<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi RI Jadi Penyelamat di Tengah Ancaman 'Badai', Sri Mulyani: Jangan Berpuas Diri</title><description>Ekonomi Indonesia tidak terdampak signifikan dari ketidakpastian ekonomi global yang timbul akibat perang dan covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/13/320/2686281/ekonomi-ri-jadi-penyelamat-di-tengah-ancaman-badai-sri-mulyani-jangan-berpuas-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/13/320/2686281/ekonomi-ri-jadi-penyelamat-di-tengah-ancaman-badai-sri-mulyani-jangan-berpuas-diri"/><item><title>Ekonomi RI Jadi Penyelamat di Tengah Ancaman 'Badai', Sri Mulyani: Jangan Berpuas Diri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/13/320/2686281/ekonomi-ri-jadi-penyelamat-di-tengah-ancaman-badai-sri-mulyani-jangan-berpuas-diri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/13/320/2686281/ekonomi-ri-jadi-penyelamat-di-tengah-ancaman-badai-sri-mulyani-jangan-berpuas-diri</guid><pubDate>Kamis 13 Oktober 2022 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/13/320/2686281/ekonomi-ri-jadi-penyelamat-di-tengah-ancaman-badai-sri-mulyani-jangan-berpuas-diri-uK3gr96cCC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi Indonesia baik-baik saja (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/13/320/2686281/ekonomi-ri-jadi-penyelamat-di-tengah-ancaman-badai-sri-mulyani-jangan-berpuas-diri-uK3gr96cCC.jpg</image><title>Ekonomi Indonesia baik-baik saja (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ekonomi Indonesia tidak terdampak signifikan dari ketidakpastian ekonomi global yang timbul akibat perang dan covid-19. Bahkan, Indonesia berpeluang menjadi penyelamat di tengah badai ekonomi global melalui Presidensi G20.
BACA JUGA:Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 5% pada 2023
&quot;Perang yang mengakibatkan ancaman krisis pangan dan energi, tingginya nilai tukar dolar dan suku bunga, merupakan perpaduan yang berpotensi menyebabkan terjadinya &amp;lsquo;badai&amp;rsquo;, terutama di negara-negara berkembang,&quot; ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam akun Instagramnya @smindrawati pada Kamis(13/10/2022).

Meskipun demikian, di tengah perlambatan ekonomi yang terjadi di negara berkembang, Indonesia justru baik-baik saja. Menurut prediksi IMF, ekonomi Indonesia mampu tumbuh sebesar 5% pada tahun 2023.
BACA JUGA:Jokowi Pamer Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Kita Ini Tertinggi Loh di G20
&quot;Kita tentunya tidak cepat berpuas diri. Indonesia masih bertanggung jawab besar dalam memimpin kolaborasi G20 demi menyelamatkan negara-negara rentan dari &amp;lsquo;badai&amp;rsquo; ekonomi yang mungkin terjadi,&quot; terang Sri.


Dalam postingan tersebut, Sri Mulyani membagikan momen saat  menyempatkan diri memenuhi undangan wawancara di Bloomberg News Studio  di Washington DC.
&quot;Di hadapan Tim Bloomberg, saya share pengalaman suka duka Presidensi  G20 Indonesia di tengah kondisi ekonomi saat ini,&quot; ujar Sri.
Dia mengakui, memegang tanggung jawab memimpin forum ekonomi G20 saat  kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja bukanlah perkara mudah. Usai  wawancara, dia pun sempat berkeliling kantor (office tour) dan tak lupa  membawa pulang popcorn khas Bloomberg.
&quot;Sempat mampir ke Snack Station yang menjadi ciri khas kantor Bloomberg dan membawa pulang skinny popcorn,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ekonomi Indonesia tidak terdampak signifikan dari ketidakpastian ekonomi global yang timbul akibat perang dan covid-19. Bahkan, Indonesia berpeluang menjadi penyelamat di tengah badai ekonomi global melalui Presidensi G20.
BACA JUGA:Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 5% pada 2023
&quot;Perang yang mengakibatkan ancaman krisis pangan dan energi, tingginya nilai tukar dolar dan suku bunga, merupakan perpaduan yang berpotensi menyebabkan terjadinya &amp;lsquo;badai&amp;rsquo;, terutama di negara-negara berkembang,&quot; ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam akun Instagramnya @smindrawati pada Kamis(13/10/2022).

Meskipun demikian, di tengah perlambatan ekonomi yang terjadi di negara berkembang, Indonesia justru baik-baik saja. Menurut prediksi IMF, ekonomi Indonesia mampu tumbuh sebesar 5% pada tahun 2023.
BACA JUGA:Jokowi Pamer Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Kita Ini Tertinggi Loh di G20
&quot;Kita tentunya tidak cepat berpuas diri. Indonesia masih bertanggung jawab besar dalam memimpin kolaborasi G20 demi menyelamatkan negara-negara rentan dari &amp;lsquo;badai&amp;rsquo; ekonomi yang mungkin terjadi,&quot; terang Sri.


Dalam postingan tersebut, Sri Mulyani membagikan momen saat  menyempatkan diri memenuhi undangan wawancara di Bloomberg News Studio  di Washington DC.
&quot;Di hadapan Tim Bloomberg, saya share pengalaman suka duka Presidensi  G20 Indonesia di tengah kondisi ekonomi saat ini,&quot; ujar Sri.
Dia mengakui, memegang tanggung jawab memimpin forum ekonomi G20 saat  kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja bukanlah perkara mudah. Usai  wawancara, dia pun sempat berkeliling kantor (office tour) dan tak lupa  membawa pulang popcorn khas Bloomberg.
&quot;Sempat mampir ke Snack Station yang menjadi ciri khas kantor Bloomberg dan membawa pulang skinny popcorn,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
