<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub Minta Pengusaha Pesawat Cari Solusi Pemulihan Industri Penerbangan</title><description>Pengusaha pesawat diharapkan bisa bersinergi mencari solusi pemulihan industri penerbangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/27/320/2695723/menhub-minta-pengusaha-pesawat-cari-solusi-pemulihan-industri-penerbangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/27/320/2695723/menhub-minta-pengusaha-pesawat-cari-solusi-pemulihan-industri-penerbangan"/><item><title>Menhub Minta Pengusaha Pesawat Cari Solusi Pemulihan Industri Penerbangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/27/320/2695723/menhub-minta-pengusaha-pesawat-cari-solusi-pemulihan-industri-penerbangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/27/320/2695723/menhub-minta-pengusaha-pesawat-cari-solusi-pemulihan-industri-penerbangan</guid><pubDate>Kamis 27 Oktober 2022 15:53 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/27/320/2695723/menhub-minta-pengusaha-pesawat-cari-solusi-pemulihan-industri-penerbangan-0Q7T2YmOnP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhub minta pengusaha sinergi cari solusi untuk pemulihan industri penerbangan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/27/320/2695723/menhub-minta-pengusaha-pesawat-cari-solusi-pemulihan-industri-penerbangan-0Q7T2YmOnP.jpg</image><title>Menhub minta pengusaha sinergi cari solusi untuk pemulihan industri penerbangan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengusaha pesawat diharapkan bisa bersinergi mencari solusi pemulihan industri penerbangan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta kepada para pengurus Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia atau Indonesia National Air Carriers Association (INACA) untuk mempercepat pemulihan penerbangan nasional setelah terdampak pandemi Covid-19.
&amp;ldquo;Saya berharap ketua dan pengurus INACA terpilih dapat bersinergi mencari solusi terbaik dalam upaya mempercepat pemulihan industri penerbangan,&amp;rdquo; ujar Menhub, Kamis (27/10/2022).
BACA JUGA:Garuda Tambah 3 Penerbangan Internasional, Cek Rutenya 

Menhub menyampaikan sejumlah pesan kepada para pengurus INACA terpilih. Di antaranya yaitu, meminta seluruh maskapai menjaga dan meningkatkan ketepatan waktu atau on time performance (OTP).
Beberapa cara untuk menjaga OTP yaitu dengan meminimalkan faktor-faktor keterlambatan suatu penerbangan baik manajemen seperti personel, kelengkapan fasilitas, serta faktor teknis operasional yang membutuhkan koordinasi dengan pihak terkait seperti pengelolaan bandara dan navigasi.
BACA JUGA:Bandara Halim Dibuka untuk Penerbangan Luar Negeri, Ini 15 Pintu Masuk Internasional di Indonesia

&amp;ldquo;Data September 2022 menyatakan, seluruh maskapai anggota INACA mencapai angka OTP sebesar 76,79%. Jumlah tersebut naik dari tahun sebelumnya pada 2021 yaitu sebesar 75,31%,&amp;rdquo; ucapnya.
Lebih lanjut, Menhub meminta INACA untuk memperhatikan keterbatasan jumlah armada yang menjadi salah satu masalah yang dihadapi maskapai akibat pandemi, yang menyebabkan ketidakseimbangan antara supply (ketersediaan armada pesawat) dan demand (jumlah permintaan masyarakat).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yOC8xLzE1MzkyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Di saat pandemi mereda, ada euforia masyarakat untuk kembali  bergerak. Namun dengan adanya supply yang masih terbatas mengakibatkan  terjadinya stagnasi yang mempengaruhi pelayanan kepada masyarakat,&amp;rdquo;  tutur Menhub.
Menhub juga meminta INACA untuk memberi perhatian khusus terhadap  adanya kebutuhan konektivitas daerah terdepan, terpencil, terluar, dan  perbatasan (3TP) yang harus dipenuhi. &amp;ldquo;Kita harus melihat dan  mendengarkan kebutuhan Saudara kita di Aceh, Kalimantan, Papua dan  Indonesia bagian timur,&amp;rdquo; kata Menhub.
Adapun terkait dengan kesiapan sektor transportasi udara dalam  perhelatan Presidensi Indonesia pada event G20 di Bali pada 15-16  November 2022 mendatang.
Menhub meminta seluruh anggota INACA tetap melakukan pelayanan  penerbangan komersial secara optimal, dengan memperhatikan pembatasan  operasi (limited operation) pada 14-18 November 2022 yang tertera dalam  Surat Edaran Dirjen Perhubungan Udara Nomor 11 Tahun 2022 tentang  Pengaturan Operasional Penerbangan Selama Penyelenggaraan KTT Presidency  G20 Indonesia tahun 2022 di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai-Bali.
&amp;ldquo;Ketentuan tersebut untuk menyeimbangkan penerbangan VVIP beserta delegasi, dengan penerbangan regular,&amp;rdquo; ujar Menhub.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengusaha pesawat diharapkan bisa bersinergi mencari solusi pemulihan industri penerbangan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta kepada para pengurus Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia atau Indonesia National Air Carriers Association (INACA) untuk mempercepat pemulihan penerbangan nasional setelah terdampak pandemi Covid-19.
&amp;ldquo;Saya berharap ketua dan pengurus INACA terpilih dapat bersinergi mencari solusi terbaik dalam upaya mempercepat pemulihan industri penerbangan,&amp;rdquo; ujar Menhub, Kamis (27/10/2022).
BACA JUGA:Garuda Tambah 3 Penerbangan Internasional, Cek Rutenya 

