<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MNC Energy Investments (IATA) Bidik Kenaikan Produksi Batu Bara 60% di 2023</title><description>PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) menargetkan kenaikan produksi batu bara hingga 60% pada 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/19/278/2690262/mnc-energy-investments-iata-bidik-kenaikan-produksi-batu-bara-60-di-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/19/278/2690262/mnc-energy-investments-iata-bidik-kenaikan-produksi-batu-bara-60-di-2023"/><item><title>MNC Energy Investments (IATA) Bidik Kenaikan Produksi Batu Bara 60% di 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/19/278/2690262/mnc-energy-investments-iata-bidik-kenaikan-produksi-batu-bara-60-di-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/19/278/2690262/mnc-energy-investments-iata-bidik-kenaikan-produksi-batu-bara-60-di-2023</guid><pubDate>Rabu 19 Oktober 2022 14:21 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/19/278/2690262/mnc-energy-investments-iata-bidik-kenaikan-produksi-batu-bara-60-di-2023-5ocjDfxsit.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IATA incar kenaikan produksi batu bara hingga 60% (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/19/278/2690262/mnc-energy-investments-iata-bidik-kenaikan-produksi-batu-bara-60-di-2023-5ocjDfxsit.jpg</image><title>IATA incar kenaikan produksi batu bara hingga 60% (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) menargetkan kenaikan produksi batu bara hingga 60% pada 2023. Perseroan pun telah memulai pelaksanaan rights issue (penawaran umum terbatas) atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) setelah mendapat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
BACA JUGA:Kerja Sama Baru IATA Jadi Torehan Penting

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo optimistis target kenaikan produksi batu bara IATA hingga 60% tahun depan.
&amp;ldquo;Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, OJK telah menyetujui rights issue  PT MNC Energy Investments Tbk (IATA),&amp;rdquo;ujar Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Rabu (19/10/2022).
BACA JUGA:IATA Teken Perjanjian Jual Beli dengan Tiga Pihak, Bukti Industri Batu Bara Jadi Bisnis Utama MNC

Untuk diketahui, IATA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 14.840.555.748 Saham Seri B yang ditawarkan sebesar Rp180 dengan rasio 10:13 (10 Saham yang dimiliki berhak untuk mendapatkan 13 HMETD).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8yOS80LzE1MTIwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Hary Tanoe menjelaskan, IATA menargetkan  meraih dana sekitar USD170 juta untuk mengembangkan operasinya.
&amp;ldquo;Produksi batu bara ditargetkan naik setidaknya 60% tahun depan,&amp;rdquo; papar Hary.
Sebagai informasi, pelaksanaan rights issue IATA dimulai pada Senin  (17/10/2022), dengan cum HMETD dijadwalkan pada 25 Oktober 2022, hingga  distribusi saham dimulai pada 2-15 November 2022.  Sedangkan penjatahan  saham tambahan dijadwalkan pada 16 November 2022 dengan distribusi saham  tambahan dilaksanakan pada 18 November 2022.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) menargetkan kenaikan produksi batu bara hingga 60% pada 2023. Perseroan pun telah memulai pelaksanaan rights issue (penawaran umum terbatas) atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) setelah mendapat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
BACA JUGA:Kerja Sama Baru IATA Jadi Torehan Penting

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo optimistis target kenaikan produksi batu bara IATA hingga 60% tahun depan.
&amp;ldquo;Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, OJK telah menyetujui rights issue  PT MNC Energy Investments Tbk (IATA),&amp;rdquo;ujar Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Rabu (19/10/2022).
BACA JUGA:IATA Teken Perjanjian Jual Beli dengan Tiga Pihak, Bukti Industri Batu Bara Jadi Bisnis Utama MNC

Untuk diketahui, IATA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 14.840.555.748 Saham Seri B yang ditawarkan sebesar Rp180 dengan rasio 10:13 (10 Saham yang dimiliki berhak untuk mendapatkan 13 HMETD).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8yOS80LzE1MTIwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Hary Tanoe menjelaskan, IATA menargetkan  meraih dana sekitar USD170 juta untuk mengembangkan operasinya.
&amp;ldquo;Produksi batu bara ditargetkan naik setidaknya 60% tahun depan,&amp;rdquo; papar Hary.
Sebagai informasi, pelaksanaan rights issue IATA dimulai pada Senin  (17/10/2022), dengan cum HMETD dijadwalkan pada 25 Oktober 2022, hingga  distribusi saham dimulai pada 2-15 November 2022.  Sedangkan penjatahan  saham tambahan dijadwalkan pada 16 November 2022 dengan distribusi saham  tambahan dilaksanakan pada 18 November 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
