<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penuhi Permintaan, Smelter Seng Ditargetkan Rampung di Kuartal II-2023</title><description>PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menargetkan pembangunan pabrik pengolahan / smelter zinc atau seng akan rampung di kuartal II-2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/20/278/2690852/penuhi-permintaan-smelter-seng-ditargetkan-rampung-di-kuartal-ii-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/20/278/2690852/penuhi-permintaan-smelter-seng-ditargetkan-rampung-di-kuartal-ii-2023"/><item><title>Penuhi Permintaan, Smelter Seng Ditargetkan Rampung di Kuartal II-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/20/278/2690852/penuhi-permintaan-smelter-seng-ditargetkan-rampung-di-kuartal-ii-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/20/278/2690852/penuhi-permintaan-smelter-seng-ditargetkan-rampung-di-kuartal-ii-2023</guid><pubDate>Kamis 20 Oktober 2022 11:12 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/20/278/2690852/penuhi-permintaan-smelter-seng-ditargetkan-rampung-di-kuartal-ii-2023-J7iO4ftHR4.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Smelter. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/20/278/2690852/penuhi-permintaan-smelter-seng-ditargetkan-rampung-di-kuartal-ii-2023-J7iO4ftHR4.JPG</image><title>Ilustrasi Smelter. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menargetkan pembangunan pabrik pengolahan / smelter zinc atau seng akan rampung di kuartal II-2023.

Direktur ZINC, Evelyne Kioe mengatakan rencana tersebut dilakukan untuk memenuhi permintaan domestik maupun mancanegara.

Proyek ini juga bakal melengkapi smelter timbal perseroan yang baru saja beroperasi pada Juni lalu.

Evelyn memandang harga kedua komoditas tersebut cukup menarik di pasar internasional setelah konflik geopolitik di Eropa Timur antara Rusia dan Ukraina yang menyebabkan krisis energi global.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Smelter Ausmelt Timah (TINS) Segera Beroperasi, PLN Siap Pasok Listrik
&quot;Secara umum perseroan memandang harga komoditas Seng (Zn) dan Timbal (Pb) masih tergolong stabil, karena jumlah permintaan global terhadap kedua komoditas ini tergolong tinggi serta ada banyak smelter di Eropa yang tutup sementara,&quot; kata Evelyn dalam keterangannya, Kamis (20/10/2022).

Secara historis, harga timbal (Pb) dan Seng (Zn) sempat meningkat pada kuartal pertama tahun ini, sebelum kemudian tertekan pada triwulan berkutnya.
Berdasarkan laporan Bloomberg, dalam setahun terakhir, Eropa telah kehilangan sektiar setengah dari kapasitas peleburan seng dan alumuniumnya karena kendala pasokan energi.

&quot;Jika kenaikan biaya energi terus berlanjut, maka akan lebih banyak pabrik yang menghentikan produksi selama musim dingin,&quot; terangnya.

Hingga kuartal III/2022, produksi konsentrat zinc perseroan mencapai 15.311,67 ton, atau lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 19.141,09 ton.

Sedangkan produksi konsentrat timbal sebanyak 5.687,98 ton, masih sedikit dari periode sama tahun lalu sebanyak 7.229,70 ton.

Berkaca dari tahun 2021, perseroan memproduksi konsentrat zinc sebanyak 28.978,80 ton, lebih rendah dibanding tahun 2020 yang sebanyak 39.974,04 ton. Adapun produksi konsentrat timbal di tahun 2021 sebanyak 12.021,79 ton, lebih rendah dari tahun 2020 yang 12.658,68 ton.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menargetkan pembangunan pabrik pengolahan / smelter zinc atau seng akan rampung di kuartal II-2023.

Direktur ZINC, Evelyne Kioe mengatakan rencana tersebut dilakukan untuk memenuhi permintaan domestik maupun mancanegara.

Proyek ini juga bakal melengkapi smelter timbal perseroan yang baru saja beroperasi pada Juni lalu.

Evelyn memandang harga kedua komoditas tersebut cukup menarik di pasar internasional setelah konflik geopolitik di Eropa Timur antara Rusia dan Ukraina yang menyebabkan krisis energi global.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Smelter Ausmelt Timah (TINS) Segera Beroperasi, PLN Siap Pasok Listrik
&quot;Secara umum perseroan memandang harga komoditas Seng (Zn) dan Timbal (Pb) masih tergolong stabil, karena jumlah permintaan global terhadap kedua komoditas ini tergolong tinggi serta ada banyak smelter di Eropa yang tutup sementara,&quot; kata Evelyn dalam keterangannya, Kamis (20/10/2022).

Secara historis, harga timbal (Pb) dan Seng (Zn) sempat meningkat pada kuartal pertama tahun ini, sebelum kemudian tertekan pada triwulan berkutnya.
Berdasarkan laporan Bloomberg, dalam setahun terakhir, Eropa telah kehilangan sektiar setengah dari kapasitas peleburan seng dan alumuniumnya karena kendala pasokan energi.

&quot;Jika kenaikan biaya energi terus berlanjut, maka akan lebih banyak pabrik yang menghentikan produksi selama musim dingin,&quot; terangnya.

Hingga kuartal III/2022, produksi konsentrat zinc perseroan mencapai 15.311,67 ton, atau lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 19.141,09 ton.

Sedangkan produksi konsentrat timbal sebanyak 5.687,98 ton, masih sedikit dari periode sama tahun lalu sebanyak 7.229,70 ton.

Berkaca dari tahun 2021, perseroan memproduksi konsentrat zinc sebanyak 28.978,80 ton, lebih rendah dibanding tahun 2020 yang sebanyak 39.974,04 ton. Adapun produksi konsentrat timbal di tahun 2021 sebanyak 12.021,79 ton, lebih rendah dari tahun 2020 yang 12.658,68 ton.</content:encoded></item></channel></rss>
