<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPN Targetkan 80% Bidang Tanah Sudah Didaftarkan hingga Akhir 2022</title><description>Suyus Windayana menargetkan 80% bidang tanah di seluruh Indonesia sudah didaftarkan hingga akhir tahun 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/18/470/2689251/bpn-targetkan-80-bidang-tanah-sudah-didaftarkan-hingga-akhir-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/18/470/2689251/bpn-targetkan-80-bidang-tanah-sudah-didaftarkan-hingga-akhir-2022"/><item><title>BPN Targetkan 80% Bidang Tanah Sudah Didaftarkan hingga Akhir 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/18/470/2689251/bpn-targetkan-80-bidang-tanah-sudah-didaftarkan-hingga-akhir-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/18/470/2689251/bpn-targetkan-80-bidang-tanah-sudah-didaftarkan-hingga-akhir-2022</guid><pubDate>Selasa 18 Oktober 2022 10:33 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/18/470/2689251/bpn-targetkan-80-bidang-tanah-sudah-didaftarkan-hingga-akhir-2022-UdEFdXzoBI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPN Targetkan 80% Bidang Tanah Didaftarkan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/18/470/2689251/bpn-targetkan-80-bidang-tanah-sudah-didaftarkan-hingga-akhir-2022-UdEFdXzoBI.jpg</image><title>BPN Targetkan 80% Bidang Tanah Didaftarkan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Jendral Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Suyus Windayana menargetkan 80% bidang tanah di seluruh Indonesia sudah didaftarkan hingga akhir tahun 2022.
&quot;Targetnya pada tahun ini pendaftarannya sudah mencapai 80% semua bidang tanah sudah didaftar dan diukur,&quot; kata Suyus Windayana dalam dalam pernyataan tertulisnya, Senin (18/10/2022).
BACA JUGA:Bikin Mati Kutu, Ruang Gerak Mafia Tanah Diperkecil

Dia menjelaskan sejauh ini proses pendaftaran tanah berjalan on the track. Dengan progres ini diharapkan pada tahun 2025 target mendaftarkan seluruh bidang tanah bisa tercapai.
Adapun pada tahun ini, salah satu target yang hendak dicapai adalah melakukan sertipikasi bidang-bidang tanah ulayat atau tanah milik masyarakat adat.
&quot;Kita juga sudah bekerja dengan beberapa universitas untuk mulai melakukan pendataan terhadap tanah-tanah ulayat atau tanah masyarakat adat,&quot; kata Suyus Windayana.
BACA JUGA:Menteri ATR Ungkap Ada Bandar di Balik Mafia Tanah

Direktur Jendral Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR), Virgo Eresta Jaya menambahkan percepatan pendaftaran tanah terus dilakukan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melakukan kontrol pemetaan secara visual melalui citra dari drone.&quot;Dengan adanya drone, ini akan memudahkan Kepala Kantor Pertanahan melakukan pengecekan,&quot; kata Dirjen SPPR.
Selain itu, sejumlah perbaikan terhadap data-data lama juga terus dilakukan demi meningkatkan kualitas dari peta bidang yang sudah ada. &quot;Jadi kalau peta kita sudah baik, saya nanti tinggal berorientasi pada peta pendaftaran online yang sekarang ada di bhumi.atrbpn.go.id,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Jendral Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Suyus Windayana menargetkan 80% bidang tanah di seluruh Indonesia sudah didaftarkan hingga akhir tahun 2022.
&quot;Targetnya pada tahun ini pendaftarannya sudah mencapai 80% semua bidang tanah sudah didaftar dan diukur,&quot; kata Suyus Windayana dalam dalam pernyataan tertulisnya, Senin (18/10/2022).
BACA JUGA:Bikin Mati Kutu, Ruang Gerak Mafia Tanah Diperkecil

Dia menjelaskan sejauh ini proses pendaftaran tanah berjalan on the track. Dengan progres ini diharapkan pada tahun 2025 target mendaftarkan seluruh bidang tanah bisa tercapai.
Adapun pada tahun ini, salah satu target yang hendak dicapai adalah melakukan sertipikasi bidang-bidang tanah ulayat atau tanah milik masyarakat adat.
&quot;Kita juga sudah bekerja dengan beberapa universitas untuk mulai melakukan pendataan terhadap tanah-tanah ulayat atau tanah masyarakat adat,&quot; kata Suyus Windayana.
BACA JUGA:Menteri ATR Ungkap Ada Bandar di Balik Mafia Tanah

Direktur Jendral Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR), Virgo Eresta Jaya menambahkan percepatan pendaftaran tanah terus dilakukan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melakukan kontrol pemetaan secara visual melalui citra dari drone.&quot;Dengan adanya drone, ini akan memudahkan Kepala Kantor Pertanahan melakukan pengecekan,&quot; kata Dirjen SPPR.
Selain itu, sejumlah perbaikan terhadap data-data lama juga terus dilakukan demi meningkatkan kualitas dari peta bidang yang sudah ada. &quot;Jadi kalau peta kita sudah baik, saya nanti tinggal berorientasi pada peta pendaftaran online yang sekarang ada di bhumi.atrbpn.go.id,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
