<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kontainer Langka Masih Jadi Hambatan Eksportir</title><description>Kontainer langka masih menjadi hambatan bagi para eksportir.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/21/320/2691886/kontainer-langka-masih-jadi-hambatan-eksportir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/21/320/2691886/kontainer-langka-masih-jadi-hambatan-eksportir"/><item><title>Kontainer Langka Masih Jadi Hambatan Eksportir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/21/320/2691886/kontainer-langka-masih-jadi-hambatan-eksportir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/21/320/2691886/kontainer-langka-masih-jadi-hambatan-eksportir</guid><pubDate>Jum'at 21 Oktober 2022 15:28 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/21/320/2691886/kontainer-langka-masih-jadi-hambatan-eksportir-koyfiMZaoF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kelangkaan kontainer hambat ekspor (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/21/320/2691886/kontainer-langka-masih-jadi-hambatan-eksportir-koyfiMZaoF.jpg</image><title>Kelangkaan kontainer hambat ekspor (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kontainer langka masih menjadi hambatan bagi para eksportir. Direktur Jendral Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN) Didi Sumedi mengatakan kelangkaan kontainer menjadi masalah yang belum terentaskan dalam memacu pertumbuhan ekspor.
Menurutnya kelangkaan tersebut membuat antrean pengiriman hingga kenaikan ongkos kirim yang cukup memberatkan para eksportir ditambah kondisi harga BBM (bahan bakar minyak) dalam negeri yang justru mengalami peningkatan.
BACA JUGA:Tingkatkan Ekspor, RI-Malaysia Teken Kontrak Dagang Rp2,72 Triliun di TEI 2022

&quot;Permasalahan konektivitas seperti kelangkaan kontainer yang berujung pada kenaikan logistik cost,&quot; ujar Didi saat ditemui MNC Portal pada acara Trade Expo Indonesia (TEI) di ICE BSD, Jumat (21/10/2022).
Di sisi lain, kondisi perekonomian global yang pada saat covid 19 maupun hingga adanya konflik Geopolitik menjadi tantangan tersendiri untuk merealisasikan target ekspor tahun 2022. Sebab sedikit banyak tentu bakal mempengaruhi permintaan.
BACA JUGA:Jokowi Bongkar Rencana Stop Ekspor Timah

&quot;Kondisi ekonomi dunia saat ini terganggu, ada krisis energi, krisis pangan, kita Alhamdulillah masih bisa mempertahankan momentum pertumbuhan ekspor kita,&quot; lanjut Didi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMC80LzE1NDYxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Target nilai ekspor tahun 2022, tahun 2021 sudah realisasi USD231  miliar USD, tahun ini minimal kita bisa mencapai USD235 miliar,&quot;  sambungnya.
Pada kesempatannya Didi menjelaskan nilai ekspor Indonesia yang  terjadi pada periode Januari - September 2022 tumbuh positif jika  dibandingkan tahun 2021 ketika pandemi masih melanda.
&quot;Sampai Januari - September ini ekspor kita mengalami kenaikan yang cukup besar, itu sekitar 35% kenaikannya,&quot; pungkas Didi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kontainer langka masih menjadi hambatan bagi para eksportir. Direktur Jendral Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN) Didi Sumedi mengatakan kelangkaan kontainer menjadi masalah yang belum terentaskan dalam memacu pertumbuhan ekspor.
Menurutnya kelangkaan tersebut membuat antrean pengiriman hingga kenaikan ongkos kirim yang cukup memberatkan para eksportir ditambah kondisi harga BBM (bahan bakar minyak) dalam negeri yang justru mengalami peningkatan.
BACA JUGA:Tingkatkan Ekspor, RI-Malaysia Teken Kontrak Dagang Rp2,72 Triliun di TEI 2022

&quot;Permasalahan konektivitas seperti kelangkaan kontainer yang berujung pada kenaikan logistik cost,&quot; ujar Didi saat ditemui MNC Portal pada acara Trade Expo Indonesia (TEI) di ICE BSD, Jumat (21/10/2022).
Di sisi lain, kondisi perekonomian global yang pada saat covid 19 maupun hingga adanya konflik Geopolitik menjadi tantangan tersendiri untuk merealisasikan target ekspor tahun 2022. Sebab sedikit banyak tentu bakal mempengaruhi permintaan.
BACA JUGA:Jokowi Bongkar Rencana Stop Ekspor Timah

&quot;Kondisi ekonomi dunia saat ini terganggu, ada krisis energi, krisis pangan, kita Alhamdulillah masih bisa mempertahankan momentum pertumbuhan ekspor kita,&quot; lanjut Didi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xMC80LzE1NDYxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Target nilai ekspor tahun 2022, tahun 2021 sudah realisasi USD231  miliar USD, tahun ini minimal kita bisa mencapai USD235 miliar,&quot;  sambungnya.
Pada kesempatannya Didi menjelaskan nilai ekspor Indonesia yang  terjadi pada periode Januari - September 2022 tumbuh positif jika  dibandingkan tahun 2021 ketika pandemi masih melanda.
&quot;Sampai Januari - September ini ekspor kita mengalami kenaikan yang cukup besar, itu sekitar 35% kenaikannya,&quot; pungkas Didi.</content:encoded></item></channel></rss>
