<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konsumsi Listrik di Indonesia Diprediksi Melonjak 600%</title><description>Konsumsi listrik di Indonsia diprediksi melonjak enam kali lipat atau 600%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/14/320/2686908/konsumsi-listrik-di-indonesia-diprediksi-melonjak-600</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/14/320/2686908/konsumsi-listrik-di-indonesia-diprediksi-melonjak-600"/><item><title>Konsumsi Listrik di Indonesia Diprediksi Melonjak 600%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/14/320/2686908/konsumsi-listrik-di-indonesia-diprediksi-melonjak-600</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/14/320/2686908/konsumsi-listrik-di-indonesia-diprediksi-melonjak-600</guid><pubDate>Jum'at 14 Oktober 2022 10:29 WIB</pubDate><dc:creator>Rizky Fauzan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/14/320/2686908/konsumsi-listrik-di-indonesia-diprediksi-melonjak-600-EoEdNX0GCm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebutuhan listrik naik 600% (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/14/320/2686908/konsumsi-listrik-di-indonesia-diprediksi-melonjak-600-EoEdNX0GCm.jpg</image><title>Kebutuhan listrik naik 600% (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Konsumsi listrik di Indonsia diprediksi melonjak enam kali lipat atau 600%. Analis kebijakan Direktorat Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Robi Kurniawan mengatakan bahwa proyeksi kebutuhan listrik Republik Indonesia diperkirakan akan melonjak hingga enam kali lipat pada 2060.
&quot;Demikian juga konsumsi listrik per kapita saat ini masih sekitar 1.000-an kilowatt hour per kapita, diperkirakan di tahun 2060 kebutuhan listrik per kapita kita hampir menyentuh 6.000 kilowatt hour per kapita,&quot; kata Robi dikutip Jumat (14/10/2022).
BACA JUGA:Tarif Listrik Oktober-Desember Tidak Naik, Berikut Daftar Harganya per 1 Oktober 2022

Dia menuturkan, untuk memenuhi kebutuhan energi yang naik enam kali lipat tersebut ada beberapa potensi yang kemudian akan dioptimalkan dan ini berdasarkan permodelan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.
BACA JUGA:Ini Alasan Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik hingga Desember 2022

&quot;Jadi yang akan mendominasi ke depan adalah tenaga surya, kemudian disusul juga dengan beberapa pembangkit energi terbarukan lainnya, jadi ditargetkan di tahun 2060 semua pembangkit dihasilkan dari pembangkit energi terbarukan,&quot; ujarnya.
Dia menuturkan, untuk mendukung keandalan sistem, dibutuhkan dukungan storage, baik itu pumping storage maupun berbasis kepada baterai.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMS8xLzE1NDcwOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Robi menyebut bahwa komposisi baurannya ke depan surya akan berperan  signifikan, dan nuklir menjadi salah satu opsi bagi Indonesia, yang  digunakan sebagai base load di dalam memenuhi bauran energi listrik  untuk memenuhi demand.
&quot;Faktor lain yang menjadi kunci adalah jaringan, jadi dengan jaringan  saat ini saja kita tentu tidak bisa mencapai NZE, oleh karena itu kita  perlu mengintegrasikan jaringan yang ada di Indonesia, jadi beberapa  pulau utama itu diinterkoneksikan dengan supergrid dan beberapa grid ini  sudah masuk di dalam RUPTL kita, sementara beberapa lainnya sudah  dibahas dalam narasi RUPTL selanjutnya,&quot; tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Konsumsi listrik di Indonsia diprediksi melonjak enam kali lipat atau 600%. Analis kebijakan Direktorat Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Robi Kurniawan mengatakan bahwa proyeksi kebutuhan listrik Republik Indonesia diperkirakan akan melonjak hingga enam kali lipat pada 2060.
&quot;Demikian juga konsumsi listrik per kapita saat ini masih sekitar 1.000-an kilowatt hour per kapita, diperkirakan di tahun 2060 kebutuhan listrik per kapita kita hampir menyentuh 6.000 kilowatt hour per kapita,&quot; kata Robi dikutip Jumat (14/10/2022).
BACA JUGA:Tarif Listrik Oktober-Desember Tidak Naik, Berikut Daftar Harganya per 1 Oktober 2022

Dia menuturkan, untuk memenuhi kebutuhan energi yang naik enam kali lipat tersebut ada beberapa potensi yang kemudian akan dioptimalkan dan ini berdasarkan permodelan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.
BACA JUGA:Ini Alasan Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik hingga Desember 2022

&quot;Jadi yang akan mendominasi ke depan adalah tenaga surya, kemudian disusul juga dengan beberapa pembangkit energi terbarukan lainnya, jadi ditargetkan di tahun 2060 semua pembangkit dihasilkan dari pembangkit energi terbarukan,&quot; ujarnya.
Dia menuturkan, untuk mendukung keandalan sistem, dibutuhkan dukungan storage, baik itu pumping storage maupun berbasis kepada baterai.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMS8xLzE1NDcwOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Robi menyebut bahwa komposisi baurannya ke depan surya akan berperan  signifikan, dan nuklir menjadi salah satu opsi bagi Indonesia, yang  digunakan sebagai base load di dalam memenuhi bauran energi listrik  untuk memenuhi demand.
&quot;Faktor lain yang menjadi kunci adalah jaringan, jadi dengan jaringan  saat ini saja kita tentu tidak bisa mencapai NZE, oleh karena itu kita  perlu mengintegrasikan jaringan yang ada di Indonesia, jadi beberapa  pulau utama itu diinterkoneksikan dengan supergrid dan beberapa grid ini  sudah masuk di dalam RUPTL kita, sementara beberapa lainnya sudah  dibahas dalam narasi RUPTL selanjutnya,&quot; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
