<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Jahja Setiaatmadja, Tukang Rental Kaset yang Jadi Bos BCA</title><description>Kisah Jahja Setiaatmadja, tukang rental kaset yang kini menjadi bos PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/26/455/2695018/kisah-jahja-setiaatmadja-tukang-rental-kaset-yang-jadi-bos-bca</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/26/455/2695018/kisah-jahja-setiaatmadja-tukang-rental-kaset-yang-jadi-bos-bca"/><item><title>Kisah Jahja Setiaatmadja, Tukang Rental Kaset yang Jadi Bos BCA</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/26/455/2695018/kisah-jahja-setiaatmadja-tukang-rental-kaset-yang-jadi-bos-bca</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/26/455/2695018/kisah-jahja-setiaatmadja-tukang-rental-kaset-yang-jadi-bos-bca</guid><pubDate>Rabu 26 Oktober 2022 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/26/455/2695018/kisah-jahja-setiaatmadja-tukang-rental-kaset-yang-jadi-bos-bca-no717VPWVm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kisah Jahja Setiaatmadja tukang rental kaset yang jadi bos BCA (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/26/455/2695018/kisah-jahja-setiaatmadja-tukang-rental-kaset-yang-jadi-bos-bca-no717VPWVm.jpg</image><title>Kisah Jahja Setiaatmadja tukang rental kaset yang jadi bos BCA (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kisah Jahja Setiaatmadja, tukang rental kaset yang kini menjadi bos PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Jahja Setiaatmadja adalah orang yang berhasil menjadikan BCA menjadi salah satu saham blue chip.
Dia adalah orang nomor satu di bank terbesar Indonesia itu. Dirangkum Okezone, Rabu (26/10/2022), BCA kini memiliki laba Rp29 triliun pada kuartal III 2022. Laba BCA mengalami kenaikan 24,8% (yoy).
BACA JUGA:Bos BCA Jahja Setiaatmadja Jual Saham BBCA untuk Renovasi Rumah

Kerja keras Jahja berhasil menjadikan dirinya sebagai CEO of the Year pada ajang Indonesia Property dan Bank Award di tahun 2016 lalu, tapi siapa sangka ternyata dia pernah menjadi seorang perental kaset dan berjuang hingga ke titik saat ini.
Mungkin keluarga Jahja bukan berasal dari keluarga berada, ayahnya merupakan seorang kasir di Bank Indonesia dan ibunya hanya ibu rumah tangga biasa.
BACA JUGA:Jahja Setiaatmadja Borong Saham BCA (BBCA) Rp5,1 Miliar

Singkat cerita, Jahja menjadi mahasiswa ekonomi di Universitas Indonesia, saat menjadi mahasiswa tingkat akhir dirinya mulai bekerja di perusahaan akuntan public Pricewaterhouse.
Karena keterbatasan ekonomi pada saat itu, Jahja merasa haru mencari uang tambahan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu dia menemukan ide untuk menyediakan jasa rental kaset, Jahja saat itu mulai dari menyewakan kaset tersebut kepada teman-temannya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kala itu, bisnis rental kaset sedang ramai dan menjadi salah satu  hiburan bagi masyarakat. Karena bisnis rental kaset ini juga, Jahja  memiliki pelanggan setia yang merupakan salah satu direksi perusahaan  farmasi. Dia adalah Rudy Capelle, Rudy adalah  salah satu direksi PT  Kalbe Farma. Kesempatan ini Jahja ambil untuk melamar sebagai Asisten  Manajer pada tahun 1980, dia juga sambil melanjutkan kuliah S2 miliknya.
Setelah bekerja selama dua tahun, Jahja naik jabatan menjadi Manajer  keuangan dan menduduki jabatan Direktur Keuangan PT Kalbe Farma pada  usia 33 tahun. Pada tahun selanjutnya, dia memulai perjalanan kariernya  di dunia otomotif sebagai direktur keuangan.
Tahun 1990-an, Jahja memulai kariernya sebagai bankir di BCA.  Kariernya terus meroket dari tahun 1999 hingga 2005, dia berhasil  menjadi anggota direksi. Setelah menjadi anggota direksi, di tahun  selanjutnya hingga 2011, Jahja menjadi orang kedua.
Menjadi Wakil Presiden Direktur merupakan jabatan yang besar, dia  bertanggung jawab di banyak bidang sekaligus. Pada saat Rapat Umum  Pemegang Saham Tahunan, para pemegang saham BCA setuju untuk memberikan  Jahja Setiaatmadja sebagai pemimpin dari BCA. Jahja menjadi Presiden  Direktur BCA pada 17 Juni 2011 setelah keluarnya persetujuan dari Bank  Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kisah Jahja Setiaatmadja, tukang rental kaset yang kini menjadi bos PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Jahja Setiaatmadja adalah orang yang berhasil menjadikan BCA menjadi salah satu saham blue chip.
Dia adalah orang nomor satu di bank terbesar Indonesia itu. Dirangkum Okezone, Rabu (26/10/2022), BCA kini memiliki laba Rp29 triliun pada kuartal III 2022. Laba BCA mengalami kenaikan 24,8% (yoy).
BACA JUGA:Bos BCA Jahja Setiaatmadja Jual Saham BBCA untuk Renovasi Rumah

