<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menaker Sebut TKI Laris Manis di Luar Negeri, dari Jepang hingga Timur Tengah</title><description>Tenaga Kerja Indonesia (TKI) laris manis di luar negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/17/320/2688845/menaker-sebut-tki-laris-manis-di-luar-negeri-dari-jepang-hingga-timur-tengah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/17/320/2688845/menaker-sebut-tki-laris-manis-di-luar-negeri-dari-jepang-hingga-timur-tengah"/><item><title>Menaker Sebut TKI Laris Manis di Luar Negeri, dari Jepang hingga Timur Tengah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/17/320/2688845/menaker-sebut-tki-laris-manis-di-luar-negeri-dari-jepang-hingga-timur-tengah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/17/320/2688845/menaker-sebut-tki-laris-manis-di-luar-negeri-dari-jepang-hingga-timur-tengah</guid><pubDate>Senin 17 Oktober 2022 16:42 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/17/320/2688845/menaker-sebut-tki-laris-manis-di-luar-negeri-dari-jepang-hingga-timur-tengah-qToz8oyCLk.png" expression="full" type="image/jpeg">Menaker sebut TKI banyak diminati di luar negeri (Foto: Kemnaker)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/17/320/2688845/menaker-sebut-tki-laris-manis-di-luar-negeri-dari-jepang-hingga-timur-tengah-qToz8oyCLk.png</image><title>Menaker sebut TKI banyak diminati di luar negeri (Foto: Kemnaker)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tenaga Kerja Indonesia (TKI) laris manis di luar negeri. Banyak negara mulai dari Korea, Jepang, Negara di Timur Tengah, hingga Eropa membutuhkan tenaga kerja dari Indonesia.
BACA JUGA:Menteri Basuki: Padat Karya Serap Ribuan Tenaga Kerja dan Percepat Pemulihan Ekonomi

Hal tersebut disampaikan oleh Menker Ida Fauziah saat mendampingi Presiden Joko Widodo melepas keberangkatan 597 Pekerja Migran Indonesia (PMI) skema Government to Government (G to G) Korea Selatan Tahun 2022 pada sektor manufaktur dan perikanan.
BACA JUGA:Sepatu Nike Made in Tangerang Serap 40 Ribu Tenaga Kerja Lokal

&quot;Kita cukup bangga karena ternyata pekerja migran dari Indonesia ini cukup diminati. Tidak hanya dari Korea, tapi dari negara-negara, seperti negara Jepang, Timur Tengah dan beberapa negara Eropa itu sangat tinggi,&quot; kata Menaker, Senin (17/10/2022).
Oleh karena itu, menurutnya penting untuk membentuk skill hingga kompetensi sumber daya manusia (SDM) agar siap menghadapi permintaan tenaga kerja dari negara asing.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMS8xLzE1NDY4NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita akan menempatkan mereka yang memiliki kompetensi. Kita siapkan  skill dan kompetensi mereka, dan kita pastikan bahwa penempatan mereka  itu dilakukan sesuai dengan prosedur,&quot; kata Menaker.
Hal tersebut dilakukan dengan cara mendorong pemerintah daerah agar  lebih memperhatikan kompetensi CPMI (Calon Pekerja Migran Indonesia)  mengingat SDM Indonesia saat ini cukup diminati oleh banyak negara.
Selain itu peningkatan kompetensi sendiri juga merupakan bentuk  bagian terhadap perlindungan CPMI. Sebab pemerintah bisa dengan lebih  mudah mendata jumlah pekerja migran, dan meminimalisir pekerja migran  ilegal.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tenaga Kerja Indonesia (TKI) laris manis di luar negeri. Banyak negara mulai dari Korea, Jepang, Negara di Timur Tengah, hingga Eropa membutuhkan tenaga kerja dari Indonesia.
BACA JUGA:Menteri Basuki: Padat Karya Serap Ribuan Tenaga Kerja dan Percepat Pemulihan Ekonomi

Hal tersebut disampaikan oleh Menker Ida Fauziah saat mendampingi Presiden Joko Widodo melepas keberangkatan 597 Pekerja Migran Indonesia (PMI) skema Government to Government (G to G) Korea Selatan Tahun 2022 pada sektor manufaktur dan perikanan.
BACA JUGA:Sepatu Nike Made in Tangerang Serap 40 Ribu Tenaga Kerja Lokal

&quot;Kita cukup bangga karena ternyata pekerja migran dari Indonesia ini cukup diminati. Tidak hanya dari Korea, tapi dari negara-negara, seperti negara Jepang, Timur Tengah dan beberapa negara Eropa itu sangat tinggi,&quot; kata Menaker, Senin (17/10/2022).
Oleh karena itu, menurutnya penting untuk membentuk skill hingga kompetensi sumber daya manusia (SDM) agar siap menghadapi permintaan tenaga kerja dari negara asing.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMS8xLzE1NDY4NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita akan menempatkan mereka yang memiliki kompetensi. Kita siapkan  skill dan kompetensi mereka, dan kita pastikan bahwa penempatan mereka  itu dilakukan sesuai dengan prosedur,&quot; kata Menaker.
Hal tersebut dilakukan dengan cara mendorong pemerintah daerah agar  lebih memperhatikan kompetensi CPMI (Calon Pekerja Migran Indonesia)  mengingat SDM Indonesia saat ini cukup diminati oleh banyak negara.
Selain itu peningkatan kompetensi sendiri juga merupakan bentuk  bagian terhadap perlindungan CPMI. Sebab pemerintah bisa dengan lebih  mudah mendata jumlah pekerja migran, dan meminimalisir pekerja migran  ilegal.</content:encoded></item></channel></rss>
