<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menthobi Karyatama Raya Bidik Dana IPO Rp375 Miliar</title><description>PT Menthobi Karyatama Raya Tbk bakal melakukan penawaran perdana saham atau initial public offering (IPO).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/17/278/2688765/menthobi-karyatama-raya-bidik-dana-ipo-rp375-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/17/278/2688765/menthobi-karyatama-raya-bidik-dana-ipo-rp375-miliar"/><item><title>Menthobi Karyatama Raya Bidik Dana IPO Rp375 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/17/278/2688765/menthobi-karyatama-raya-bidik-dana-ipo-rp375-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/17/278/2688765/menthobi-karyatama-raya-bidik-dana-ipo-rp375-miliar</guid><pubDate>Senin 17 Oktober 2022 15:29 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/17/278/2688765/menthobi-karyatama-raya-bidik-dana-ipo-rp375-miliar-HJWi40XwGy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menthobi bakal IPO (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/17/278/2688765/menthobi-karyatama-raya-bidik-dana-ipo-rp375-miliar-HJWi40XwGy.jpg</image><title>Menthobi bakal IPO (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Menthobi Karyatama Raya Tbk bakal melakukan penawaran perdana saham atau initial public offering (IPO). Menthobi akan melepas sebanyak 2,50 miliar saham atau setara 20,83% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan.
Dalam prospektus yang dirilis, Senin (17/10/2022), perseroan menetapkan harga penawaran awal sebesar Rp100 hingga Rp150 per saham. Dengan demikian, perusahaan yang akan melantai di bursa dengan kode MKTR ini mengincar dana segar sebesar Rp375 miliar.
BACA JUGA:Ada Ancaman Resesi, RS Primaya Tetap Optimistis IPO

Bersamaan dengan IPO ini, MKTR juga menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 2,50 miliar atau sebanyak-banyaknya 26,32% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. Waran Seri I dapat dilaksanakan selama masa berlakunya pelaksanaan yaitu mulai 12 Mei 2023 hingga 31 Oktober 2025.
Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru, yang namanya tercatat dalam daftar penjatahan penawaran umum yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek pada tanggal penjatahan.
BACA JUGA:IPO, Blibli Incar Dana Rp8,17 Triliun

&amp;ldquo;Setiap pemegang satu saham baru perseroan, berhak memperoleh satu waran. Di mana, setiap satu waran memberikan hak kepada pemegang untuk membeli satu saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel,&amp;rdquo; demikian tertulis dalam prospektus.
Selain itu, perseroan juga akan mengalokasikan sebesar-besarnya 0,60% dari saham yang ditawarkan untuk program alokasi saham kepada karyawan (ESA), sebanyak-banyaknya 15 juta saham dengan harga pelaksanaan ESA yang sama dengan harga penawaran.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Perseroan juga menyetujui program opsi kepemilikan saham kepada  manajemen dan karyawan atau management and employee stock option plan  (MESOP) dengan jumlah sebanyak sebesar-besarnya 10% atau  sebanyak-banyaknya 950 juta saham biasa atas nama dari modal disetor dan  ditempatkan penuh, sebelum IPO, pelaksanaan konversi Waran Seri I dan  MESOP.
Adapun, perseroan akan menggunakan sekitar 95,01% dana hasil IPO  untuk penyertaan saham dengan rincian, sebesar 6,67% kepada PT Menthobi  Hijau Lestari (MHL) yang selanjutnya akan digunakan untuk pembangunan  fasilitas pengelolaan limbah menjadi pupuk untuk menunjang kegiatan  usaha MHL.
Selain itu, juga akan digunakan oleh MHL untuk modal kerja yaitu,  perawatan sarana dan prasarana operasional terkait pengelolaan dan  pengolahan limbah kelapa sawit. Serta, pembelian aset pendukung untuk  pengelolaan dan pengolahan limbah kelapa sawit.
Lalu, sebesar 1,67% dari alokasi penyertaan saham akan diberikan  kepada PT Menthobi Agro Raya (MAR) yang akan digunakan untuk perawatan  sarana dan prasarana operasional terkait pembibitan kelapa sawit. Serta,  pembelian bibit kelapa sawit.
Sebesar 1,67% dari penyertaan saham akan diberikan kepada PT Menthobi  Transtitian Raya (MTR) yang digunakan untuk modal kerja, seperti  perawatan sarana dan prasarana operasional terkait kegiatan usaha MTR.  Lalu, pembelian sarana transportasi dan alat berat.
Penggunaan dana hasil IPO sebesar 85% akan diberikan kepada PT  Menthobi Makmur Lestari (MMAL), yang akan digunakan antara lain untuk  pembangunan fasilitas water management untuk menunjang kegiatan usaha  MMAL.
Selain itu, untuk perluasan lahan perkebunan melalui pembebasan lahan  di area izin lokasi MMAL, dan penyempurnaan pembangunan pabrik kelapa  sawit seperti maintenance, perbaikan stasiun utama dan stasiun pendukung  beserta sarana penunjangnya yang akan dilakukan MMAL, sejalan dengan  meningkatnya produksi tandan buah segar MMAL maupun dari pihak ketiga.
Terakhir, sekitar 4,99% dari dana hasil IPO akan digunakan untuk  modal kerja perseroan, yaitu pembiayaan kegiatan operasional, dan  pembelian tandan buah segar (TBS) dari pihak ketiga.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Menthobi Karyatama Raya Tbk bakal melakukan penawaran perdana saham atau initial public offering (IPO). Menthobi akan melepas sebanyak 2,50 miliar saham atau setara 20,83% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan.
Dalam prospektus yang dirilis, Senin (17/10/2022), perseroan menetapkan harga penawaran awal sebesar Rp100 hingga Rp150 per saham. Dengan demikian, perusahaan yang akan melantai di bursa dengan kode MKTR ini mengincar dana segar sebesar Rp375 miliar.
BACA JUGA:Ada Ancaman Resesi, RS Primaya Tetap Optimistis IPO

