<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Naik 1,1% di Tengah Pelemahan Dolar AS</title><description>Harga emas berjangka kembali menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/22/320/2692261/harga-emas-berjangka-naik-1-1-di-tengah-pelemahan-dolar-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/22/320/2692261/harga-emas-berjangka-naik-1-1-di-tengah-pelemahan-dolar-as"/><item><title>Harga Emas Berjangka Naik 1,1% di Tengah Pelemahan Dolar AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/22/320/2692261/harga-emas-berjangka-naik-1-1-di-tengah-pelemahan-dolar-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/22/320/2692261/harga-emas-berjangka-naik-1-1-di-tengah-pelemahan-dolar-as</guid><pubDate>Sabtu 22 Oktober 2022 07:25 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/22/320/2692261/harga-emas-berjangka-naik-1-1-di-tengah-pelemahan-dolar-as-ntmgcwzNWC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/22/320/2692261/harga-emas-berjangka-naik-1-1-di-tengah-pelemahan-dolar-as-ntmgcwzNWC.jpg</image><title>Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas berjangka kembali menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas memperpanjang kenaikan untuk hari kedua berturut-turut menjadi kembali bertengger di atas level psikologis USD1.650 di tengah pelemahan dolar.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Naik Rp3.000, Ini Rincian dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Melansir Antara, Sabtu (22/10/22022), kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di Divisi Comex New York Exchange, melonjak USD19,50 atau 1,19% menjadi ditutup pada 1.656,30 dolar AS per ounce.
Dolar AS melemah di tengah rebound tajam mata uang Jepang dengan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,79% menjadi 111,9900 pada akhir perdagangan.
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Menguat Hari Ini Usai Dolar AS Melemah

Pedagang pasar memperkirakan kenaikan suku bunga 75 basis poin pada November diikuti oleh kenaikan suku bunga 50 basis poin pada Desember oleh Federal Reserve (Fed).
Analis pasar berpendapat bahwa emas masih di bawah tekanan dan tidak akan mampu mempertahankan reli apapun untuk beberapa waktu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xOC80LzE1NTEyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Jika suku bunga terus merayap lebih tinggi seperti yang mereka  lakukan, itu akan terus menekan pasar emas dalam waktu dekat,&quot; kata  Direktur Perdagangan Logam, David Meger, di High Ridge Futures.  &quot;Fokusnya terus jelas pada suku bunga dan ekspektasi kenaikan suku bunga  Fed.&quot;
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 37,7 sen  atau 2,02% menjadi USD19,066 per ounce. Platinum untuk pengiriman  Januari melonjak USD18,80 atau 2,05%, menjadi USD933,90 per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas berjangka kembali menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas memperpanjang kenaikan untuk hari kedua berturut-turut menjadi kembali bertengger di atas level psikologis USD1.650 di tengah pelemahan dolar.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Naik Rp3.000, Ini Rincian dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Melansir Antara, Sabtu (22/10/22022), kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di Divisi Comex New York Exchange, melonjak USD19,50 atau 1,19% menjadi ditutup pada 1.656,30 dolar AS per ounce.
Dolar AS melemah di tengah rebound tajam mata uang Jepang dengan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,79% menjadi 111,9900 pada akhir perdagangan.
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Menguat Hari Ini Usai Dolar AS Melemah

Pedagang pasar memperkirakan kenaikan suku bunga 75 basis poin pada November diikuti oleh kenaikan suku bunga 50 basis poin pada Desember oleh Federal Reserve (Fed).
Analis pasar berpendapat bahwa emas masih di bawah tekanan dan tidak akan mampu mempertahankan reli apapun untuk beberapa waktu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xOC80LzE1NTEyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Jika suku bunga terus merayap lebih tinggi seperti yang mereka  lakukan, itu akan terus menekan pasar emas dalam waktu dekat,&quot; kata  Direktur Perdagangan Logam, David Meger, di High Ridge Futures.  &quot;Fokusnya terus jelas pada suku bunga dan ekspektasi kenaikan suku bunga  Fed.&quot;
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 37,7 sen  atau 2,02% menjadi USD19,066 per ounce. Platinum untuk pengiriman  Januari melonjak USD18,80 atau 2,05%, menjadi USD933,90 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
