<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Anjlok 8,03%, Gubernur BI: Masih Lebih Baik Dibandingkan Malaysia, dan Thailand</title><description>Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan hingga 8%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/20/320/2691180/rupiah-anjlok-8-03-gubernur-bi-masih-lebih-baik-dibandingkan-malaysia-dan-thailand</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/20/320/2691180/rupiah-anjlok-8-03-gubernur-bi-masih-lebih-baik-dibandingkan-malaysia-dan-thailand"/><item><title>Rupiah Anjlok 8,03%, Gubernur BI: Masih Lebih Baik Dibandingkan Malaysia, dan Thailand</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/20/320/2691180/rupiah-anjlok-8-03-gubernur-bi-masih-lebih-baik-dibandingkan-malaysia-dan-thailand</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/20/320/2691180/rupiah-anjlok-8-03-gubernur-bi-masih-lebih-baik-dibandingkan-malaysia-dan-thailand</guid><pubDate>Kamis 20 Oktober 2022 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/20/320/2691180/rupiah-anjlok-8-03-gubernur-bi-masih-lebih-baik-dibandingkan-malaysia-dan-thailand-8f9OPUSJwS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kurs Rupiah melemah. Foto: Ilustrasi Freepik</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/20/320/2691180/rupiah-anjlok-8-03-gubernur-bi-masih-lebih-baik-dibandingkan-malaysia-dan-thailand-8f9OPUSJwS.jpg</image><title>Kurs Rupiah melemah. Foto: Ilustrasi Freepik</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan hingga 8%. Kendati demikian, Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa stabilitas nilai tukar Rupiah tetap terjaga di tengah sangat kuatnya dolar AS dan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.
BACA JUGA:Rupiah Sore Ini Melemah ke Rp15.498/USD, Ini Pemicunya 
Indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama (DXY) mencapai tertinggi 114,76 pada tanggal 28 September 2022 dan tercatat 112,98 pada 19 Oktober 2022 atau mengalami penguatan sebesar 18,10% (ytd) selama tahun 2022.
BACA JUGA:Mantan Bos BI Bicara Kebijakan Suku Bunga hingga Rupiah
&quot;Sementara itu, nilai tukar Rupiah sampai dengan 19 Oktober 2022 terdepresiasi 8,03% (ytd) dibandingkan dengan level akhir 2021, relatif lebih baik dibandingkan dengan depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya, seperti India 10,42%, Malaysia 11,75%, dan Thailand 12,55%,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis(20/10/2022).


Depresiasi tersebut sejalan dengan menguatnya dolar AS dan  meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global akibat pengetatan  kebijakan moneter yang lebih agresif di berbagai negara, terutama AS  untuk merespons tekanan inflasi dan kekhawatiran perlambatan ekonomi  global, di tengah persepsi terhadap prospek perekonomian Indonesia yang  tetap positif.
&quot;Ke depan, Bank Indonesia terus mencermati perkembangan pasokan valas  dan memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan  bekerjanya mekanisme pasar dan nilai fundamentalnya untuk mendukung  upaya pengendalian inflasi dan stabilitas makroekonomi,&quot; pungkas Perry.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan hingga 8%. Kendati demikian, Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa stabilitas nilai tukar Rupiah tetap terjaga di tengah sangat kuatnya dolar AS dan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.
BACA JUGA:Rupiah Sore Ini Melemah ke Rp15.498/USD, Ini Pemicunya 
Indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama (DXY) mencapai tertinggi 114,76 pada tanggal 28 September 2022 dan tercatat 112,98 pada 19 Oktober 2022 atau mengalami penguatan sebesar 18,10% (ytd) selama tahun 2022.
BACA JUGA:Mantan Bos BI Bicara Kebijakan Suku Bunga hingga Rupiah
&quot;Sementara itu, nilai tukar Rupiah sampai dengan 19 Oktober 2022 terdepresiasi 8,03% (ytd) dibandingkan dengan level akhir 2021, relatif lebih baik dibandingkan dengan depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya, seperti India 10,42%, Malaysia 11,75%, dan Thailand 12,55%,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis(20/10/2022).


Depresiasi tersebut sejalan dengan menguatnya dolar AS dan  meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global akibat pengetatan  kebijakan moneter yang lebih agresif di berbagai negara, terutama AS  untuk merespons tekanan inflasi dan kekhawatiran perlambatan ekonomi  global, di tengah persepsi terhadap prospek perekonomian Indonesia yang  tetap positif.
&quot;Ke depan, Bank Indonesia terus mencermati perkembangan pasokan valas  dan memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan  bekerjanya mekanisme pasar dan nilai fundamentalnya untuk mendukung  upaya pengendalian inflasi dan stabilitas makroekonomi,&quot; pungkas Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
