<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Happy Penerimaan Pajak Tembus Rp1.310,5 Triliun</title><description>Penerimaan pajak tembus Rp1.310,5 triliun hingga September 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/21/320/2691972/sri-mulyani-happy-penerimaan-pajak-tembus-rp1-310-5-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/21/320/2691972/sri-mulyani-happy-penerimaan-pajak-tembus-rp1-310-5-triliun"/><item><title>Sri Mulyani Happy Penerimaan Pajak Tembus Rp1.310,5 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/21/320/2691972/sri-mulyani-happy-penerimaan-pajak-tembus-rp1-310-5-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/21/320/2691972/sri-mulyani-happy-penerimaan-pajak-tembus-rp1-310-5-triliun</guid><pubDate>Jum'at 21 Oktober 2022 16:53 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/21/320/2691972/sri-mulyani-happy-penerimaan-pajak-tembus-rp1-310-5-triliun-f9qQMUgec3.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani happy penerimaan pajak tinggi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/21/320/2691972/sri-mulyani-happy-penerimaan-pajak-tembus-rp1-310-5-triliun-f9qQMUgec3.jpeg</image><title>Sri Mulyani happy penerimaan pajak tinggi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Penerimaan pajak tembus Rp1.310,5 triliun hingga September 2022. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati happy karena kinerja penerimaan pajak Indonesia sangat baik dan bahkan diprakirakan akan menguat.
Dia mencatat penerimaan pajak hingga kuartal III-2022 telah melonjak sebesar 54,2% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu (year-on-year/yoy).
BACA JUGA:Penerimaan Pajak Tembus Rp1.171,8 Triliun hingga Agustus 2022

&quot;Penerimaan negara kita masih cukup kuat, tercermin dari penerimaan pajak yang tumbuhnya mencapai Rp1.310,5 triliun atau 54,2% (yoy). Ini baru pajak saja,&quot; ujar Sri dalam konferensi pers APBN KITA edisi Oktober 2022 di Jakarta, Jumat(21/10/2022).
Bahkan, dia optimis bahwa PPh nonmigas akan mencapai targetnya, atau bahkan melampauinya. Tercatat realisasi PPh non migas sebesar Rp723,3 triliun atau mencapai 96,6% dari target APBN. Angka PPN dan PPnBM tercatat telah terkumpul sebesar Rp504,5 triliun atau 78,9% dari target APBN.
BACA JUGA:UU Keuangan Pusat-Daerah Disahkan, Perkuat Penerimaan Pajak Lokal?

Realisasi penerimaan untuk PBB dan pajak lainnya tercatat sebesar Rp20,4 triliun atau 63,2% dari target APBN. Selain itu, realisasi penerimaan dari PPh migas telah mencapai Rp62,3 triliun atau 96,4% dari target APBN.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNy80LzE1NDQ2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kinerja penerimaan pajak yang sangat baik ini masih dipengaruhi oleh  tren peningkatan harga komoditas. Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang  ekspansif, implementasi UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), serta  low base effect pada tahun lalu mendukung kinerja penerimaan pajak  kita,&quot; ungkap Sri.
Dia menyebutkan, kinerja penerimaan pajak ini menunjukkan pertumbuhan yang mengalami normalisasi sepanjang kuartal III-2022.
&quot;Saya kira tren pada penerimaan pajak tersebut akan berlanjut hingga  akhir 2022, sejalan dengan meningkatnya basis penerimaan pada akhir  2021,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Penerimaan pajak tembus Rp1.310,5 triliun hingga September 2022. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati happy karena kinerja penerimaan pajak Indonesia sangat baik dan bahkan diprakirakan akan menguat.
Dia mencatat penerimaan pajak hingga kuartal III-2022 telah melonjak sebesar 54,2% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu (year-on-year/yoy).
BACA JUGA:Penerimaan Pajak Tembus Rp1.171,8 Triliun hingga Agustus 2022

&quot;Penerimaan negara kita masih cukup kuat, tercermin dari penerimaan pajak yang tumbuhnya mencapai Rp1.310,5 triliun atau 54,2% (yoy). Ini baru pajak saja,&quot; ujar Sri dalam konferensi pers APBN KITA edisi Oktober 2022 di Jakarta, Jumat(21/10/2022).
Bahkan, dia optimis bahwa PPh nonmigas akan mencapai targetnya, atau bahkan melampauinya. Tercatat realisasi PPh non migas sebesar Rp723,3 triliun atau mencapai 96,6% dari target APBN. Angka PPN dan PPnBM tercatat telah terkumpul sebesar Rp504,5 triliun atau 78,9% dari target APBN.
BACA JUGA:UU Keuangan Pusat-Daerah Disahkan, Perkuat Penerimaan Pajak Lokal?

Realisasi penerimaan untuk PBB dan pajak lainnya tercatat sebesar Rp20,4 triliun atau 63,2% dari target APBN. Selain itu, realisasi penerimaan dari PPh migas telah mencapai Rp62,3 triliun atau 96,4% dari target APBN.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNy80LzE1NDQ2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kinerja penerimaan pajak yang sangat baik ini masih dipengaruhi oleh  tren peningkatan harga komoditas. Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang  ekspansif, implementasi UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), serta  low base effect pada tahun lalu mendukung kinerja penerimaan pajak  kita,&quot; ungkap Sri.
Dia menyebutkan, kinerja penerimaan pajak ini menunjukkan pertumbuhan yang mengalami normalisasi sepanjang kuartal III-2022.
&quot;Saya kira tren pada penerimaan pajak tersebut akan berlanjut hingga  akhir 2022, sejalan dengan meningkatnya basis penerimaan pada akhir  2021,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
