<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Ajak Masyarakat Nikmati Ragam Kuliner Nusantara, Kenapa Harus Mi Vietnam?</title><description>Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mendorong kuliner Indonesia semakin dikenal dan dinikmati masyarakat</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/19/320/2690298/mendag-ajak-masyarakat-nikmati-ragam-kuliner-nusantara-kenapa-harus-mi-vietnam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/19/320/2690298/mendag-ajak-masyarakat-nikmati-ragam-kuliner-nusantara-kenapa-harus-mi-vietnam"/><item><title>Mendag Ajak Masyarakat Nikmati Ragam Kuliner Nusantara, Kenapa Harus Mi Vietnam?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/19/320/2690298/mendag-ajak-masyarakat-nikmati-ragam-kuliner-nusantara-kenapa-harus-mi-vietnam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/19/320/2690298/mendag-ajak-masyarakat-nikmati-ragam-kuliner-nusantara-kenapa-harus-mi-vietnam</guid><pubDate>Rabu 19 Oktober 2022 14:58 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/19/320/2690298/mendag-ajak-masyarakat-nikmati-ragam-kuliner-nusantara-kenapa-harus-mi-vietnam-vk2dPcjBXE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Zulhas Ajak Masyarakat Nikmati Kuliner Nusantara. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/19/320/2690298/mendag-ajak-masyarakat-nikmati-ragam-kuliner-nusantara-kenapa-harus-mi-vietnam-vk2dPcjBXE.jpg</image><title>Mendag Zulhas Ajak Masyarakat Nikmati Kuliner Nusantara. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mendorong kuliner Indonesia semakin dikenal dan dinikmati masyarakat. Pasalnya, Mendag melihat banyak orang Indonesia masih sering makanan makanan luar negeri.
&quot;Kuliner itu gini, kita punya segala macam. Bayangin aja, yang namanya mi dari Vietnam, kuahnya bening, mie-nya putih, di sini banyak. Juga ada rendang macam-macam, UMKM kita banyak yang jual itu,&quot; kata Mendag di sela-sela kunjangannya ke stand-stand UMKM Kuliner Nusantara di acara Trade Expo Indonesia, Tangerang, Rabu (19/10/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Rumah Makan di Surabaya Ini Murah Banget, Bayar Rp5.000 Makan Sampai Kenyang!
Menurutnya, Indonesia mampu menyaingi mi Vietnam yang banyak dijual di Indonesia. Salah satunya dengan mengenalkan mi tok-tok.
&quot;Contohnya mi vietnam, kita punya yang mirip dengan itu. Tadi saya liat namanya mi tok-tok. Kenalkan itu aja, kelar udah,&quot; tutur Mendag Zulhas.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kupang Punya Objek Wisata Baru Nih, Bisa Healing Sambil Kulineran di Pinggir Pantai
Di ajang pameran internasional Trade Expo Indonesia (TEI) 2022 ke-37 ini, Mendag Zulhas menggiring tamu-tamu asing untuk mencicipi kuliner Indonesia. Selain untuk memperkenalkan rasa, namun juga membuka peluang ekspor.
&quot;Di TEI ini kita harus buka pasar. Jangan sampai Arab Saudi yang makan orang Indonesia, uang orang Indonesia, tapi makan ikan patin dari Vietnam, nunggu rendang dari Thailand,&quot; tukasnya.Sebagai informasi, Kementerian Perdagangan menyelenggarakan pameran internasional TEI selama lima hari pada 19&amp;ndash;23 Oktober 2022 di Indonesia Convention Exhibition, Bumi Serpong Damai City (ICE, BSD City), Tangerang.
Di pameran tersebut, menampilkan banyak produk yang terbagi dalam 7 zona yaitu manufaktur, aksesoris, fesyen, kecantikan, kesehatan, perawatan, medis, mebel, dekorasi, jasa, digital, serta makanan dan minuman. Khusus pameran makanan dan minuman, pengunjung bisa datang ke Hall 10.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mendorong kuliner Indonesia semakin dikenal dan dinikmati masyarakat. Pasalnya, Mendag melihat banyak orang Indonesia masih sering makanan makanan luar negeri.
&quot;Kuliner itu gini, kita punya segala macam. Bayangin aja, yang namanya mi dari Vietnam, kuahnya bening, mie-nya putih, di sini banyak. Juga ada rendang macam-macam, UMKM kita banyak yang jual itu,&quot; kata Mendag di sela-sela kunjangannya ke stand-stand UMKM Kuliner Nusantara di acara Trade Expo Indonesia, Tangerang, Rabu (19/10/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Rumah Makan di Surabaya Ini Murah Banget, Bayar Rp5.000 Makan Sampai Kenyang!
Menurutnya, Indonesia mampu menyaingi mi Vietnam yang banyak dijual di Indonesia. Salah satunya dengan mengenalkan mi tok-tok.
&quot;Contohnya mi vietnam, kita punya yang mirip dengan itu. Tadi saya liat namanya mi tok-tok. Kenalkan itu aja, kelar udah,&quot; tutur Mendag Zulhas.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kupang Punya Objek Wisata Baru Nih, Bisa Healing Sambil Kulineran di Pinggir Pantai
Di ajang pameran internasional Trade Expo Indonesia (TEI) 2022 ke-37 ini, Mendag Zulhas menggiring tamu-tamu asing untuk mencicipi kuliner Indonesia. Selain untuk memperkenalkan rasa, namun juga membuka peluang ekspor.
&quot;Di TEI ini kita harus buka pasar. Jangan sampai Arab Saudi yang makan orang Indonesia, uang orang Indonesia, tapi makan ikan patin dari Vietnam, nunggu rendang dari Thailand,&quot; tukasnya.Sebagai informasi, Kementerian Perdagangan menyelenggarakan pameran internasional TEI selama lima hari pada 19&amp;ndash;23 Oktober 2022 di Indonesia Convention Exhibition, Bumi Serpong Damai City (ICE, BSD City), Tangerang.
Di pameran tersebut, menampilkan banyak produk yang terbagi dalam 7 zona yaitu manufaktur, aksesoris, fesyen, kecantikan, kesehatan, perawatan, medis, mebel, dekorasi, jasa, digital, serta makanan dan minuman. Khusus pameran makanan dan minuman, pengunjung bisa datang ke Hall 10.</content:encoded></item></channel></rss>
