<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mau Tetap Cuan? Erick Thohir Bocorkan 4 Sektor Usaha yang Berpotensi Tumbuh hingga 2045</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir mengungkap empat sektor usaha yang berpotensi tumbuh hingga 2045.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/27/320/2695746/mau-tetap-cuan-erick-thohir-bocorkan-4-sektor-usaha-yang-berpotensi-tumbuh-hingga-2045</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/27/320/2695746/mau-tetap-cuan-erick-thohir-bocorkan-4-sektor-usaha-yang-berpotensi-tumbuh-hingga-2045"/><item><title>Mau Tetap Cuan? Erick Thohir Bocorkan 4 Sektor Usaha yang Berpotensi Tumbuh hingga 2045</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/27/320/2695746/mau-tetap-cuan-erick-thohir-bocorkan-4-sektor-usaha-yang-berpotensi-tumbuh-hingga-2045</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/27/320/2695746/mau-tetap-cuan-erick-thohir-bocorkan-4-sektor-usaha-yang-berpotensi-tumbuh-hingga-2045</guid><pubDate>Kamis 27 Oktober 2022 16:15 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/27/320/2695746/mau-tetap-cuan-erick-thohir-bocorkan-4-sektor-usaha-yang-berpotensi-tumbuh-hingga-2045-cq24OqDAhd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir sebut empat sektor tetap tumbuh hingga 2045 (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/27/320/2695746/mau-tetap-cuan-erick-thohir-bocorkan-4-sektor-usaha-yang-berpotensi-tumbuh-hingga-2045-cq24OqDAhd.jpg</image><title>Erick Thohir sebut empat sektor tetap tumbuh hingga 2045 (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri BUMN Erick Thohir mengungkap empat sektor usaha yang berpotensi tumbuh hingga 2045. Antara lain, sektor ekonomi digital, ketahanan pangan, pariwisata dan ekonomi kreatif.
Menurut Erick, empat sektor usaha tersebut akan menjadi mendorong pertumbuhan makro ekonomi hingga 2045. Dorongan itu sejalan dengan perkiraan bahwa Indonesia menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat dunia pada 2045, di bawah China, India, dan Amerika Serikat (AS).
BACA JUGA:Erick Thohir Ajak Hipmi Rampungkan Masalah Kesenjangan Korporasi dan UMKM
&quot;Ada empat sektor usaha yang berpotensi terus tumbuh, yakni hilirisasi sumber daya alam (SDA), ekonomi digital, ketahanan pangan, serta pariwisata dan ekonomi kreatif,&quot; ungkap Erick saat menghadiri Diklatda Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jakarta, Kamis (27/10/2022).
Mantan bos Inter Milan itu menilai empat sektor tersebut juga ditopang dengan pertumbuhan kelas menengah. Di mana, diprediksi akan mencapai 223 juta orang dari total populasi yang diperkirakan sebesar 318,9 juta orang pada 2045.
BACA JUGA:Erick Thohir Minta Merger Anak Usaha Pertamina dan PLN dengan Geo Dipa, Ini Alasannya
Di lain sisi, Erick memastikan BUMN siap menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi nasional hingga 2045. Erick pun mengarahkan agar penguatan hilirisasi sumber daya alam (SDA) terus dilakukan.
Indonesia, lanjut dia, harus melakukan akselerasi hilirisasi agar tidak terus menerus mengirimkan bahan baku ke luar negeri. Dia  menilai industri turunan SDA mempunyai dampak besar dalam mengerek pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja.


&quot;Kita punya potensi besar dalam pengembangan Nikel dan kelapa sawit.  Kita menguasai 25 persen cadangan Nikel dunia, turunannya ini banyak  sekali, mulai dari produk baja, baterai, turbin pesawat, sampai  otomotif,&quot; ucap dia.
Erick mengatakan Indonesia juga merupakan produsen crude palm oil  (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah terbesar dunia dengan kapasitas  produksi mencapai 46 juta ton per tahun.
Dia memandang kelapa sawit memiliki produk turunan yang sangat banyak  hingga 80 produk seperti minyak goreng, kosmetik, bahan campuran  makanan, hingga energi nabati.
&quot;Hilirisasi SDA juga mendukung transformasi dan inovasi Eco-Lifestyle  untuk menjadikan Indonesia sebagai tempat tinggal yang lebih baik di  masa depan,&quot; tutur Erick.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri BUMN Erick Thohir mengungkap empat sektor usaha yang berpotensi tumbuh hingga 2045. Antara lain, sektor ekonomi digital, ketahanan pangan, pariwisata dan ekonomi kreatif.
Menurut Erick, empat sektor usaha tersebut akan menjadi mendorong pertumbuhan makro ekonomi hingga 2045. Dorongan itu sejalan dengan perkiraan bahwa Indonesia menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat dunia pada 2045, di bawah China, India, dan Amerika Serikat (AS).
BACA JUGA:Erick Thohir Ajak Hipmi Rampungkan Masalah Kesenjangan Korporasi dan UMKM
&quot;Ada empat sektor usaha yang berpotensi terus tumbuh, yakni hilirisasi sumber daya alam (SDA), ekonomi digital, ketahanan pangan, serta pariwisata dan ekonomi kreatif,&quot; ungkap Erick saat menghadiri Diklatda Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jakarta, Kamis (27/10/2022).
Mantan bos Inter Milan itu menilai empat sektor tersebut juga ditopang dengan pertumbuhan kelas menengah. Di mana, diprediksi akan mencapai 223 juta orang dari total populasi yang diperkirakan sebesar 318,9 juta orang pada 2045.
BACA JUGA:Erick Thohir Minta Merger Anak Usaha Pertamina dan PLN dengan Geo Dipa, Ini Alasannya
Di lain sisi, Erick memastikan BUMN siap menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi nasional hingga 2045. Erick pun mengarahkan agar penguatan hilirisasi sumber daya alam (SDA) terus dilakukan.
Indonesia, lanjut dia, harus melakukan akselerasi hilirisasi agar tidak terus menerus mengirimkan bahan baku ke luar negeri. Dia  menilai industri turunan SDA mempunyai dampak besar dalam mengerek pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja.


&quot;Kita punya potensi besar dalam pengembangan Nikel dan kelapa sawit.  Kita menguasai 25 persen cadangan Nikel dunia, turunannya ini banyak  sekali, mulai dari produk baja, baterai, turbin pesawat, sampai  otomotif,&quot; ucap dia.
Erick mengatakan Indonesia juga merupakan produsen crude palm oil  (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah terbesar dunia dengan kapasitas  produksi mencapai 46 juta ton per tahun.
Dia memandang kelapa sawit memiliki produk turunan yang sangat banyak  hingga 80 produk seperti minyak goreng, kosmetik, bahan campuran  makanan, hingga energi nabati.
&quot;Hilirisasi SDA juga mendukung transformasi dan inovasi Eco-Lifestyle  untuk menjadikan Indonesia sebagai tempat tinggal yang lebih baik di  masa depan,&quot; tutur Erick.</content:encoded></item></channel></rss>
