<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akui Salah Bikin Ekonomi Inggris Bergejolak, PM Liz Truss Minta Maaf</title><description>Ekonomi Inggris dan pasar keuangan bergejolak usai beberapa kebijakan anggaran pemerintah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/18/320/2689473/akui-salah-bikin-ekonomi-inggris-bergejolak-pm-liz-truss-minta-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/18/320/2689473/akui-salah-bikin-ekonomi-inggris-bergejolak-pm-liz-truss-minta-maaf"/><item><title>Akui Salah Bikin Ekonomi Inggris Bergejolak, PM Liz Truss Minta Maaf</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/18/320/2689473/akui-salah-bikin-ekonomi-inggris-bergejolak-pm-liz-truss-minta-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/18/320/2689473/akui-salah-bikin-ekonomi-inggris-bergejolak-pm-liz-truss-minta-maaf</guid><pubDate>Selasa 18 Oktober 2022 14:20 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/18/320/2689473/akui-salah-bikin-ekonomi-inggris-bergejolak-pm-liz-truss-minta-maaf-QrkpLfyDsb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PM Inggris Liz Truss minta maaf (Foto: Anadolu Agency)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/18/320/2689473/akui-salah-bikin-ekonomi-inggris-bergejolak-pm-liz-truss-minta-maaf-QrkpLfyDsb.jpg</image><title>PM Inggris Liz Truss minta maaf (Foto: Anadolu Agency)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ekonomi Inggris dan pasar keuangan bergejolak usai beberapa kebijakan anggaran pemerintah. Untuk diketahui, Menteri Keuangan Inggris menolak rencana ekonomi pemerintah dan secara dramatis membatalkan pemotongan pajak dan rencana anggaran.
Perdana Menteri Inggris Liz Truss meminta maaf dan mengakui pemerintahnya telah membuat kesalahan.
BACA JUGA:Ekonomi Inggris Memburuk, Lebih Parah dari Great Depression

&quot;Sekarang saya menyadari kami telah melakukan kesalahan. Saya minta maaf atas kesalahan itu, tetapi saya memperbaiki kesalahan tersebut. Saya telah menunjuk penasihat baru. Kita telah memulihkan stabilitas ekonomi dan disiplin fiskal,&quot; ujar Truss dilansir dari VOA, Selasa (18/10/2022).
Langkah Menteri Keuangan tersebut menimbulkan makin banyak pertanyaan tentang berapa lama Truss dapat menjabat sebagai perdana menteri Inggris.
BACA JUGA:Ekonomi Inggris Minus 9,9%, Terburuk sejak 1709

Menanggapi pertanyaan tentang masa depannya, perdana menteri itu mengatakan ingin memusatkan perhatian pada &quot;pelayanan publik Inggris.&quot;
&quot;Kita berada pada masa ekonomi yang sulit, pada masa internasional yang sulit dengan perang yang terjadi di Ukraina. Dan sekarang waktunya untuk fokus pada pelayanan,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMy80LzE1NDg2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menteri Keuangan Jeremy Hunt mengatakan ia membatalkan &quot;hampir semua&quot;  pemotongan pajak dan kebijakan energi andalan serta janji Truss - yang  baru minggu lalu mengatakan- bahwa tidak akan ada pemangkasan anggaran  publik.
Meskipun pembatalan kebijakan itu menenangkan pasar keuangan dan  membantu memulihkan kredibilitas ekonomi pemerintah, namun semakin  merusak otoritas perdana menteri yang dengan cepat ambruk dan memicu  seruan agar ia mundur sebelum Partai Konservatif yang putus asa  memaksanya keluar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ekonomi Inggris dan pasar keuangan bergejolak usai beberapa kebijakan anggaran pemerintah. Untuk diketahui, Menteri Keuangan Inggris menolak rencana ekonomi pemerintah dan secara dramatis membatalkan pemotongan pajak dan rencana anggaran.
Perdana Menteri Inggris Liz Truss meminta maaf dan mengakui pemerintahnya telah membuat kesalahan.
BACA JUGA:Ekonomi Inggris Memburuk, Lebih Parah dari Great Depression

&quot;Sekarang saya menyadari kami telah melakukan kesalahan. Saya minta maaf atas kesalahan itu, tetapi saya memperbaiki kesalahan tersebut. Saya telah menunjuk penasihat baru. Kita telah memulihkan stabilitas ekonomi dan disiplin fiskal,&quot; ujar Truss dilansir dari VOA, Selasa (18/10/2022).
Langkah Menteri Keuangan tersebut menimbulkan makin banyak pertanyaan tentang berapa lama Truss dapat menjabat sebagai perdana menteri Inggris.
BACA JUGA:Ekonomi Inggris Minus 9,9%, Terburuk sejak 1709

Menanggapi pertanyaan tentang masa depannya, perdana menteri itu mengatakan ingin memusatkan perhatian pada &quot;pelayanan publik Inggris.&quot;
&quot;Kita berada pada masa ekonomi yang sulit, pada masa internasional yang sulit dengan perang yang terjadi di Ukraina. Dan sekarang waktunya untuk fokus pada pelayanan,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMy80LzE1NDg2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menteri Keuangan Jeremy Hunt mengatakan ia membatalkan &quot;hampir semua&quot;  pemotongan pajak dan kebijakan energi andalan serta janji Truss - yang  baru minggu lalu mengatakan- bahwa tidak akan ada pemangkasan anggaran  publik.
Meskipun pembatalan kebijakan itu menenangkan pasar keuangan dan  membantu memulihkan kredibilitas ekonomi pemerintah, namun semakin  merusak otoritas perdana menteri yang dengan cepat ambruk dan memicu  seruan agar ia mundur sebelum Partai Konservatif yang putus asa  memaksanya keluar.</content:encoded></item></channel></rss>