Bersamaan dengan IPO ini, MKTR juga menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 2,50 miliar atau sebanyak-banyaknya 26,32% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. Waran Seri I dapat dilaksanakan selama masa berlakunya pelaksanaan yaitu mulai 12 Mei 2023 hingga 31 Oktober 2025.
Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru, yang namanya tercatat dalam daftar penjatahan penawaran umum yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek pada tanggal penjatahan.
BACA JUGA:IPO, Blibli Incar Dana Rp8,17 Triliun

&amp;ldquo;Setiap pemegang satu saham baru perseroan, berhak memperoleh satu waran. Di mana, setiap satu waran memberikan hak kepada pemegang untuk membeli satu saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel,&amp;rdquo; demikian tertulis dalam prospektus.
Selain itu, perseroan juga akan mengalokasikan sebesar-besarnya 0,60% dari saham yang ditawarkan untuk program alokasi saham kepada karyawan (ESA), sebanyak-banyaknya 15 juta saham dengan harga pelaksanaan ESA yang sama dengan harga penawaran.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Perseroan juga menyetujui program opsi kepemilikan saham kepada  manajemen dan karyawan atau management and employee stock option plan  (MESOP) dengan jumlah sebanyak sebesar-besarnya 10% atau  sebanyak-banyaknya 950 juta saham biasa atas nama dari modal disetor dan  ditempatkan penuh, sebelum IPO, pelaksanaan konversi Waran Seri I dan  MESOP.
Adapun, perseroan akan menggunakan sekitar 95,01% dana hasil IPO  untuk penyertaan saham dengan rincian, sebesar 6,67% kepada PT Menthobi  Hijau Lestari (MHL) yang selanjutnya akan digunakan untuk pembangunan  fasilitas pengelolaan limbah menjadi pupuk untuk menunjang kegiatan  usaha MHL.
Selain itu, juga akan digunakan oleh MHL untuk modal kerja yaitu,  perawatan sarana dan prasarana operasional terkait pengelolaan dan  pengolahan limbah kelapa sawit. Serta, pembelian aset pendukung untuk  pengelolaan dan pengolahan limbah kelapa sawit.
Lalu, sebesar 1,67% dari alokasi penyertaan saham akan diberikan  kepada PT Menthobi Agro Raya (MAR) yang akan digunakan untuk perawatan  sarana dan prasarana operasional terkait pembibitan kelapa sawit. Serta,  pembelian bibit kelapa sawit.
Sebesar 1,67% dari penyertaan saham akan diberikan kepada PT Menthobi  Transtitian Raya (MTR) yang digunakan untuk modal kerja, seperti  perawatan sarana dan prasarana operasional terkait kegiatan usaha MTR.  Lalu, pembelian sarana transportasi dan alat berat.
Penggunaan dana hasil IPO sebesar 85% akan diberikan kepada PT  Menthobi Makmur Lestari (MMAL), yang akan digunakan antara lain untuk  pembangunan fasilitas water management untuk menunjang kegiatan usaha  MMAL.
Selain itu, untuk perluasan lahan perkebunan melalui pembebasan lahan  di area izin lokasi MMAL, dan penyempurnaan pembangunan pabrik kelapa  sawit seperti maintenance, perbaikan stasiun utama dan stasiun pendukung  beserta sarana penunjangnya yang akan dilakukan MMAL, sejalan dengan  meningkatnya produksi tandan buah segar MMAL maupun dari pihak ketiga.
Terakhir, sekitar 4,99% dari dana hasil IPO akan digunakan untuk  modal kerja perseroan, yaitu pembiayaan kegiatan operasional, dan  pembelian tandan buah segar (TBS) dari pihak ketiga.</content:encoded></item></channel></rss>
