<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO, Techno9 Indonesia Incar Pertumbuhan Double Digit</title><description>PT Techno9 Indonesia Tbk bakal melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme penawaran umum perdana saham atau IPO.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/25/278/2694247/ipo-techno9-indonesia-incar-pertumbuhan-double-digit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/25/278/2694247/ipo-techno9-indonesia-incar-pertumbuhan-double-digit"/><item><title>IPO, Techno9 Indonesia Incar Pertumbuhan Double Digit</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/25/278/2694247/ipo-techno9-indonesia-incar-pertumbuhan-double-digit</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/25/278/2694247/ipo-techno9-indonesia-incar-pertumbuhan-double-digit</guid><pubDate>Selasa 25 Oktober 2022 16:14 WIB</pubDate><dc:creator>Khairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/25/278/2694247/ipo-techno9-indonesia-incar-pertumbuhan-double-digit-LZF34yAN3a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IPO Techno9 Indonesia (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/25/278/2694247/ipo-techno9-indonesia-incar-pertumbuhan-double-digit-LZF34yAN3a.jpg</image><title>IPO Techno9 Indonesia (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Techno9 Indonesia Tbk bakal melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme penawaran umum perdana saham atau IPO. Perseroan menargetkan pertumbuhan kinerja perseroan dua digit pada 2023.
Direktur Operasional PT Techno9 Indonesia Tbk Merry Kandou mengatakan, dengan IPO, perseroan akan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan didukung oleh berbagai strategi, salah satunya melalui penjualan produk aplikasi kesehatan dan pendidikan
BACA JUGA:BEI Suspensi Saham Sumber Mas Konstruksi (SMKM), Kenapa?

&quot;Tahun depan, kami targetkan pertumbuhan double digit, baik dari pendapatan maupun laba bersih,&quot; ujar Merry dilansir dari Antara, Selasa (25/10/2022).
Saat ini Techno9 Indonesia sedang dalam proses penawaran awal yang berlangsung pada 20-25 Oktober 2022. Dalam penawaran tersebut, perseroan menjual sebanyak banyaknya 432 juta saham atas nama atau 20,03% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO dengan nilai nominal Rp10 per saham.
BACA JUGA:Induk Usaha Hijab Elzatta Segera Melantai di BEI, Harga Saham Rp100-Rp130

Perusahaan yang berdiri pada 2010 itu bergerak di bidang kegiatan usaha perdagangan komputer dan perlengkapannya. Perseroan juga memiliki layanan one stop solution kepada para pelanggan, mulai dari tahap konsultasi produk, pemasangan, sampai dengan perawatan serta perbaikan (maintenance) secara berkala atau rutin kepada pelanggan. Produk dan jasa yang ditawarkan perseroan kepada pelanggan antara lain IT Managed Service, IT Infrastructure, Cabling solutions dan surveillance solutions.
Direktur IT PT Techno9 Indonesia Tbk Irwan Dharma mengatakan, di tengah persaingan usaha yang ketat di bidang penyedia solusi teknologi informasi, perseroan mampu menembus persaingan tersebut yang telah dibuktikan dengan pertumbuhan performa.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Manajemen yang berpengalaman selama lebih dari 15 tahun telah mampu  memahami seluk beluk pasar serta perilaku konsumen sehingga perseroan  dapat menyusun strategi penjualan dan pemasaran produk dan jasa yang  tepat efektif dan efisien,&quot; ujar Irwan.
Pada awalnya, penjualan perangkat keras menjadi kontributor tertinggi  perseroan. Sebagai upaya untuk mengoptimalkan pertumbuhan kinerja yang  berkelanjutan, Techno9 Indonesia akan meluncurkan aplikasi kesehatan dan  aplikasi pendidikan. Irwan optimistis pihaknya mampu bersaing di  pasaran.
Pada 2021, perseroan mampu meningkatkan pendapatan sebesar 243,73%  menjadi Rp6,53 miliar dibandingkan dengan pendapatan perseroan pada  akhir 2020 sebesar Rp1,9 miliar. Sementara itu per April 2022, perseroan  sudah membukukan pendapatan sebesar Rp4,83 miliar, melonjak signifikan  sebesar 794,31% jika dibandingkan dengan pendapatan yang dibukukan pada  April 2021.
Menurut Merry, kinerja yang dicapai sepanjang empat bulan pertama  tahun 2022 itu tidak terlepas dari pemulihan ekonomi secara makro di  mana pada 30 April 2022 kondisi COVID-19 sudah berangsur-angsur membaik  dibandingkan dengan kondisi pada 30 April 2021 lalu. Hal itu diakuinya  telah memberikan dampak pada permintaan para pelanggan yang meningkat  khususnya pada segmen perangkat lunak seiring dengan membaiknya kondisi  ekonomi di Indonesia.
&quot;Para pelanggan perseroan mulai aktif untuk membeli perangkat lunak  seiring dengan kebutuhan pelanggan dalam menghadapi transformasi  digital. Hal itu mendorong tingginya penjualan pada segmen perangkat  lunak perseroan pada periode yang berakhir di tanggal 30 April 2022,&quot;  kata Merry.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Techno9 Indonesia Tbk bakal melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme penawaran umum perdana saham atau IPO. Perseroan menargetkan pertumbuhan kinerja perseroan dua digit pada 2023.
Direktur Operasional PT Techno9 Indonesia Tbk Merry Kandou mengatakan, dengan IPO, perseroan akan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan didukung oleh berbagai strategi, salah satunya melalui penjualan produk aplikasi kesehatan dan pendidikan
BACA JUGA:BEI Suspensi Saham Sumber Mas Konstruksi (SMKM), Kenapa?

