<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga: Petani Bisa Ajukan KUR untuk Penyediaan Alsintan, Bunganya 3% per Tahun</title><description>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mendukung peningkatan fasilitas pembiayaan bagi petani melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/18/320/2689806/menko-airlangga-petani-bisa-ajukan-kur-untuk-penyediaan-alsintan-bunganya-3-per-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/18/320/2689806/menko-airlangga-petani-bisa-ajukan-kur-untuk-penyediaan-alsintan-bunganya-3-per-tahun"/><item><title>Menko Airlangga: Petani Bisa Ajukan KUR untuk Penyediaan Alsintan, Bunganya 3% per Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/18/320/2689806/menko-airlangga-petani-bisa-ajukan-kur-untuk-penyediaan-alsintan-bunganya-3-per-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/18/320/2689806/menko-airlangga-petani-bisa-ajukan-kur-untuk-penyediaan-alsintan-bunganya-3-per-tahun</guid><pubDate>Selasa 18 Oktober 2022 20:49 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/18/320/2689806/menko-airlangga-petani-bisa-ajukan-kur-untuk-penyediaan-alsintan-bunganya-3-tahun-uCYwLmRao4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Airlangga dukung penyaluran KUR ke petani (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/18/320/2689806/menko-airlangga-petani-bisa-ajukan-kur-untuk-penyediaan-alsintan-bunganya-3-tahun-uCYwLmRao4.jpg</image><title>Menko Airlangga dukung penyaluran KUR ke petani (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mendukung peningkatan fasilitas pembiayaan bagi petani melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Petani bisa mengajukan KUR untuk penyediaan alat dan mesin pertanian (Alsintan).
&amp;ldquo;Upaya yang dapat mendorong ke arah tersebut salah satunya melalui peningkatan pembiayaan di sektor pertanian khususnya taksi alat dan mesin pertanian melalui program Kredit Usaha Rakyat,&amp;rdquo; ujar Menko Airlangga, Selasa (18/10/2022).
BACA JUGA:Sebut 55 Negara Ekonominya Melambat, Airlangga: Tekanan Inflasi
Pemerintah memberikan tambahan subsidi bunga/subsidi marjin sebesar 3% khusus untuk penyaluran KUR di sektor pertanian, sehingga petani dapat menggunakan fasilitas KUR untuk melakukan penyediaan Alsintan dengan bunga sebesar 3% per tahun.
Penyaluran KUR pada tahun 2021 tercatat mengalami peningkatan mencapai 42% (yoy) menjadi Rp281,9 triliun atau 98,9% dari target sebesar Rp285 triliun dan diberikan kepada 7,28 juta debitur. Pertumbuhan KUR tersebut jauh di atas pertumbuhan total kredit perbankan sebesar 5,2% atau pertumbuhan kredit UMKM yang hanya sebesar 3,67% pada tahun 2021.
BACA JUGA:Ancaman Badai Ekonomi, Menko Airlangga Berharap Kolaborasi G20 Hasilkan Exit Strategy
Lebih lanjut, dalam rapat tersebut turut dibahas mengenai capaian penyaluran KUR tahun 2022 yang juga menunjukkan peningkatan. Hingga tanggal 30 September, KUR tercatat telah disalurkan kepada 5,65 juta debitur dengan realisasi sebesar Rp270,59 triliun atau 72,51% dari target sebesar Rp373,17 triliun.
Total outstanding KUR hingga per 30 September 2022 mencapai sebesar Rp442 triliun dan telah diberikan kepada 37,82 juta debitur, dengan Non-Performing Loan (NPL) pada bulan Agustus 2022 sebesar 1,27%. Selanjutnya, berdasarkan jenis pembiayaan, penyaluran KUR tahun 2022 tersebut dilakukan untuk KUR Super Mikro sebesar 1,78%, KUR Mikro sebesar 65,79%, KUR Kecil sebesar 32,43%, dan KUR Penempatan PMI sebesar 0,0071%.


Selanjutnya, seiring dengan meningkatnya jumlah debitur dan tumbuhnya  sektor pertanian, penyaluran KUR Pertanian juga turut mengalami  peningkatan. Pada tahun 2021, penyaluran KUR Pertanian meningkat sebesar  45,9% (yoy) menjadi Rp84,5 triliun dengan total debitur sebanyak 2,5  juta orang. Sedangkan untuk penyaluran KUR Pertanian hingga 30 September  2022 telah terealisasi sebesar Rp84,5 triliun dan diberikan kepada 2,1  juta debitur, dengan NPL yang relatif rendah sebesar 0,82% dan posisi  outstanding sebesar Rp120,5 triliun.
