<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Zulhas Minta Pengusaha Produktif Lagi, Ini Alasannya</title><description>Zulhas meminta pelaku usaha lebih produktif lagi menghasilkan produk-produk inovatif.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/16/320/2687965/mendag-zulhas-minta-pengusaha-produktif-lagi-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/16/320/2687965/mendag-zulhas-minta-pengusaha-produktif-lagi-ini-alasannya"/><item><title>Mendag Zulhas Minta Pengusaha Produktif Lagi, Ini Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/16/320/2687965/mendag-zulhas-minta-pengusaha-produktif-lagi-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/16/320/2687965/mendag-zulhas-minta-pengusaha-produktif-lagi-ini-alasannya</guid><pubDate>Minggu 16 Oktober 2022 09:02 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/16/320/2687965/mendag-zulhas-minta-pengusaha-produktif-lagi-ini-alasannya-8Ra4gqfy3i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Zulkifli Hasan (Foto: Kemendag)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/16/320/2687965/mendag-zulhas-minta-pengusaha-produktif-lagi-ini-alasannya-8Ra4gqfy3i.jpg</image><title>Mendag Zulkifli Hasan (Foto: Kemendag)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta pelaku usaha lebih produktif lagi menghasilkan produk-produk inovatif. Dengan produktivitas yang tinggi pelaku usaha akan menghasilkan karya yang mampu menembus pasar internasional.
&quot;Indonesia tidak mungkin menjadi negara maju jika produknya tidak menyerbu dunia. Untuk menyerbu dunia, masyarakatnya harus produktif. Produktivitas akan menghasilkan karya yang bisa menyerbu pasar internasional,&quot; kata dia, Minggu (16/10/2022).
BACA JUGA:Tak Kalah dengan Kualitas Impor, Mendag Zulhas Borong 1 Ton Mangga Indramayu

Zulhas menyampaikan, pemerintah berkewajiban membina dan membuka jalan agar pelaku usaha dapat memasuki pasar global, khususnya pasar baru. Untuk itu, Pemerintah melakukan penjanjian dagang dengan negara mitra nontradisional, salah satunya dengan Uni Emirat Arab (UEA). Ini merupakan terobosan sebagai jalan tol agar pelaku usaha Indonesia bisa menyerbu kawasan Asia Selatan, Asia Tengah, Timur Tengah, Afrika, dan Eropa Timur.
&quot;Jalan ke pasar negara mitra seperti Timur Tengah penuh rintangan. Dengan perjanjian kerja sama produk pelaku usaha Indonesia bisa masuk ke pasar Timur Tengah melalui UAE dengan tarif nol,&quot; imbuhnya.
Kementerian Perdagangan, lanjutnya, juga menggelar kegiatan misi dagang ke negara mitra. Pada misi dagang ini, Kemendag akan mengajak pelaku usaha Indonesia yang memiliki produk andalan.
BACA JUGA:Mendag Respons Anjloknya Harga Mangga saat Panen Rp3.500, di Jakarta Dijual Rp30.000/Kg

&quot;Kementerian Perdagangan mempunyai perwakilan perdagangan di luar negeri seperti Indonesian Trade Promotion Center dan Atase Perdagangan di lebih dari 30 negara yang akan memfasilitasi pelaku usaha mempersiapkan produk pilihan dalam kegiatan misi dagang dan turut serta dalam pameran internasional,&quot; terang Zulhas.Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi dunia sedang mengalami perlambatan. Sebelumnya International Monetary Fund (IMF) merilis revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia. Pada 2022 diperkirakan ekonomi dunia hanya tumbuh sebesar 3,2% dan akan melambat menjadi 2,7% pada 2023.
&quot;Indonesia masih tumbuh positif. Ini didukung, salah satunya ekonomi Jawa Tengah yang tumbuh 5,66% di atas pertumbuhan nasional 5,44% pada triwulan kedua. Selain itu neraca perdagangan Indonesia Januari-Agustus juga mengalami surplus USD 34,92 miliar,&quot; terangnya.
Sementara Ketua Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Jawa Tengah Tafsir menyampaikan, Perserikatan Muhammadiyah telah matang dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Untuk itu, sudah saatnya membangun bidang ekonomi, salah satunya dengan gerakan industrialisasi.
&quot;Melalui Temu Bisnis diharapkan ada transaksi yang terjadi dan pasar yang terbentuk,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta pelaku usaha lebih produktif lagi menghasilkan produk-produk inovatif. Dengan produktivitas yang tinggi pelaku usaha akan menghasilkan karya yang mampu menembus pasar internasional.
&quot;Indonesia tidak mungkin menjadi negara maju jika produknya tidak menyerbu dunia. Untuk menyerbu dunia, masyarakatnya harus produktif. Produktivitas akan menghasilkan karya yang bisa menyerbu pasar internasional,&quot; kata dia, Minggu (16/10/2022).
BACA JUGA:Tak Kalah dengan Kualitas Impor, Mendag Zulhas Borong 1 Ton Mangga Indramayu

Zulhas menyampaikan, pemerintah berkewajiban membina dan membuka jalan agar pelaku usaha dapat memasuki pasar global, khususnya pasar baru. Untuk itu, Pemerintah melakukan penjanjian dagang dengan negara mitra nontradisional, salah satunya dengan Uni Emirat Arab (UEA). Ini merupakan terobosan sebagai jalan tol agar pelaku usaha Indonesia bisa menyerbu kawasan Asia Selatan, Asia Tengah, Timur Tengah, Afrika, dan Eropa Timur.
&quot;Jalan ke pasar negara mitra seperti Timur Tengah penuh rintangan. Dengan perjanjian kerja sama produk pelaku usaha Indonesia bisa masuk ke pasar Timur Tengah melalui UAE dengan tarif nol,&quot; imbuhnya.
Kementerian Perdagangan, lanjutnya, juga menggelar kegiatan misi dagang ke negara mitra. Pada misi dagang ini, Kemendag akan mengajak pelaku usaha Indonesia yang memiliki produk andalan.
BACA JUGA:Mendag Respons Anjloknya Harga Mangga saat Panen Rp3.500, di Jakarta Dijual Rp30.000/Kg

&quot;Kementerian Perdagangan mempunyai perwakilan perdagangan di luar negeri seperti Indonesian Trade Promotion Center dan Atase Perdagangan di lebih dari 30 negara yang akan memfasilitasi pelaku usaha mempersiapkan produk pilihan dalam kegiatan misi dagang dan turut serta dalam pameran internasional,&quot; terang Zulhas.Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi dunia sedang mengalami perlambatan. Sebelumnya International Monetary Fund (IMF) merilis revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia. Pada 2022 diperkirakan ekonomi dunia hanya tumbuh sebesar 3,2% dan akan melambat menjadi 2,7% pada 2023.
&quot;Indonesia masih tumbuh positif. Ini didukung, salah satunya ekonomi Jawa Tengah yang tumbuh 5,66% di atas pertumbuhan nasional 5,44% pada triwulan kedua. Selain itu neraca perdagangan Indonesia Januari-Agustus juga mengalami surplus USD 34,92 miliar,&quot; terangnya.
Sementara Ketua Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Jawa Tengah Tafsir menyampaikan, Perserikatan Muhammadiyah telah matang dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Untuk itu, sudah saatnya membangun bidang ekonomi, salah satunya dengan gerakan industrialisasi.
&quot;Melalui Temu Bisnis diharapkan ada transaksi yang terjadi dan pasar yang terbentuk,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
