<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Zulhas Hubungkan 116 UKM dengan 43 Importir Korsel</title><description>Pemerintah menghubungkan ratusan UKM dengan importir asal Korea Selatan (Korsel).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/21/455/2691826/mendag-zulhas-hubungkan-116-ukm-dengan-43-importir-korsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/21/455/2691826/mendag-zulhas-hubungkan-116-ukm-dengan-43-importir-korsel"/><item><title>Mendag Zulhas Hubungkan 116 UKM dengan 43 Importir Korsel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/21/455/2691826/mendag-zulhas-hubungkan-116-ukm-dengan-43-importir-korsel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/21/455/2691826/mendag-zulhas-hubungkan-116-ukm-dengan-43-importir-korsel</guid><pubDate>Jum'at 21 Oktober 2022 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/21/455/2691826/mendag-zulhas-hubungkan-116-ukm-dengan-43-importir-korsel-nCO2aLW1pQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag hubungkan ratusan UKM dengan importir (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/21/455/2691826/mendag-zulhas-hubungkan-116-ukm-dengan-43-importir-korsel-nCO2aLW1pQ.jpg</image><title>Mendag hubungkan ratusan UKM dengan importir (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah menghubungkan ratusan UKM dengan importir asal Korea Selatan (Korsel). Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyinergikan 116 UKM dengan 43 importir Korea Selatan dalam penjajakan kesepakatan dagang (one-on-one business matching).
&amp;ldquo;Indonesia dan Korea Selatan adalah sahabat dekat dengan hubungan yang sudah terjalin selama lima puluh tahun. Dari sisi hubungan dagang pun terus terdapat peningkatan, termasuk hari ini. Terima kasih atas keikutsertaan para pelaku usaha Korea Selatan dalam pameran TEI ke-37,&amp;rdquo; kata Mendag Zulhas saat membuka Forum Bisnis Indonesia&amp;ndash;Korea Selatan di Jakarta, Kamis (20/10/2022).
BACA JUGA:Ekspor Non Migas RI Minim, KemenkopUKM Ungkap Penyebabnya

Mendag berharap keikutsertaan pelaku usaha Korea Selatan dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 tahun ini akan semakin membawa kerja sama dengan pelaku usaha Indonesia ke arah yang baik.
Dia menyampaikan kepada para calon pembeli Korea Selatan bahwa Indonesia telah meratifikasi persetujuan kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Korea Selatan (IK&amp;ndash;CEPA).
BACA JUGA:Menko Luhut: Saya Optimistis 1,5 Juta Produk UKMM dan Koperasi Tayang di E-katalog

&quot;Persetujuan ini akan semakin melancarkan hubungan dagang kedua negara,&quot; jelas Mendag Zulhas.
Dalam Forum Bisnis Indonesia&amp;ndash;Korea yang diinisiasi Bank BNI dengan Asosiasi Importir Korea (Koima) ini, dihadiri Duta Besar RI untuk Korea Selatan Gandi Sulistyanto, Duta Besar Korea Selatan untuk RI Park Taesung, Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati, dan Chairman Koima Kim Byung Kwan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNi8xLzE1NDQwMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dubes Gandi menyampaikan momentum forum bisnis yang dilanjutkan  dengan penjajakan kesepakatan dagang turut membukakan kesempatan bagi  pelaku-pelaku UKM Indonesia untuk meningkatkan peluang ekspor mereka.
Untuk itu, menurut dia pertemuan ini harus dimanfaatkan agar semakin  banyak peluang perdagangan yang diwujudkan pelaku usaha Indonesia,  khususnya UKM, dengan para calon pembeli dari Korea Selatan.
&amp;ldquo;Dalam forum ini, penjual dan pembeli kami pertemukan. Kami harap  dari pertemuan langsung antara pelaku usaha kedua negara di momentum ini  akan tercipta berbagai kesepakatan bisnis yang dapat difasilitasi BNI,&amp;rdquo;  kata Dubes Gandi.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati berharap  melalui kerja sama dengan Koima, kantor-kantor perdagangan luar negeri  BNI seperti di Seoul, Korea Selatan dapat semakin dimanfaatkan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah menghubungkan ratusan UKM dengan importir asal Korea Selatan (Korsel). Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyinergikan 116 UKM dengan 43 importir Korea Selatan dalam penjajakan kesepakatan dagang (one-on-one business matching).
&amp;ldquo;Indonesia dan Korea Selatan adalah sahabat dekat dengan hubungan yang sudah terjalin selama lima puluh tahun. Dari sisi hubungan dagang pun terus terdapat peningkatan, termasuk hari ini. Terima kasih atas keikutsertaan para pelaku usaha Korea Selatan dalam pameran TEI ke-37,&amp;rdquo; kata Mendag Zulhas saat membuka Forum Bisnis Indonesia&amp;ndash;Korea Selatan di Jakarta, Kamis (20/10/2022).
BACA JUGA:Ekspor Non Migas RI Minim, KemenkopUKM Ungkap Penyebabnya

Mendag berharap keikutsertaan pelaku usaha Korea Selatan dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 tahun ini akan semakin membawa kerja sama dengan pelaku usaha Indonesia ke arah yang baik.
Dia menyampaikan kepada para calon pembeli Korea Selatan bahwa Indonesia telah meratifikasi persetujuan kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Korea Selatan (IK&amp;ndash;CEPA).
BACA JUGA:Menko Luhut: Saya Optimistis 1,5 Juta Produk UKMM dan Koperasi Tayang di E-katalog

&quot;Persetujuan ini akan semakin melancarkan hubungan dagang kedua negara,&quot; jelas Mendag Zulhas.
Dalam Forum Bisnis Indonesia&amp;ndash;Korea yang diinisiasi Bank BNI dengan Asosiasi Importir Korea (Koima) ini, dihadiri Duta Besar RI untuk Korea Selatan Gandi Sulistyanto, Duta Besar Korea Selatan untuk RI Park Taesung, Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati, dan Chairman Koima Kim Byung Kwan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNi8xLzE1NDQwMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dubes Gandi menyampaikan momentum forum bisnis yang dilanjutkan  dengan penjajakan kesepakatan dagang turut membukakan kesempatan bagi  pelaku-pelaku UKM Indonesia untuk meningkatkan peluang ekspor mereka.
Untuk itu, menurut dia pertemuan ini harus dimanfaatkan agar semakin  banyak peluang perdagangan yang diwujudkan pelaku usaha Indonesia,  khususnya UKM, dengan para calon pembeli dari Korea Selatan.
&amp;ldquo;Dalam forum ini, penjual dan pembeli kami pertemukan. Kami harap  dari pertemuan langsung antara pelaku usaha kedua negara di momentum ini  akan tercipta berbagai kesepakatan bisnis yang dapat difasilitasi BNI,&amp;rdquo;  kata Dubes Gandi.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati berharap  melalui kerja sama dengan Koima, kantor-kantor perdagangan luar negeri  BNI seperti di Seoul, Korea Selatan dapat semakin dimanfaatkan.</content:encoded></item></channel></rss>
