<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alkindo Naratama (ALDO) Kantongi Laba Rp60,15 Miliar di Kuartal III-2022</title><description>PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) mengantongi laba bersih Rp60,15 miliar pada kuartal III tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/28/278/2696292/alkindo-naratama-aldo-kantongi-laba-rp60-15-miliar-di-kuartal-iii-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/10/28/278/2696292/alkindo-naratama-aldo-kantongi-laba-rp60-15-miliar-di-kuartal-iii-2022"/><item><title>Alkindo Naratama (ALDO) Kantongi Laba Rp60,15 Miliar di Kuartal III-2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/10/28/278/2696292/alkindo-naratama-aldo-kantongi-laba-rp60-15-miliar-di-kuartal-iii-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/10/28/278/2696292/alkindo-naratama-aldo-kantongi-laba-rp60-15-miliar-di-kuartal-iii-2022</guid><pubDate>Jum'at 28 Oktober 2022 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/28/278/2696292/alkindo-naratama-aldo-kantongi-laba-rp60-15-miliar-di-kuartal-iii-2022-U6UEJzBJok.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba ALDO alami kenaikan (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/28/278/2696292/alkindo-naratama-aldo-kantongi-laba-rp60-15-miliar-di-kuartal-iii-2022-U6UEJzBJok.jpg</image><title>Laba ALDO alami kenaikan (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) mengantongi laba bersih Rp60,15 miliar pada kuartal III tahun ini. Laba emiten yang bergerak pada bisnis kertas dan bahan kimia ini naik 12% YoY dari Rp53,80 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Utama ALDO H. Sutanto mengatakan, dalam situasi di mana laju inflasi naik tinggi karena kenaikan harga bahan bakar minyak dan harga beberapa komoditas lainnya, ALDO mampu membukukan pertumbuhan positif baik penjualan maupun laba bersih.
BACA JUGA:Tegur Ajaib dan Stockbit, Ini Penjelasan BEI

&quot;Kita harapkan kinerja positif ini bisa terus berlangsung hingga akhir tahun 2022,&amp;rdquo; kata ujar Sutanto dalam keterangan resminya, Jumat (28/10/2022).
Jika dilihat per kuartal (Q to Q) perolehan laba bersih Perseroan pada kuartal III meningkat 45% QoQ, di mana laba bersih yang diperoleh pada periode Juli-September sebesar Rp20,85 miliar meningkat pesat dibandingkan perolehan laba bersih pada periode April-Juni yang sebesar Rp14,33 miliar.
BACA JUGA:BEI Optimistis Transaksi Harian Capai Rp14,74 Triliun meski Ada Ancaman Resesi 2023

&quot;Peningkatan laba bersih ini diperoleh berkat penjualan bersih yang meningkat 6% YoY menjadi Rp1,10 triliun, dari Rp1,04 triliun pada periode yang sama 2021,&quot; ungkap Sutanto.
Total penjualan tersebut diperoleh dari penjualan sub sektor kertas yang meningkat 5% YoY menjadi Rp729,55 miliar dan penjualan sub sektor kimia yang meningkat 7% YoY menjadi Rp370.99 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Perseroan yang memiliki komitmen dalam pengembangan green product  melalui green process dalam  bisnisnya ini menggunakan kertas daur ulang  yang diproduksi anak perusahaan PT Eco Paper Indonesia untuk  menghasilkan berbagai macam produk.
Adapun kertas coklat seperti kraft liner, eco board, dan core board  adalah produk utama dari Eco Paper yang menjadi bahan baku bagi industri  kertas konversi.
Selain itu, melihat meningkatnya tren belanja online serta food  delivery yang mendorong penggunaan packaging yang lebih sustainable.  Perseroan melakukan strategi pengembangan usaha masuk ke pasar tas  berbahan baku kertas atau paper bag serta paper box ke sektor FMCG, food  and beverages (F&amp;amp;B) dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).</description><content:encoded>JAKARTA - PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) mengantongi laba bersih Rp60,15 miliar pada kuartal III tahun ini. Laba emiten yang bergerak pada bisnis kertas dan bahan kimia ini naik 12% YoY dari Rp53,80 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Utama ALDO H. Sutanto mengatakan, dalam situasi di mana laju inflasi naik tinggi karena kenaikan harga bahan bakar minyak dan harga beberapa komoditas lainnya, ALDO mampu membukukan pertumbuhan positif baik penjualan maupun laba bersih.
BACA JUGA:Tegur Ajaib dan Stockbit, Ini Penjelasan BEI

&quot;Kita harapkan kinerja positif ini bisa terus berlangsung hingga akhir tahun 2022,&amp;rdquo; kata ujar Sutanto dalam keterangan resminya, Jumat (28/10/2022).
Jika dilihat per kuartal (Q to Q) perolehan laba bersih Perseroan pada kuartal III meningkat 45% QoQ, di mana laba bersih yang diperoleh pada periode Juli-September sebesar Rp20,85 miliar meningkat pesat dibandingkan perolehan laba bersih pada periode April-Juni yang sebesar Rp14,33 miliar.
BACA JUGA:BEI Optimistis Transaksi Harian Capai Rp14,74 Triliun meski Ada Ancaman Resesi 2023

&quot;Peningkatan laba bersih ini diperoleh berkat penjualan bersih yang meningkat 6% YoY menjadi Rp1,10 triliun, dari Rp1,04 triliun pada periode yang sama 2021,&quot; ungkap Sutanto.
Total penjualan tersebut diperoleh dari penjualan sub sektor kertas yang meningkat 5% YoY menjadi Rp729,55 miliar dan penjualan sub sektor kimia yang meningkat 7% YoY menjadi Rp370.99 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNi8yNC80LzE0OTY2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Perseroan yang memiliki komitmen dalam pengembangan green product  melalui green process dalam  bisnisnya ini menggunakan kertas daur ulang  yang diproduksi anak perusahaan PT Eco Paper Indonesia untuk  menghasilkan berbagai macam produk.
Adapun kertas coklat seperti kraft liner, eco board, dan core board  adalah produk utama dari Eco Paper yang menjadi bahan baku bagi industri  kertas konversi.
Selain itu, melihat meningkatnya tren belanja online serta food  delivery yang mendorong penggunaan packaging yang lebih sustainable.  Perseroan melakukan strategi pengembangan usaha masuk ke pasar tas  berbahan baku kertas atau paper bag serta paper box ke sektor FMCG, food  and beverages (F&amp;amp;B) dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).</content:encoded></item></channel></rss>
