<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Teten: Domba Tangkas Garut Berpotensi Dorong Ekonomi Jawa Barat</title><description>Budaya Domba Tangkas di wilayah Garut berpotensi menjadi sumber kekuatan ekonomi di Jawa Barat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/17/320/2689043/menteri-teten-domba-tangkas-garut-berpotensi-dorong-ekonomi-jawa-barat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/17/320/2689043/menteri-teten-domba-tangkas-garut-berpotensi-dorong-ekonomi-jawa-barat"/><item><title>Menteri Teten: Domba Tangkas Garut Berpotensi Dorong Ekonomi Jawa Barat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/17/320/2689043/menteri-teten-domba-tangkas-garut-berpotensi-dorong-ekonomi-jawa-barat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/17/320/2689043/menteri-teten-domba-tangkas-garut-berpotensi-dorong-ekonomi-jawa-barat</guid><pubDate>Senin 17 Oktober 2022 20:52 WIB</pubDate><dc:creator>Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/17/320/2689043/menteri-teten-domba-tangkas-garut-berpotensi-dorong-ekonomi-jawa-barat-lvf0jBKa4p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkop Teten sebut domba tangkas berpotensi jadi pendorong ekonomi Jabar (Foto: KemenkopUKM)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/17/320/2689043/menteri-teten-domba-tangkas-garut-berpotensi-dorong-ekonomi-jawa-barat-lvf0jBKa4p.jpg</image><title>Menkop Teten sebut domba tangkas berpotensi jadi pendorong ekonomi Jabar (Foto: KemenkopUKM)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Budaya Domba Tangkas di wilayah Garut berpotensi menjadi sumber kekuatan ekonomi Jawa Barat. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menilai, Domba Tangkas juga akan mampu meningkatkan sektor pariwisata, peternakan, hingga usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
&quot;Kebudayaan dan perekonomian pada hakikatnya memiliki kedudukan yang setara, serta saling menopang satu sama lain,&quot; kata MenkopUKM Teten dalam keterangan tertulis Senin (17/10/2022).
BACA JUGA:Berawal dari Hobi, Peternak Domba Garut Ini Cuan Rp20 Juta/Bulan

Menteri Teten mengatakan perpaduan kekuatan budaya Domba Tangkas Garut memiliki potensi besar untuk mendorong perekonomian, baik sektor pariwisata, peternakan Domba, hingga UMKM.
Berdasarkan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK), budaya dan ekonomi menjadi salah satu dimensi, yakni dimensi ekonomi budaya dengan indikator penduduk yang memiliki sumber penghasilan sebagai pelaku atau pendukung pertunjukan seni.
BACA JUGA:Mengenal Keistimewaan Domba Garut untuk Kurban

Bagi Menteri Teten yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI), event tersebut adalah salah satu cara untuk melestarikan budaya dan sekaligus sebagai daya tarik untuk meningkatkan industri pariwisata yang memiliki multiplier effect sampai kepada pelaku UMKM dan koperasi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wNS8xLzE1MTUyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Saya berharap event ini dapat masuk ke dalam salah satu event  nasional di sektor pariwisata. Sehingga, dapat meningkatkan kunjungan  pariwisata baik untuk wisatawan mancanagara maupun wisatawan nusantara,&quot;  ujar MenKopUKM.
Teten menjelaskan, kompetisi tersebut bukan untuk mencari siapa yang  juara dan siapa yang kalah. Karena, setiap ternak domba punya kekhasan  masing-masing. Tapi, lebih kepada sebagai daya tarik hiburan  (attraction) bagi para penonton dan para turis.
&quot;Kami rencanakan pada Desember 2022 akan digelar Piala Presiden,&quot; ucap Menteri Teten.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Budaya Domba Tangkas di wilayah Garut berpotensi menjadi sumber kekuatan ekonomi Jawa Barat. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menilai, Domba Tangkas juga akan mampu meningkatkan sektor pariwisata, peternakan, hingga usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
&quot;Kebudayaan dan perekonomian pada hakikatnya memiliki kedudukan yang setara, serta saling menopang satu sama lain,&quot; kata MenkopUKM Teten dalam keterangan tertulis Senin (17/10/2022).
BACA JUGA:Berawal dari Hobi, Peternak Domba Garut Ini Cuan Rp20 Juta/Bulan

Menteri Teten mengatakan perpaduan kekuatan budaya Domba Tangkas Garut memiliki potensi besar untuk mendorong perekonomian, baik sektor pariwisata, peternakan Domba, hingga UMKM.
Berdasarkan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK), budaya dan ekonomi menjadi salah satu dimensi, yakni dimensi ekonomi budaya dengan indikator penduduk yang memiliki sumber penghasilan sebagai pelaku atau pendukung pertunjukan seni.
BACA JUGA:Mengenal Keistimewaan Domba Garut untuk Kurban

Bagi Menteri Teten yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI), event tersebut adalah salah satu cara untuk melestarikan budaya dan sekaligus sebagai daya tarik untuk meningkatkan industri pariwisata yang memiliki multiplier effect sampai kepada pelaku UMKM dan koperasi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wNS8xLzE1MTUyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Saya berharap event ini dapat masuk ke dalam salah satu event  nasional di sektor pariwisata. Sehingga, dapat meningkatkan kunjungan  pariwisata baik untuk wisatawan mancanagara maupun wisatawan nusantara,&quot;  ujar MenKopUKM.
Teten menjelaskan, kompetisi tersebut bukan untuk mencari siapa yang  juara dan siapa yang kalah. Karena, setiap ternak domba punya kekhasan  masing-masing. Tapi, lebih kepada sebagai daya tarik hiburan  (attraction) bagi para penonton dan para turis.
&quot;Kami rencanakan pada Desember 2022 akan digelar Piala Presiden,&quot; ucap Menteri Teten.</content:encoded></item></channel></rss>
