraan Listrik Tahun Depan

Di lain sisi, Luhut bersyukur bahwa ekonomi Indonesia saat masih dalam kondisi yang baik dibandingkan negara-negara lainnya.Luhut menyebutkan, saat ini tingkat konsumsi masyarakat Indonesia sudah kembali pulih dengan cepat dan nilai investasi Indonesia masih relatif stabil
&quot;Kita juga perlu bersyukur bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini juga sudah membaik tumbuh masih di atas 5%, emulihan konsumsi juga cepat dan investasi yang relatif stabil dan ekspor yang tumbuh tinggi telah menopang perbaikan tersebut,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
