<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BTPN Syariah (BTPS) Rombak Komisaris, Ini Daftarnya</title><description>PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) mengubah jajaran komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/14/278/2686888/btpn-syariah-btps-rombak-komisaris-ini-daftarnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/14/278/2686888/btpn-syariah-btps-rombak-komisaris-ini-daftarnya"/><item><title>BTPN Syariah (BTPS) Rombak Komisaris, Ini Daftarnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/14/278/2686888/btpn-syariah-btps-rombak-komisaris-ini-daftarnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/14/278/2686888/btpn-syariah-btps-rombak-komisaris-ini-daftarnya</guid><pubDate>Jum'at 14 Oktober 2022 09:56 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/14/278/2686888/btpn-syariah-btps-rombak-komisaris-ini-daftarnya-dvhL4G5G6q.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BTPS rombak jajaran komisaris (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/14/278/2686888/btpn-syariah-btps-rombak-komisaris-ini-daftarnya-dvhL4G5G6q.jpeg</image><title>BTPS rombak jajaran komisaris (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) mengubah jajaran komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). BTPS menetapkan Ongki Wanadjati Dana sebagai dewan komisaris Perseroan.
Saat ini, Ongki Wanadjati Dana juga menjabat sebagai komisaris PT Bank BTPN Tbk (BTPN), yang merupakan Bank Induk BTPS.
BACA JUGA:BTPN Syariah (BTPS) Kantongi Laba Bersih Rp411 Miliar di Kuartal I-2022

Direktur Kepatuhan sekaligus Sekretaris Perusahaan Bank BTPN Syariah Arief Ismail mengatakan, Ongki mempunyai pengalaman yang sangat kaya di dunia perbankan terutama dalam transformasi digital pada Bank BTPN.
&quot;Kami yakin perannya akan memberikan kontribusi optimal bagi perseroan yang kini tengah bertransformasi mewujudkan aspirasi besarnya yakni Sharia Digital Ecosystem for Unbanked dengan segala tantangannya,&quot; ungkap Arief dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (14/10/2022).
BACA JUGA:Henoch Munandar Ditunjuk Jadi Dirut BTPN, Ini Jajaran Direksi Terbaru

Selama 40 Tahun berkarier, Ongki telah menyumbangkan pengalamannya yang luas di sektor industri perbankan Indonesia. Ongki meniti karirnya sebagai Executive Development Program Trainee di Citibank, N.A pada tahun 1982, kemudian melanjutkan karirnya di berbagai Bank ternama di Indonesia seperti, Universal antara tahun 1999-2002.
Ongki diangkat menjadi dewan komisaris BTPN melalui RUPSLB. Sementara itu, pemegang saham yang berhak menghadiri rapat dan memberikan suaranya adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham BTPS dalam penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (&amp;ldquo;KSEI&amp;rdquo;) pada 20 September 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dengan bergabungnya Ongki, maka susunan anggota dewan komisaris perseroan, sebagai berikut:
1. Komisaris Utama &amp;amp; Komisaris Independen: Kemal Azis Stamboel
2. Komisaris Independen: Dewie Pelitawati
3. Komisaris: Ongki Wanadjati Dana
4. Komisaris: Yenny Lim
Sebagai informasi, dalam RUPSLB itu tidak terjadi perubahan susunan anggota direksi maupun dewan pengawas syariah perseroan.
BTPN Syariah juga telah mempublikasikan hasil kinerja semester satu  tahun 2022 pada bulan Juli lalu, dengan hasil prima yang ditunjukkan  dengan pertumbuhan pembiayaan sebesar 11% (year on year/ yoy) menjadi  Rp11,1 triliun. Pertumbuhan pembiayaan tersebut sejalan dengan kemampuan  bank untuk tetap menjaga kualitas pembiayaan.
Dana Pihak Ketiga mencapai Rp11,8 triliun tumbuh 12% dari Rp10,6  triliun (yoy). Adapun, total aset BTPN Syariah tumbuh 16% menjadi Rp20,1  triliun dari Rp17,4 triliun (yoy), dengan rasio kecukupan modal  (Capital Adequacy Ratio/CAR) berada di posisi 48,4%. Laba bersih setelah  pajak (NPAT) mencapai Rp856 Miliar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) mengubah jajaran komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). BTPS menetapkan Ongki Wanadjati Dana sebagai dewan komisaris Perseroan.
Saat ini, Ongki Wanadjati Dana juga menjabat sebagai komisaris PT Bank BTPN Tbk (BTPN), yang merupakan Bank Induk BTPS.
BACA JUGA:BTPN Syariah (BTPS) Kantongi Laba Bersih Rp411 Miliar di Kuartal I-2022

Direktur Kepatuhan sekaligus Sekretaris Perusahaan Bank BTPN Syariah Arief Ismail mengatakan, Ongki mempunyai pengalaman yang sangat kaya di dunia perbankan terutama dalam transformasi digital pada Bank BTPN.
&quot;Kami yakin perannya akan memberikan kontribusi optimal bagi perseroan yang kini tengah bertransformasi mewujudkan aspirasi besarnya yakni Sharia Digital Ecosystem for Unbanked dengan segala tantangannya,&quot; ungkap Arief dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (14/10/2022).
BACA JUGA:Henoch Munandar Ditunjuk Jadi Dirut BTPN, Ini Jajaran Direksi Terbaru

Selama 40 Tahun berkarier, Ongki telah menyumbangkan pengalamannya yang luas di sektor industri perbankan Indonesia. Ongki meniti karirnya sebagai Executive Development Program Trainee di Citibank, N.A pada tahun 1982, kemudian melanjutkan karirnya di berbagai Bank ternama di Indonesia seperti, Universal antara tahun 1999-2002.
Ongki diangkat menjadi dewan komisaris BTPN melalui RUPSLB. Sementara itu, pemegang saham yang berhak menghadiri rapat dan memberikan suaranya adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham BTPS dalam penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (&amp;ldquo;KSEI&amp;rdquo;) pada 20 September 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dengan bergabungnya Ongki, maka susunan anggota dewan komisaris perseroan, sebagai berikut:
1. Komisaris Utama &amp;amp; Komisaris Independen: Kemal Azis Stamboel
2. Komisaris Independen: Dewie Pelitawati
3. Komisaris: Ongki Wanadjati Dana
4. Komisaris: Yenny Lim
Sebagai informasi, dalam RUPSLB itu tidak terjadi perubahan susunan anggota direksi maupun dewan pengawas syariah perseroan.
BTPN Syariah juga telah mempublikasikan hasil kinerja semester satu  tahun 2022 pada bulan Juli lalu, dengan hasil prima yang ditunjukkan  dengan pertumbuhan pembiayaan sebesar 11% (year on year/ yoy) menjadi  Rp11,1 triliun. Pertumbuhan pembiayaan tersebut sejalan dengan kemampuan  bank untuk tetap menjaga kualitas pembiayaan.
Dana Pihak Ketiga mencapai Rp11,8 triliun tumbuh 12% dari Rp10,6  triliun (yoy). Adapun, total aset BTPN Syariah tumbuh 16% menjadi Rp20,1  triliun dari Rp17,4 triliun (yoy), dengan rasio kecukupan modal  (Capital Adequacy Ratio/CAR) berada di posisi 48,4%. Laba bersih setelah  pajak (NPAT) mencapai Rp856 Miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
