<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjualan Obat Sirup Distop, Pedagang Pasar Pramuka Rugi Ratusan Juta</title><description>Pemerintah menginstruksikan apotek agar menghentikan penjualan obat bebas ataupun obat sirup untuk sementara waktu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/20/320/2691016/penjualan-obat-sirup-distop-pedagang-pasar-pramuka-rugi-ratusan-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/20/320/2691016/penjualan-obat-sirup-distop-pedagang-pasar-pramuka-rugi-ratusan-juta"/><item><title>Penjualan Obat Sirup Distop, Pedagang Pasar Pramuka Rugi Ratusan Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/20/320/2691016/penjualan-obat-sirup-distop-pedagang-pasar-pramuka-rugi-ratusan-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/20/320/2691016/penjualan-obat-sirup-distop-pedagang-pasar-pramuka-rugi-ratusan-juta</guid><pubDate>Kamis 20 Oktober 2022 13:54 WIB</pubDate><dc:creator>Rizky Fauzan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/20/320/2691016/penjualan-obat-sirup-distop-pedagang-pasar-pramuka-rugi-ratusan-juta-SsJbRtl5ca.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemerintah stop penjualan obat sirup (Foto: Pixabay)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/20/320/2691016/penjualan-obat-sirup-distop-pedagang-pasar-pramuka-rugi-ratusan-juta-SsJbRtl5ca.jpg</image><title>Pemerintah stop penjualan obat sirup (Foto: Pixabay)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menginstruksikan apotek agar menghentikan penjualan obat sirup untuk sementara waktu. Pedagang obat-obatan di Pasar Pramuka, Jakarta Timur rugi ratusan juta akibat adanya kebijakan tersebut.
Ketua Harian Himpunan Pedagang Farmasi Pasar Pramuka Yoyon mengatakan bahwa kerugian seluruh pedagang obat sirup di Pasar Pramuka bisa mencapai ratusan juta. Untuk itu, dirinya meminta kejelasan terkait aturan larangan tersebut.
BACA JUGA:Penjualan Obat Sirup Disetop Sementara, YLKI: Harusnya Ditarik dari Pasaran

&quot;Pedagang saya banyak. Kemarin datang berapa karton itu (obat cair). Dampaknya apa? Kerugian, bukan Rp10-Rp20 juta, tapi ratusan juta untuk Pasar Pramuka. Untuk DKI bisa miliaran, apalagi seluruh Indonesia,&quot; kata Yoyon kepada awak media, Kamis (20/10/2022).
Yoyon masih meragukan jika obat sirup yang menyebabkan munculnya banyak kasus gangguan ginjal akut di Indonesia. Menurut dia, menduga munculnya penyakit tersebut karena berasal dari makanan atau penyebab lain.
BACA JUGA:4 Tips Penting dalam Memilih Obat Selain yang Cair, Supaya Tetap Aman! 

&quot;Coba diselidiki dulu kenapa, apakah memang benar karena obat-obat sirup atau dari yang lain memang gaya hidup. Jadi nggak buat bingung,&quot; ucapnya.
Dia menuturkan, pemerintah seharusnya memberikan penjelasan sejelas-jelasnya agar seluruh pedagang tidak bingung dan pembeli pun memahaminya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yMC8xLzE1NTI1MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita baca di internet katanya ada kandungan pelarut sejenis etilen,  di mana fungsi pengawas BPOM? Yang saya tahu kandungan itu untuk membuat  fiber atau botol plastik. Otomatis untuk tubuh jadi racun, kenapa  diperbolehkan? Kalau ada kandungan itu kenapa di komposisi nggak ditulis  ada kandungan itu,&quot; tuturnya
Yoyon meminta dalam hal ini produsen obat sirup juga ditutup dan  menarik seluruh obat-obatnya. &quot;Otomatis kita nggak akan jual kalau  ditarik. Kenapa kita jual ya kita nggak mau rugi karena sudah terlanjur  beli dan bayar,&quot; imbuhnya.
Adapun, pedagang obat di Pasar Pramuka bernama Ahmad mengaku rugi  puluhan juta jika dilarang menjual obat cair. Terlihat dirinya belum  menarik obat-obatan dari etalase karena menunggu edaran resmi dari  pengelola.
&quot;Rugi bisa Rp20-30 juta, bisa lebih malah. Ini kita beli ada yang  cash, ada yang tempo. Nggak mungkin langsung ditarik semua,&quot; ujar Ahmad.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menginstruksikan apotek agar menghentikan penjualan obat sirup untuk sementara waktu. Pedagang obat-obatan di Pasar Pramuka, Jakarta Timur rugi ratusan juta akibat adanya kebijakan tersebut.
Ketua Harian Himpunan Pedagang Farmasi Pasar Pramuka Yoyon mengatakan bahwa kerugian seluruh pedagang obat sirup di Pasar Pramuka bisa mencapai ratusan juta. Untuk itu, dirinya meminta kejelasan terkait aturan larangan tersebut.
BACA JUGA:Penjualan Obat Sirup Disetop Sementara, YLKI: Harusnya Ditarik dari Pasaran

&quot;Pedagang saya banyak. Kemarin datang berapa karton itu (obat cair). Dampaknya apa? Kerugian, bukan Rp10-Rp20 juta, tapi ratusan juta untuk Pasar Pramuka. Untuk DKI bisa miliaran, apalagi seluruh Indonesia,&quot; kata Yoyon kepada awak media, Kamis (20/10/2022).
Yoyon masih meragukan jika obat sirup yang menyebabkan munculnya banyak kasus gangguan ginjal akut di Indonesia. Menurut dia, menduga munculnya penyakit tersebut karena berasal dari makanan atau penyebab lain.
BACA JUGA:4 Tips Penting dalam Memilih Obat Selain yang Cair, Supaya Tetap Aman! 

&quot;Coba diselidiki dulu kenapa, apakah memang benar karena obat-obat sirup atau dari yang lain memang gaya hidup. Jadi nggak buat bingung,&quot; ucapnya.
Dia menuturkan, pemerintah seharusnya memberikan penjelasan sejelas-jelasnya agar seluruh pedagang tidak bingung dan pembeli pun memahaminya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8yMC8xLzE1NTI1MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita baca di internet katanya ada kandungan pelarut sejenis etilen,  di mana fungsi pengawas BPOM? Yang saya tahu kandungan itu untuk membuat  fiber atau botol plastik. Otomatis untuk tubuh jadi racun, kenapa  diperbolehkan? Kalau ada kandungan itu kenapa di komposisi nggak ditulis  ada kandungan itu,&quot; tuturnya
Yoyon meminta dalam hal ini produsen obat sirup juga ditutup dan  menarik seluruh obat-obatnya. &quot;Otomatis kita nggak akan jual kalau  ditarik. Kenapa kita jual ya kita nggak mau rugi karena sudah terlanjur  beli dan bayar,&quot; imbuhnya.
Adapun, pedagang obat di Pasar Pramuka bernama Ahmad mengaku rugi  puluhan juta jika dilarang menjual obat cair. Terlihat dirinya belum  menarik obat-obatan dari etalase karena menunggu edaran resmi dari  pengelola.
&quot;Rugi bisa Rp20-30 juta, bisa lebih malah. Ini kita beli ada yang  cash, ada yang tempo. Nggak mungkin langsung ditarik semua,&quot; ujar Ahmad.</content:encoded></item></channel></rss>