Kerja keras Jahja berhasil menjadikan dirinya sebagai CEO of the Year pada ajang Indonesia Property dan Bank Award di tahun 2016 lalu, tapi siapa sangka ternyata dia pernah menjadi seorang perental kaset dan berjuang hingga ke titik saat ini.
Mungkin keluarga Jahja bukan berasal dari keluarga berada, ayahnya merupakan seorang kasir di Bank Indonesia dan ibunya hanya ibu rumah tangga biasa.
BACA JUGA:Jahja Setiaatmadja Borong Saham BCA (BBCA) Rp5,1 Miliar

Singkat cerita, Jahja menjadi mahasiswa ekonomi di Universitas Indonesia, saat menjadi mahasiswa tingkat akhir dirinya mulai bekerja di perusahaan akuntan public Pricewaterhouse.
Karena keterbatasan ekonomi pada saat itu, Jahja merasa haru mencari uang tambahan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu dia menemukan ide untuk menyediakan jasa rental kaset, Jahja saat itu mulai dari menyewakan kaset tersebut kepada teman-temannya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kala itu, bisnis rental kaset sedang ramai dan menjadi salah satu  hiburan bagi masyarakat. Karena bisnis rental kaset ini juga, Jahja  memiliki pelanggan setia yang merupakan salah satu direksi perusahaan  farmasi. Dia adalah Rudy Capelle, Rudy adalah  salah satu direksi PT  Kalbe Farma. Kesempatan ini Jahja ambil untuk melamar sebagai Asisten  Manajer pada tahun 1980, dia juga sambil melanjutkan kuliah S2 miliknya.
Setelah bekerja selama dua tahun, Jahja naik jabatan menjadi Manajer  keuangan dan menduduki jabatan Direktur Keuangan PT Kalbe Farma pada  usia 33 tahun. Pada tahun selanjutnya, dia memulai perjalanan kariernya  di dunia otomotif sebagai direktur keuangan.
Tahun 1990-an, Jahja memulai kariernya sebagai bankir di BCA.  Kariernya terus meroket dari tahun 1999 hingga 2005, dia berhasil  menjadi anggota direksi. Setelah menjadi anggota direksi, di tahun  selanjutnya hingga 2011, Jahja menjadi orang kedua.
Menjadi Wakil Presiden Direktur merupakan jabatan yang besar, dia  bertanggung jawab di banyak bidang sekaligus. Pada saat Rapat Umum  Pemegang Saham Tahunan, para pemegang saham BCA setuju untuk memberikan  Jahja Setiaatmadja sebagai pemimpin dari BCA. Jahja menjadi Presiden  Direktur BCA pada 17 Juni 2011 setelah keluarnya persetujuan dari Bank  Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
