<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Tuan Rumah G20 saat Perang, Sri Mulyani: Bukan Perkara Mudah</title><description>Menjadi tuan rumah KTT G20 di tengah perang dan pandemi menjadi pengalaman menantang bagi Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/14/320/2686859/jadi-tuan-rumah-g20-saat-perang-sri-mulyani-bukan-perkara-mudah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/14/320/2686859/jadi-tuan-rumah-g20-saat-perang-sri-mulyani-bukan-perkara-mudah"/><item><title>Jadi Tuan Rumah G20 saat Perang, Sri Mulyani: Bukan Perkara Mudah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/14/320/2686859/jadi-tuan-rumah-g20-saat-perang-sri-mulyani-bukan-perkara-mudah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/14/320/2686859/jadi-tuan-rumah-g20-saat-perang-sri-mulyani-bukan-perkara-mudah</guid><pubDate>Jum'at 14 Oktober 2022 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/14/320/2686859/jadi-tuan-rumah-g20-saat-perang-sri-mulyani-bukan-perkara-mudah-b7gHBOteja.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani ungkap pengalaman presidensi G20 Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/14/320/2686859/jadi-tuan-rumah-g20-saat-perang-sri-mulyani-bukan-perkara-mudah-b7gHBOteja.jpg</image><title>Sri Mulyani ungkap pengalaman presidensi G20 Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia memegang Presidensi G20 tahun ini. Menjadi tuan rumah KTT G20 di tengah perang dan pandemi menjadi pengalaman menantang bagi Indonesia.
BACA JUGA:Sekjen PBB Minta G20 Fokus Pemulihan Ekonomi Global

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa memegang tanggung jawab memimpin forum ekonomi G20 saat kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja bukanlah perkara mudah.

&quot;Perang yang mengakibatkan ancaman krisis pangan dan energi, tingginya nilai tukar dolar dan suku bunga, merupakan perpaduan yang berpotensi menyebabkan terjadinya &amp;lsquo;badai&amp;rsquo;, terutama di negara-negara berkembang,&quot; ujar Sri, dikutip Jumat (14/10/2022).
BACA JUGA:Ini 6 Kesepakatan Pertemuan Menkeu dan Gubernur Bank Sentral G20

Meskipun demikian, di tengah perlambatan ekonomi yang terjadi di negara berkembang, dia menilai kondisi Indonesia dalam keadaan yang baik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMy80LzE1NDg2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kondisi tersebut didukung oleh IMF yang memprediksi ekonomi Indonesia mampu tumbuh sebesar 5% pada tahun 2023.
&quot;Indonesia tidak boleh cepat berpuas diri karena masih memiliki  tanggung jawab besar dalam memimpin kolaborasi G20 demi menyelamatkan  negara-negara rentan dari &amp;lsquo;badai&amp;rsquo; ekonomi yang mungkin terjadi,&quot; tandas  Sri.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia memegang Presidensi G20 tahun ini. Menjadi tuan rumah KTT G20 di tengah perang dan pandemi menjadi pengalaman menantang bagi Indonesia.
BACA JUGA:Sekjen PBB Minta G20 Fokus Pemulihan Ekonomi Global

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa memegang tanggung jawab memimpin forum ekonomi G20 saat kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja bukanlah perkara mudah.

&quot;Perang yang mengakibatkan ancaman krisis pangan dan energi, tingginya nilai tukar dolar dan suku bunga, merupakan perpaduan yang berpotensi menyebabkan terjadinya &amp;lsquo;badai&amp;rsquo;, terutama di negara-negara berkembang,&quot; ujar Sri, dikutip Jumat (14/10/2022).
BACA JUGA:Ini 6 Kesepakatan Pertemuan Menkeu dan Gubernur Bank Sentral G20

Meskipun demikian, di tengah perlambatan ekonomi yang terjadi di negara berkembang, dia menilai kondisi Indonesia dalam keadaan yang baik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMy80LzE1NDg2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kondisi tersebut didukung oleh IMF yang memprediksi ekonomi Indonesia mampu tumbuh sebesar 5% pada tahun 2023.
&quot;Indonesia tidak boleh cepat berpuas diri karena masih memiliki  tanggung jawab besar dalam memimpin kolaborasi G20 demi menyelamatkan  negara-negara rentan dari &amp;lsquo;badai&amp;rsquo; ekonomi yang mungkin terjadi,&quot; tandas  Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