Berdasarkan data penyaluran KUR Pertanian yang telah terealisasi  tersebut, secara keseluruhan KUR yang diberikan khusus untuk penyediaan  Alsintan masih relatif kecil sehingga perlu untuk terus didorong.  Berdasarkan data 5 Penyalur KUR, realisasi KUR taksi Alsintan per  September 2022 tercatat sebesar Rp66,86 miliar yang diberikan kepada 272  debitur.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mendukung peningkatan fasilitas pembiayaan bagi petani melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Petani bisa mengajukan KUR untuk penyediaan alat dan mesin pertanian (Alsintan).
&amp;ldquo;Upaya yang dapat mendorong ke arah tersebut salah satunya melalui peningkatan pembiayaan di sektor pertanian khususnya taksi alat dan mesin pertanian melalui program Kredit Usaha Rakyat,&amp;rdquo; ujar Menko Airlangga, Selasa (18/10/2022).
BACA JUGA:Sebut 55 Negara Ekonominya Melambat, Airlangga: Tekanan Inflasi
Pemerintah memberikan tambahan subsidi bunga/subsidi marjin sebesar 3% khusus untuk penyaluran KUR di sektor pertanian, sehingga petani dapat menggunakan fasilitas KUR untuk melakukan penyediaan Alsintan dengan bunga sebesar 3% per tahun.
Penyaluran KUR pada tahun 2021 tercatat mengalami peningkatan mencapai 42% (yoy) menjadi Rp281,9 triliun atau 98,9% dari target sebesar Rp285 triliun dan diberikan kepada 7,28 juta debitur. Pertumbuhan KUR tersebut jauh di atas pertumbuhan total kredit perbankan sebesar 5,2% atau pertumbuhan kredit UMKM yang hanya sebesar 3,67% pada tahun 2021.
BACA JUGA:Ancaman Badai Ekonomi, Menko Airlangga Berharap Kolaborasi G20 Hasilkan Exit Strategy
Lebih lanjut, dalam rapat tersebut turut dibahas mengenai capaian penyaluran KUR tahun 2022 yang juga menunjukkan peningkatan. Hingga tanggal 30 September, KUR tercatat telah disalurkan kepada 5,65 juta debitur dengan realisasi sebesar Rp270,59 triliun atau 72,51% dari target sebesar Rp373,17 triliun.
Total outstanding KUR hingga per 30 September 2022 mencapai sebesar Rp442 triliun dan telah diberikan kepada 37,82 juta debitur, dengan Non-Performing Loan (NPL) pada bulan Agustus 2022 sebesar 1,27%. Selanjutnya, berdasarkan jenis pembiayaan, penyaluran KUR tahun 2022 tersebut dilakukan untuk KUR Super Mikro sebesar 1,78%, KUR Mikro sebesar 65,79%, KUR Kecil sebesar 32,43%, dan KUR Penempatan PMI sebesar 0,0071%.


Selanjutnya, seiring dengan meningkatnya jumlah debitur dan tumbuhnya  sektor pertanian, penyaluran KUR Pertanian juga turut mengalami  peningkatan. Pada tahun 2021, penyaluran KUR Pertanian meningkat sebesar  45,9% (yoy) menjadi Rp84,5 triliun dengan total debitur sebanyak 2,5  juta orang. Sedangkan untuk penyaluran KUR Pertanian hingga 30 September  2022 telah terealisasi sebesar Rp84,5 triliun dan diberikan kepada 2,1  juta debitur, dengan NPL yang relatif rendah sebesar 0,82% dan posisi  outstanding sebesar Rp120,5 triliun.
Berdasarkan data penyaluran KUR Pertanian yang telah terealisasi  tersebut, secara keseluruhan KUR yang diberikan khusus untuk penyediaan  Alsintan masih relatif kecil sehingga perlu untuk terus didorong.  Berdasarkan data 5 Penyalur KUR, realisasi KUR taksi Alsintan per  September 2022 tercatat sebesar Rp66,86 miliar yang diberikan kepada 272  debitur.</content:encoded></item></channel></rss>