Menhub menyampaikan sejumlah pesan kepada para pengurus INACA terpilih. Di antaranya yaitu, meminta seluruh maskapai menjaga dan meningkatkan ketepatan waktu atau on time performance (OTP).
Beberapa cara untuk menjaga OTP yaitu dengan meminimalkan faktor-faktor keterlambatan suatu penerbangan baik manajemen seperti personel, kelengkapan fasilitas, serta faktor teknis operasional yang membutuhkan koordinasi dengan pihak terkait seperti pengelolaan bandara dan navigasi.
BACA JUGA:Bandara Halim Dibuka untuk Penerbangan Luar Negeri, Ini 15 Pintu Masuk Internasional di Indonesia

&amp;ldquo;Data September 2022 menyatakan, seluruh maskapai anggota INACA mencapai angka OTP sebesar 76,79%. Jumlah tersebut naik dari tahun sebelumnya pada 2021 yaitu sebesar 75,31%,&amp;rdquo; ucapnya.
Lebih lanjut, Menhub meminta INACA untuk memperhatikan keterbatasan jumlah armada yang menjadi salah satu masalah yang dihadapi maskapai akibat pandemi, yang menyebabkan ketidakseimbangan antara supply (ketersediaan armada pesawat) dan demand (jumlah permintaan masyarakat).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yOC8xLzE1MzkyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Di saat pandemi mereda, ada euforia masyarakat untuk kembali  bergerak. Namun dengan adanya supply yang masih terbatas mengakibatkan  terjadinya stagnasi yang mempengaruhi pelayanan kepada masyarakat,&amp;rdquo;  tutur Menhub.
Menhub juga meminta INACA untuk memberi perhatian khusus terhadap  adanya kebutuhan konektivitas daerah terdepan, terpencil, terluar, dan  perbatasan (3TP) yang harus dipenuhi. &amp;ldquo;Kita harus melihat dan  mendengarkan kebutuhan Saudara kita di Aceh, Kalimantan, Papua dan  Indonesia bagian timur,&amp;rdquo; kata Menhub.
Adapun terkait dengan kesiapan sektor transportasi udara dalam  perhelatan Presidensi Indonesia pada event G20 di Bali pada 15-16  November 2022 mendatang.
Menhub meminta seluruh anggota INACA tetap melakukan pelayanan  penerbangan komersial secara optimal, dengan memperhatikan pembatasan  operasi (limited operation) pada 14-18 November 2022 yang tertera dalam  Surat Edaran Dirjen Perhubungan Udara Nomor 11 Tahun 2022 tentang  Pengaturan Operasional Penerbangan Selama Penyelenggaraan KTT Presidency  G20 Indonesia tahun 2022 di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai-Bali.
&amp;ldquo;Ketentuan tersebut untuk menyeimbangkan penerbangan VVIP beserta delegasi, dengan penerbangan regular,&amp;rdquo; ujar Menhub.</content:encoded></item></channel></rss>