&quot;Tahun depan, kami targetkan pertumbuhan double digit, baik dari pendapatan maupun laba bersih,&quot; ujar Merry dilansir dari Antara, Selasa (25/10/2022).
Saat ini Techno9 Indonesia sedang dalam proses penawaran awal yang berlangsung pada 20-25 Oktober 2022. Dalam penawaran tersebut, perseroan menjual sebanyak banyaknya 432 juta saham atas nama atau 20,03% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO dengan nilai nominal Rp10 per saham.
BACA JUGA:Induk Usaha Hijab Elzatta Segera Melantai di BEI, Harga Saham Rp100-Rp130

Perusahaan yang berdiri pada 2010 itu bergerak di bidang kegiatan usaha perdagangan komputer dan perlengkapannya. Perseroan juga memiliki layanan one stop solution kepada para pelanggan, mulai dari tahap konsultasi produk, pemasangan, sampai dengan perawatan serta perbaikan (maintenance) secara berkala atau rutin kepada pelanggan. Produk dan jasa yang ditawarkan perseroan kepada pelanggan antara lain IT Managed Service, IT Infrastructure, Cabling solutions dan surveillance solutions.
Direktur IT PT Techno9 Indonesia Tbk Irwan Dharma mengatakan, di tengah persaingan usaha yang ketat di bidang penyedia solusi teknologi informasi, perseroan mampu menembus persaingan tersebut yang telah dibuktikan dengan pertumbuhan performa.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Manajemen yang berpengalaman selama lebih dari 15 tahun telah mampu  memahami seluk beluk pasar serta perilaku konsumen sehingga perseroan  dapat menyusun strategi penjualan dan pemasaran produk dan jasa yang  tepat efektif dan efisien,&quot; ujar Irwan.
Pada awalnya, penjualan perangkat keras menjadi kontributor tertinggi  perseroan. Sebagai upaya untuk mengoptimalkan pertumbuhan kinerja yang  berkelanjutan, Techno9 Indonesia akan meluncurkan aplikasi kesehatan dan  aplikasi pendidikan. Irwan optimistis pihaknya mampu bersaing di  pasaran.
Pada 2021, perseroan mampu meningkatkan pendapatan sebesar 243,73%  menjadi Rp6,53 miliar dibandingkan dengan pendapatan perseroan pada  akhir 2020 sebesar Rp1,9 miliar. Sementara itu per April 2022, perseroan  sudah membukukan pendapatan sebesar Rp4,83 miliar, melonjak signifikan  sebesar 794,31% jika dibandingkan dengan pendapatan yang dibukukan pada  April 2021.
Menurut Merry, kinerja yang dicapai sepanjang empat bulan pertama  tahun 2022 itu tidak terlepas dari pemulihan ekonomi secara makro di  mana pada 30 April 2022 kondisi COVID-19 sudah berangsur-angsur membaik  dibandingkan dengan kondisi pada 30 April 2021 lalu. Hal itu diakuinya  telah memberikan dampak pada permintaan para pelanggan yang meningkat  khususnya pada segmen perangkat lunak seiring dengan membaiknya kondisi  ekonomi di Indonesia.
&quot;Para pelanggan perseroan mulai aktif untuk membeli perangkat lunak  seiring dengan kebutuhan pelanggan dalam menghadapi transformasi  digital. Hal itu mendorong tingginya penjualan pada segmen perangkat  lunak perseroan pada periode yang berakhir di tanggal 30 April 2022,&quot;  kata Merry.</content:encoded></item></channel></rss>
