<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emiten Rokok Wismilak Raup Laba Bersih Rp169,3 Miliar</title><description>Emiten rokok PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) meraup laba bersih Rp169,3 miliar pada kuartal III 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/21/278/2691727/emiten-rokok-wismilak-raup-laba-bersih-rp169-3-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/21/278/2691727/emiten-rokok-wismilak-raup-laba-bersih-rp169-3-miliar"/><item><title>Emiten Rokok Wismilak Raup Laba Bersih Rp169,3 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/21/278/2691727/emiten-rokok-wismilak-raup-laba-bersih-rp169-3-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/21/278/2691727/emiten-rokok-wismilak-raup-laba-bersih-rp169-3-miliar</guid><pubDate>Jum'at 21 Oktober 2022 12:51 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/21/278/2691727/emiten-rokok-wismilak-raup-laba-bersih-rp169-3-miliar-x67KtRPF4L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba emiten rokok Wismilak naik (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/21/278/2691727/emiten-rokok-wismilak-raup-laba-bersih-rp169-3-miliar-x67KtRPF4L.jpg</image><title>Laba emiten rokok Wismilak naik (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Emiten rokok PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) meraup laba bersih Rp169,3 miliar pada kuartal III 2022. Laba Wismilak naik 56,4% dibanding periode sama tahun 2021 yang terbilang Rp108,8 miliar.
Hasil itu mendongkrak laba per saham dasar ke level Rp80,63 per lembar, sedangkan akhir September 2021 berada di level Rp51,82.
BACA JUGA:Komisaris Utama Wismilak Meninggal Dunia, Video Ribuan Karyawan Beri Penghormatan Terakhir Jadi Viral

Disebutkan, penjualan naik 38,8% menjadi Rp2,648 triliun yang ditopang peningkatan penjualan sigaret kretek mesin sebesar 50,1% menjadi Rp2,101 triliun. Senada, penjualan lain lain naik 54,4% menjadi Rp224,17 miliar. Tapi penjualan sigaret kretek tangan melorot 7,3% menjadi Rp302,14 miliar.
Walau beban pokok penjualan bengkak 45,2 persen menjadi Rp2,094 triliun. Tapi laba kotor tetap naik 19,1 persen menjadi Rp553,36 miliar.
BACA JUGA:Emiten Rokok Wismilak (WIIM) Raup Penjualan Rp1,94 Triliun

Sementara itu, kewajiban bengkak 29,3% dibanding akhir tahun 2021 menjadi Rp740,45 miliar. Sedangkan ekuitas tumbuh 7,9% menjadi Rp1,423 triliun. Sehingga aset meningkat 14,4% menjadi Rp2,164 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebagai informasi, WIIM melakukan buyback saham terhitung sejak 1  Agustus 2022 menggunakan dana khusus yang telah dicadangkan, sehingga  tidak mempengaruhi pendapatan perseroan. Buyback saham WIIM senilai Rp36  miliar tersebut setara 20% dari jumlah modal yang disetorkan, dengan  pelaksanaan mulai 1 Agustus 2022 hingga 31 Oktober 2022.
&amp;ldquo;Kami yakin buyback saham tidak akan memberikan dampak negatif  terhadap kegiatan usaha. Wismilak memiliki modal kerja dan arus kas yang  cukup memadai untuk kegiatan operasional kami,&amp;rdquo; kata Sekretaris  Perusahaan Wismilak Inti Makmur Surjanto Yasaputera.
Manajemen WIIM menegaskan, pelaksanaan buyback ini tidak akan  berdampak secara material terhadap biaya operasional perseroan, sehingga  laba rugi diperkirakan masih sejalan dengan target perseroan. Selain  itu, pengalihan aset berupa kas menjadi treasury stock tidak akan  mempengaruhi pendapatan perseroan.
Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan buyback tidak akan  memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha perseroan, mengingat  modal kerja dan arus kas yang dimiliki cukup memadai untuk membiayai  kegiatan perseroan. Pada semester I/2022 Wismilak memiliki total nilai  aset Rp1,89 triliun, sedangkan ekuitas mencapai Rp1,39 triliun. Adapun  untuk strategi bisnis di sisa tahun ini, WIIM fokus pada pengembangan  rokok kualitas premium.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Emiten rokok PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) meraup laba bersih Rp169,3 miliar pada kuartal III 2022. Laba Wismilak naik 56,4% dibanding periode sama tahun 2021 yang terbilang Rp108,8 miliar.
Hasil itu mendongkrak laba per saham dasar ke level Rp80,63 per lembar, sedangkan akhir September 2021 berada di level Rp51,82.
BACA JUGA:Komisaris Utama Wismilak Meninggal Dunia, Video Ribuan Karyawan Beri Penghormatan Terakhir Jadi Viral

Disebutkan, penjualan naik 38,8% menjadi Rp2,648 triliun yang ditopang peningkatan penjualan sigaret kretek mesin sebesar 50,1% menjadi Rp2,101 triliun. Senada, penjualan lain lain naik 54,4% menjadi Rp224,17 miliar. Tapi penjualan sigaret kretek tangan melorot 7,3% menjadi Rp302,14 miliar.
Walau beban pokok penjualan bengkak 45,2 persen menjadi Rp2,094 triliun. Tapi laba kotor tetap naik 19,1 persen menjadi Rp553,36 miliar.
BACA JUGA:Emiten Rokok Wismilak (WIIM) Raup Penjualan Rp1,94 Triliun

Sementara itu, kewajiban bengkak 29,3% dibanding akhir tahun 2021 menjadi Rp740,45 miliar. Sedangkan ekuitas tumbuh 7,9% menjadi Rp1,423 triliun. Sehingga aset meningkat 14,4% menjadi Rp2,164 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebagai informasi, WIIM melakukan buyback saham terhitung sejak 1  Agustus 2022 menggunakan dana khusus yang telah dicadangkan, sehingga  tidak mempengaruhi pendapatan perseroan. Buyback saham WIIM senilai Rp36  miliar tersebut setara 20% dari jumlah modal yang disetorkan, dengan  pelaksanaan mulai 1 Agustus 2022 hingga 31 Oktober 2022.
&amp;ldquo;Kami yakin buyback saham tidak akan memberikan dampak negatif  terhadap kegiatan usaha. Wismilak memiliki modal kerja dan arus kas yang  cukup memadai untuk kegiatan operasional kami,&amp;rdquo; kata Sekretaris  Perusahaan Wismilak Inti Makmur Surjanto Yasaputera.
Manajemen WIIM menegaskan, pelaksanaan buyback ini tidak akan  berdampak secara material terhadap biaya operasional perseroan, sehingga  laba rugi diperkirakan masih sejalan dengan target perseroan. Selain  itu, pengalihan aset berupa kas menjadi treasury stock tidak akan  mempengaruhi pendapatan perseroan.
Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan buyback tidak akan  memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha perseroan, mengingat  modal kerja dan arus kas yang dimiliki cukup memadai untuk membiayai  kegiatan perseroan. Pada semester I/2022 Wismilak memiliki total nilai  aset Rp1,89 triliun, sedangkan ekuitas mencapai Rp1,39 triliun. Adapun  untuk strategi bisnis di sisa tahun ini, WIIM fokus pada pengembangan  rokok kualitas premium.</content:encoded></item></channel></rss>
