<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertemu Bos Google, Sri Mulyani: Banyak  Youtuber dan Content Creator Baru</title><description>Sri Mulyani Indrawati bertemu dengan Vice President of Global Government Affairs and Public Policy Google Karan Bathia di Washinton DC.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/19/320/2689952/bertemu-bos-google-sri-mulyani-banyak-youtuber-dan-content-creator-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/19/320/2689952/bertemu-bos-google-sri-mulyani-banyak-youtuber-dan-content-creator-baru"/><item><title>Bertemu Bos Google, Sri Mulyani: Banyak  Youtuber dan Content Creator Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/19/320/2689952/bertemu-bos-google-sri-mulyani-banyak-youtuber-dan-content-creator-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/19/320/2689952/bertemu-bos-google-sri-mulyani-banyak-youtuber-dan-content-creator-baru</guid><pubDate>Rabu 19 Oktober 2022 08:56 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/19/320/2689952/bertemu-bos-google-sri-mulyani-banyak-youtuber-dan-content-creator-baru-JHLh82G7dO.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/19/320/2689952/bertemu-bos-google-sri-mulyani-banyak-youtuber-dan-content-creator-baru-JHLh82G7dO.jpeg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bertemu dengan Vice President of Global Government Affairs and Public Policy Google Karan Bathia di Washinton DC, Amerika Serikat di akhir pekan lalu.
Sri mengatakan bahwa Indonesia mempunyai banyak perusahaan kecil dan menengah. Hanya saja tingkat literasi digital dan familirisasi-nya masih rendah sehingga perlu untuk ditingkatkan.
BACA JUGA:Sri Mulyani Bawa Oleh-Oleh dari AS, G20 Indonesia Bawa 3 Agenda Prioritas

&quot;Digitalisasi yang kian berkembang pesat membuat pekerjaan terkait digital saat ini menjadi lebih menarik. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya para youtuber dan content creator baru yang terus hadir, karena creative industry kini sangat menjanjikan,&quot; ujar Sri, dikutip Rabu (19/10/2022).
Untuk menjawab tantangan itu, Sri menilai pemerintah harus memikirkan bagaimana cara membangun infrastruktur digital sekaligus juga meningkatkan kemampuan masyarakat (SDM) dalam memanfaatkan teknologi digital. Itu sebabnya Indonesia fokus berinvestasi untuk membangun infrastruktur digital, terutama di remote area untuk meningkatkan konektivitas.
BACA JUGA:Daftar 4 Negara Hapus Utang Indonesia Rp5 Triliun, Stafsus Sri Mulyani: Menarik Bukan?

Terhadap hal ini, Google telah turut berperan dan bekerja sama dengan Indonesia. Diantara melalui pembangunan jaringan kabel, program peningkatan kapasitas dengan membangun program digital service certificate untuk peningkatan digital skill, program yang baru diluncurkan tahun ini namun sudah melibatkan sekitar 20 ribu orang, serta program academy educreator yang mengajarkan bagaimana Youtube digunakan untuk pendidikan (edukasi).Program ini menarik banyak peminat dari Indonesia dan dapat lebih dikembangkan untuk reskilling bagi masyarakat Indonesia.
&quot;Mendukung hal itu, Indonesia memiliki dana pendidikan yang bisa diarahkan untuk mengembangkan kemampuan ekonomi kreatif, tentunya dengan turut melibatkan pem</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bertemu dengan Vice President of Global Government Affairs and Public Policy Google Karan Bathia di Washinton DC, Amerika Serikat di akhir pekan lalu.
Sri mengatakan bahwa Indonesia mempunyai banyak perusahaan kecil dan menengah. Hanya saja tingkat literasi digital dan familirisasi-nya masih rendah sehingga perlu untuk ditingkatkan.
BACA JUGA:Sri Mulyani Bawa Oleh-Oleh dari AS, G20 Indonesia Bawa 3 Agenda Prioritas

&quot;Digitalisasi yang kian berkembang pesat membuat pekerjaan terkait digital saat ini menjadi lebih menarik. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya para youtuber dan content creator baru yang terus hadir, karena creative industry kini sangat menjanjikan,&quot; ujar Sri, dikutip Rabu (19/10/2022).
Untuk menjawab tantangan itu, Sri menilai pemerintah harus memikirkan bagaimana cara membangun infrastruktur digital sekaligus juga meningkatkan kemampuan masyarakat (SDM) dalam memanfaatkan teknologi digital. Itu sebabnya Indonesia fokus berinvestasi untuk membangun infrastruktur digital, terutama di remote area untuk meningkatkan konektivitas.
BACA JUGA:Daftar 4 Negara Hapus Utang Indonesia Rp5 Triliun, Stafsus Sri Mulyani: Menarik Bukan?

Terhadap hal ini, Google telah turut berperan dan bekerja sama dengan Indonesia. Diantara melalui pembangunan jaringan kabel, program peningkatan kapasitas dengan membangun program digital service certificate untuk peningkatan digital skill, program yang baru diluncurkan tahun ini namun sudah melibatkan sekitar 20 ribu orang, serta program academy educreator yang mengajarkan bagaimana Youtube digunakan untuk pendidikan (edukasi).Program ini menarik banyak peminat dari Indonesia dan dapat lebih dikembangkan untuk reskilling bagi masyarakat Indonesia.
&quot;Mendukung hal itu, Indonesia memiliki dana pendidikan yang bisa diarahkan untuk mengembangkan kemampuan ekonomi kreatif, tentunya dengan turut melibatkan pem</content:encoded></item></channel></rss>
