<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD4,99 Miliar, 29 Bulan Berturut-turut!</title><description>BPS mencatat neraca perdagangan barang Indonesia kembali surplus sebesar USD4,99 miliar di September 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/17/320/2688554/neraca-perdagangan-indonesia-surplus-usd4-99-miliar-29-bulan-berturut-turut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/17/320/2688554/neraca-perdagangan-indonesia-surplus-usd4-99-miliar-29-bulan-berturut-turut"/><item><title>Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD4,99 Miliar, 29 Bulan Berturut-turut!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/17/320/2688554/neraca-perdagangan-indonesia-surplus-usd4-99-miliar-29-bulan-berturut-turut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/17/320/2688554/neraca-perdagangan-indonesia-surplus-usd4-99-miliar-29-bulan-berturut-turut</guid><pubDate>Senin 17 Oktober 2022 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/17/320/2688554/neraca-perdagangan-indonesia-surplus-usd4-99-miliar-29-bulan-berturut-turut-r58JCI1WxR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Neraca Dagang Surplus (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/17/320/2688554/neraca-perdagangan-indonesia-surplus-usd4-99-miliar-29-bulan-berturut-turut-r58JCI1WxR.jpg</image><title>Neraca Dagang Surplus (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia kembali surplus sebesar USD4,99 miliar di September 2022. Dengan demikian, Indonesia mencatatkan surplus neraca dagang sebanyak 29 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
&quot;Neraca dagang mencatatkan surplus USD4,99 miliar di September 2022, atau surplus 29 bulan berturut-turut, ditopang oleh surplus neraca komoditas nonmigas,&quot; ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto dalam rilis resmi BPS di Jakarta, Senin (17/10/2022).
BACA JUGA:Neraca Dagang RI di Agustus Surplus USD5,76 Miliar, Rekor 28 Bulan Berturut-turut!
Tercatat surplus ini terutama berasal dari sektor nonmigas sebesar USD7,09 miliar, namun tereduksi oleh defisit sektor migas senilai USD2,10 miliar.
&quot;Komoditas penyumbang surplus terbesar antara lain bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan/nabati, dan besi dan baja. Defisit berasal dari komoditas minyak mentah dan hasil minyak,&quot; ungkap Setianto.
BACA JUGA:Presiden Jokowi Jamin Neraca Dagang dengan China Bakal Surplus di 2022
Nilai ekspor Indonesia di September 2022 tercatat mencapai USD24,80 miliar. Angka ini turun 10,99% dibanding ekspor Agustus 2022. Angka ini naik 20,28% dibandingkan September 2021.&quot;Sementara itu, nilai impor Indonesia bulan September 2022 mencapai USD19,81 miliar, turun 10,58% dibandingkan Agustus 2022 atau naik 22,01% dibandingkan September 2021,&quot; pungkas Setianto.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia kembali surplus sebesar USD4,99 miliar di September 2022. Dengan demikian, Indonesia mencatatkan surplus neraca dagang sebanyak 29 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
&quot;Neraca dagang mencatatkan surplus USD4,99 miliar di September 2022, atau surplus 29 bulan berturut-turut, ditopang oleh surplus neraca komoditas nonmigas,&quot; ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto dalam rilis resmi BPS di Jakarta, Senin (17/10/2022).
BACA JUGA:Neraca Dagang RI di Agustus Surplus USD5,76 Miliar, Rekor 28 Bulan Berturut-turut!
Tercatat surplus ini terutama berasal dari sektor nonmigas sebesar USD7,09 miliar, namun tereduksi oleh defisit sektor migas senilai USD2,10 miliar.
&quot;Komoditas penyumbang surplus terbesar antara lain bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan/nabati, dan besi dan baja. Defisit berasal dari komoditas minyak mentah dan hasil minyak,&quot; ungkap Setianto.
BACA JUGA:Presiden Jokowi Jamin Neraca Dagang dengan China Bakal Surplus di 2022
Nilai ekspor Indonesia di September 2022 tercatat mencapai USD24,80 miliar. Angka ini turun 10,99% dibanding ekspor Agustus 2022. Angka ini naik 20,28% dibandingkan September 2021.&quot;Sementara itu, nilai impor Indonesia bulan September 2022 mencapai USD19,81 miliar, turun 10,58% dibandingkan Agustus 2022 atau naik 22,01% dibandingkan September 2021,&quot; pungkas Setianto.</content:encoded></item></channel></rss>
