<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lihat Ekonomi Indonesia Sekarang! Jokowi: Kita Patut Bersyukur   </title><description>Presiden Jokowi mengajak semua masyarakat Indonesia untuk bersyukur atas kebangkitan ekonomi Indonesia saat ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/19/320/2690073/lihat-ekonomi-indonesia-sekarang-jokowi-kita-patut-bersyukur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/19/320/2690073/lihat-ekonomi-indonesia-sekarang-jokowi-kita-patut-bersyukur"/><item><title>Lihat Ekonomi Indonesia Sekarang! Jokowi: Kita Patut Bersyukur   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/19/320/2690073/lihat-ekonomi-indonesia-sekarang-jokowi-kita-patut-bersyukur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/19/320/2690073/lihat-ekonomi-indonesia-sekarang-jokowi-kita-patut-bersyukur</guid><pubDate>Rabu 19 Oktober 2022 11:19 WIB</pubDate><dc:creator>Khairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/19/320/2690073/lihat-ekonomi-indonesia-sekarang-jokowi-kita-patut-bersyukur-xdDtGy6g7H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi Soal Ekonomi Indonesia. (Foto: Okezone.com/Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/19/320/2690073/lihat-ekonomi-indonesia-sekarang-jokowi-kita-patut-bersyukur-xdDtGy6g7H.jpg</image><title>Presiden Jokowi Soal Ekonomi Indonesia. (Foto: Okezone.com/Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Jokowi mengajak semua masyarakat Indonesia untuk bersyukur atas kebangkitan ekonomi Indonesia saat ini. Di tengah-tengah ketidakpastian perekonomian dunia, ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh.
&quot;Kita patut bersyukur bahwa di tengah-tengah krisis, di tengah-tengah resesi, Indonesia di kuartal II masih tumbuh 5,44%. Ini wajib kita syukuri,&quot; tutur Jokowi, saat memberi sambutan pada acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2022, Rabu (19/10/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;16 Negara Jadi Pasien IMF dan 28 Antre, Jokowi: Kita Wajib Bersyukur
Jokowi mengatakan, Indonesia termasuk negara yang memiliki growth pertumbuhan ekonomi yang paling tinggi di antara negara-negara G20 maupun negara-negara lainnya.
Begitu juga dengan laju inflasi yang masih terkendali. Di mana pada Agustus, Inflasi mencapai 4,6% atau hingga kuartal II 4,9%. Meski karena ada kenaikan BBM, inflasi naik sedikit di angka 5,9%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Berhasil Lalui Masa Kelam Covid-19, RI Bisa Lewati Ekonomi Gelap di 2023?
&quot;Masih bisa kita kendalikan. Kemudian, tolong nanti dibandingkan inflasi kita dengan negara-negara lain, pertumbuhan growth kita dibandingkan dengan negara-negara lain,&quot; ujarnya,
Hal lain yang patut disyukuri adalah neraca perdagangan Indonesia yang terus surplus. Jokowi mencatat sudah 29 bulan neraca perdagangan.&quot;Tadi sudah disampaikan oleh Pak Zul, Menteri Perdagangan, dari Januari sampai September surplus kita mencapai USD39,8 miliar. Ini jumlah yang tidak sedikit. Ini juga berkat kerja keras Bapak, Ibu sekalian,&quot; ujarnya.
Oleh karena itu, Kepala Negara mengajak semua masyarakat untuk tetap optimistis meskipun lembaga-lembaga internasional menyampaikan bahwa tahun ini sulit dan tahun depan akan gelap.
&quot;Silakan negara-negara lain. Negara kita harus tetap optimis, tapi memang harus tetap waspada, harus hati-hati karena badainya itu sulit dihitung, sulit diprediksi, sulit dikalkulasi. Akan menyebar sampai ke mana, imbasnya ke kita seperti apa,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Jokowi mengajak semua masyarakat Indonesia untuk bersyukur atas kebangkitan ekonomi Indonesia saat ini. Di tengah-tengah ketidakpastian perekonomian dunia, ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh.
&quot;Kita patut bersyukur bahwa di tengah-tengah krisis, di tengah-tengah resesi, Indonesia di kuartal II masih tumbuh 5,44%. Ini wajib kita syukuri,&quot; tutur Jokowi, saat memberi sambutan pada acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2022, Rabu (19/10/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;16 Negara Jadi Pasien IMF dan 28 Antre, Jokowi: Kita Wajib Bersyukur
Jokowi mengatakan, Indonesia termasuk negara yang memiliki growth pertumbuhan ekonomi yang paling tinggi di antara negara-negara G20 maupun negara-negara lainnya.
Begitu juga dengan laju inflasi yang masih terkendali. Di mana pada Agustus, Inflasi mencapai 4,6% atau hingga kuartal II 4,9%. Meski karena ada kenaikan BBM, inflasi naik sedikit di angka 5,9%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Berhasil Lalui Masa Kelam Covid-19, RI Bisa Lewati Ekonomi Gelap di 2023?
&quot;Masih bisa kita kendalikan. Kemudian, tolong nanti dibandingkan inflasi kita dengan negara-negara lain, pertumbuhan growth kita dibandingkan dengan negara-negara lain,&quot; ujarnya,
Hal lain yang patut disyukuri adalah neraca perdagangan Indonesia yang terus surplus. Jokowi mencatat sudah 29 bulan neraca perdagangan.&quot;Tadi sudah disampaikan oleh Pak Zul, Menteri Perdagangan, dari Januari sampai September surplus kita mencapai USD39,8 miliar. Ini jumlah yang tidak sedikit. Ini juga berkat kerja keras Bapak, Ibu sekalian,&quot; ujarnya.
Oleh karena itu, Kepala Negara mengajak semua masyarakat untuk tetap optimistis meskipun lembaga-lembaga internasional menyampaikan bahwa tahun ini sulit dan tahun depan akan gelap.
&quot;Silakan negara-negara lain. Negara kita harus tetap optimis, tapi memang harus tetap waspada, harus hati-hati karena badainya itu sulit dihitung, sulit diprediksi, sulit dikalkulasi. Akan menyebar sampai ke mana, imbasnya ke kita seperti apa,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
