<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Minta PLN Kerja Sama Kurangi Emisi</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta PLN melakukan kerja sama dengan pihak eksternal untuk mengurangi penggunaan batu bara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/26/320/2695152/sri-mulyani-minta-pln-kerja-sama-kurangi-emisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/26/320/2695152/sri-mulyani-minta-pln-kerja-sama-kurangi-emisi"/><item><title>Sri Mulyani Minta PLN Kerja Sama Kurangi Emisi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/26/320/2695152/sri-mulyani-minta-pln-kerja-sama-kurangi-emisi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/26/320/2695152/sri-mulyani-minta-pln-kerja-sama-kurangi-emisi</guid><pubDate>Rabu 26 Oktober 2022 18:55 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/26/320/2695152/sri-mulyani-minta-pln-kerja-sama-kurangi-emisi-FIy5c5tKwD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani minta PLN turunkan emisi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/26/320/2695152/sri-mulyani-minta-pln-kerja-sama-kurangi-emisi-FIy5c5tKwD.jpg</image><title>Sri Mulyani minta PLN turunkan emisi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta PLN melakukan kerja sama dengan pihak eksternal untuk mengurangi penggunaan batu bara. Hal ini sebagai upaya menekan emisi karbondioksida.
&quot;Bagaimana sektor privat bisa ikut berkontribusi terhadap penurunan emisi bergantung kemampuan PLN menyediakan platform yang workable, dan membuat pola kerja sama yang menguntungkan Indonesia,&quot; kata Sri Mulyani dilansir dari Antara, Rabu (26/10/2022).
BACA JUGA:Sri Mulyani: RI Perlu Ciptakan Kemandirian Energi

Ia menyebut Indonesia membutuhkan USD280 miliar atau sekitar Rp3.400 triliun untuk melakukan transisi energi dan mencapai target National Determined Contribution (NDC) dimana Indonesia bertekad menurunkan emisi karbon 31,89% dengan upaya sendiri dan 43,20% dengan bantuan internasional di 2030.
Oleh karena itu, PLN juga diminta turut mencari solusi agar pendapatan per kapita masyarakat yang diperkirakan meningkat, dan ikut mengerek naik konsumsi listrik, tidak menyebabkan emisi karbondioksida Indonesia turut naik.
BACA JUGA:Cerita soal Keuangan Negara, Sri Mulyani Ingatkan Hal yang Perlu Diperbaiki Ditjen Perbendaharaan

&quot;PLN akan menentukan kemampuan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan energi yang naik dan kemampuan Indonesia untuk ikut bersama-sama seluruh negara di dunia mengurangi ancaman perubahan iklim,&quot; katanya.
Ia menyebutkan sejak 1881 hingga 2018 temperatur di Indonesia meningkat rata-rata 0,03 derajat celcius per tahun. Sementara, melalui Paris Agreement, negara-negara di dunia bertekad agar iklim bumi tidak lebih tinggi dari 1,5 derajat celcius di atas level sebelum revolusi industri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMi8xLzE1NDE0Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kalau dilihat dari trennya kenaikan temperatur akan mencapai 1,5  derajat celcius atau bahkan bisa melewati 2 derajat celcius. Kalau dunia  makin hangat, konsekuensinya ekstrem, di mana Indonesia sebagai negara  kepulauan juga akan terdampak,&quot; kata Sri Mulyani.
Dia juga mengharapkan PLN dapat turut dalam energy transition  mechanism dengan mengurangi porsi penggunaan batu bara untuk Pembangkit  Listrik tenaga Uap (PLTU) secara bertahap dan menguntungkan semua pihak.
&quot;Kita juga perlu memikirkan kalau mau membangun sumber energi listrik  yang baru dan terbarukan apa yang harus dilakukan agar tetap  kompetitif. Kita perlu sesuaikan kepentingan internasional yang ingin  membantu Indonesia dengan kepentingan kita sendiri untuk membangun  sektor energi listrik yang efisien dan bersih,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta PLN melakukan kerja sama dengan pihak eksternal untuk mengurangi penggunaan batu bara. Hal ini sebagai upaya menekan emisi karbondioksida.
&quot;Bagaimana sektor privat bisa ikut berkontribusi terhadap penurunan emisi bergantung kemampuan PLN menyediakan platform yang workable, dan membuat pola kerja sama yang menguntungkan Indonesia,&quot; kata Sri Mulyani dilansir dari Antara, Rabu (26/10/2022).
BACA JUGA:Sri Mulyani: RI Perlu Ciptakan Kemandirian Energi

Ia menyebut Indonesia membutuhkan USD280 miliar atau sekitar Rp3.400 triliun untuk melakukan transisi energi dan mencapai target National Determined Contribution (NDC) dimana Indonesia bertekad menurunkan emisi karbon 31,89% dengan upaya sendiri dan 43,20% dengan bantuan internasional di 2030.
Oleh karena itu, PLN juga diminta turut mencari solusi agar pendapatan per kapita masyarakat yang diperkirakan meningkat, dan ikut mengerek naik konsumsi listrik, tidak menyebabkan emisi karbondioksida Indonesia turut naik.
BACA JUGA:Cerita soal Keuangan Negara, Sri Mulyani Ingatkan Hal yang Perlu Diperbaiki Ditjen Perbendaharaan

&quot;PLN akan menentukan kemampuan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan energi yang naik dan kemampuan Indonesia untuk ikut bersama-sama seluruh negara di dunia mengurangi ancaman perubahan iklim,&quot; katanya.
Ia menyebutkan sejak 1881 hingga 2018 temperatur di Indonesia meningkat rata-rata 0,03 derajat celcius per tahun. Sementara, melalui Paris Agreement, negara-negara di dunia bertekad agar iklim bumi tidak lebih tinggi dari 1,5 derajat celcius di atas level sebelum revolusi industri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMi8xLzE1NDE0Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kalau dilihat dari trennya kenaikan temperatur akan mencapai 1,5  derajat celcius atau bahkan bisa melewati 2 derajat celcius. Kalau dunia  makin hangat, konsekuensinya ekstrem, di mana Indonesia sebagai negara  kepulauan juga akan terdampak,&quot; kata Sri Mulyani.
Dia juga mengharapkan PLN dapat turut dalam energy transition  mechanism dengan mengurangi porsi penggunaan batu bara untuk Pembangkit  Listrik tenaga Uap (PLTU) secara bertahap dan menguntungkan semua pihak.
&quot;Kita juga perlu memikirkan kalau mau membangun sumber energi listrik  yang baru dan terbarukan apa yang harus dilakukan agar tetap  kompetitif. Kita perlu sesuaikan kepentingan internasional yang ingin  membantu Indonesia dengan kepentingan kita sendiri untuk membangun  sektor energi listrik yang efisien dan bersih,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
